Jorge Martin Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Marc Marquez Terus Membayangi

Persaingan gelar MotoGP 2026 semakin sengit, Jorge Martin memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin.

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 30 September 2026, 20:00 WIB
Juara dunia baru Ducati, pebalap Spanyol, Jorge Martin, merayakan kemenangan di podium setelah MotoGP Solidarity Grand Prix Barcelona di Circuit de Catalunya pada 17 November 2024 di Montmelo di pinggiran Barcelona. Jorge Martin memenangkan gelar juara dunia MotoGP setelah unggul 24 poin pada akhir pekan terakhir musim ini di Barcelona. (Manaure Quintero/AFP)

Bola.com, Jakarta - MotoGP 2026 memasuki rangkaian balapan luar negeri yang padat. Lima balapan akan digelar dalam enam akhir pekan, dengan Jorge Martin kembali berada di puncak klasemen sementara Kejuaraan Dunia.

Pembalap Aprilia itu menuju MotoGP Jepang di Motegi dengan keunggulan 12 poin atas juara bertahan Marc Marquez. Ia berhasil memperlebar keunggulannya setelah mengalahkan pembalap Ducati tersebut dalam dua balapan di Red Bull Ring.

Advertisement

Namun disisi lain, dengan tujuh seri masih tersisa, pembalap lainnya masih memiliki peluang besar untuk bersaing dalam perebutan gelar juara dunia yang tetap terbuka lebar.


4 Pembalap Masih Memburu Martin

Pembalap asal Spanyol dari tim Aprilia Racing, Jorge Martin (kiri), dan pembalap asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bersaing dalam balapan Sprint MotoGP Grand Prix Austria di Spielberg bei Knittelfeld, Austria, pada 19 September 2026. (Joe Klamar/AFP)

Menurut laporan Crash, Selain Marc Marquez, rekan setim Martin di Aprilia, Marco Bezzecchi, juga masih berada dalam persaingan. Bezzecchi kini tertinggal 42 poin dari puncak klasemen.

Sementara itu, Pedro Acosta dari KTM berada 72 poin di belakang Martin. Acosta menjadi salah satu pembalap yang tengah mencuri perhatian setelah meraih kemenangan perdana di MotoGP secara dominan di Austria.

Sejumlah pemenang Grand Prix lainnya juga berpotensi mengganggu persaingan di papan atas. Mereka adalah Fabio Di Giannantonio, Ai Ogura, Raul Fernandez, dan Alex Marquez.

 


Sempat Cedera Serius

Pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin, merayakan kemenangannya di podium setelah memenangkan balapan Sprint Grand Prix MotoGP Prancis di Le Mans, Prancis barat laut, pada 9 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Disisi lain, Jorge Martin juga memilih tidak menjalani operasi arm pump setelah meraih hasil positif di Austria.

Keputusan tersebut membuat fokusnya kini tertuju pada rangkaian balapan Asia yang akan menjadi salah satu periode paling menentukan dalam perebutan gelar juara dunia.

"Saya perlu terus bergerak di jalur ini, menjaga konsistensi dan tetap fokus pada tujuan kami," ujar Martin.

"Saya sangat menghormati budaya Asia, dan saya menantikan untuk balapan di depan para penggemar Jepang kami." tambahnya.


Waspadai Insiden Sebelumnya

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, asal Spanyol, mengendarai motornya selama sesi latihan bebas MotoGP Grand Prix Jepang di Mobility Resort Motegi, Motegi, Prefektur Tochigi, pada 26 September 2025. (Toshifumi KITAMURA/AFP)

Aprilia berharap tidak mengulangi insiden yang terjadi pada Sprint MotoGP Jepang musim lalu.

Martin mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan rekan setimnya, Bezzecchi, di Tikungan 1. Insiden itu membuat Martin mengalami patah tulang selangka.

Pembalap asal Italia itu juga mengalami rasa sakit akibat insiden tersebut. Namun, ia tetap tampil pada balapan utama keesokan harinya dan mampu finis di posisi keempat.

Kini, kedua pembalap Aprilia itu kembali menuju Motegi dengan target mempertahankan performa positif mereka.

Sumber: Crash

Berita Terkait