3 Pemain yang Bisa Menjadi Pembeda saat Timnas Indonesia Ladeni Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, perlu menyiapkan sejumlah pemain yang bisa menjadi pembeda saat menghadapi Bangladesh.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Ekspresi pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker, setelah mencetak gol ketiganya ke gawang Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam. Gol pada menit ke-56 tersebut melengkapi hattrick striker berusia 19 tahun itu dalam laga debutnya bersama Skuad Garuda sekaligus membantu Indonesia meraih kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, perlu menyiapkan sejumlah pemain yang bisa menjadi pembeda saat menghadapi Bangladesh pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Para pemain ini diharapkan bisa membantu Timnas Indonesia mencari celah saat berduel kontra Bangladesh yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 malam WIB.

Advertisement

Partai kali ini bakal sangat krusial untuk menentukan posisi skuad Merah Putih di klasemen akhir Grup A. Saat ini, Kevin Diks dan kawan-kawan masih berada di peringkat kedua dengan empat poin, hanya kalah selisih gol dari Malaysia yang berada di puncak.

Kemenangan dengan margin gol yang meyakinkan menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia untuk bisa merebut posisi ini. Skuad Garuda butuh pemain yang bisa menjadi pembeda, termasuk menjadi solusi jika menghadapi kebuntuan.

 


1. Rizky Eka Pratama

Pemain PSM Makassar, Muhammad Rizky Eka Pratama menguasai bola yang berusaha dikejar pemain Persikabo 1973, Joao Pedro Pedrinho pada laga pekan ke-3 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jumat (14/7/2023). (Bola.com/Abdul Aziz)

Jika berkaca dari performa Bangladesh pada dua pertandingan pertama, area pertahanan mereka memang rentan terhadap penetrasi-penetrasi dari area sayap. Oleh karena itu, skuad Garuda butuh pemain dengan kecepatan dan akselerasi yang tinggi.

Salah satu opsi terbaik yang bisa dimaksimalkan John Herdman ialah Rizky Eka Pratama. Winger PSM Makassar ini punya atribut untuk memenuhi kebutuhan itu. Dia bisa menjadi alternatif jika area sayap Timnas Indonesia mengalami kebuntuan.

Pemain berusia 26 tahun ini sebetulnya punya bekal oke saat bermain bersama klubnya. Dia selalu tampil sebagai starter pada tiga laga awal. Tidak hanya itu, musim ini Rizky Eka juga dipercaya menjadi kapten Juku Eja.

 


2. Egy Maulana Vikri

Selebrasi gelandang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri (kanan) bersama Justin Hubner setelah mencetak gol ke gawang Vietnam pada laga Grup F kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Selanjutnya, ada juga Egy Maulana Vikri yang diharapkan bisa menjadi opsi saat Timnas Indonesia bersua Bangladesh. Dari dua laga awal, pemain Dewa United ini masih menjadi penghangat bangku cadangan.

Oleh karena itu, ini adalah kesempatan berharga bagi Egy untuk bisa membuktikan kualitasnya kepada John Herdman. Apalagi, saat bermain di level klub, Egy juga menjadi kapten sekaligus amunisi andalan Dewa United.

Pemain berusia 26 tahun ini memiliki kualitas yang oke saat menghadapi Bangladesh. Pergerakan serta kecermatannya dalam menyisir area sayap diprediksi bisa menjadi senjata ampuh untuk membongkar pertahanan lawan.

 


3. Mitchell Baker

Selebrasi pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker (tengah), bersama Sandy Walsh (kiri) dan Egy Maulana Vikri setelah mencetak hattrick ke gawang Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam. Striker berusia 19 tahun tersebut menjalani debut impresif bersama Skuad Garuda dengan memborong tiga gol untuk membawa Indonesia meraih kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Di laga krusial ini, Timnas Indonesia tentu membutuhkan sosok pemain yang punya ketajaman untuk mengeksekusi peluang-peluang matang, terutama ketika sudah berada di area kotak penalti lawan.

Mitchell Baker bisa menjadi solusi ampuh untuk menjalankan tugas dan peran itu. Apalagi, dengan posturnya yang tinggi, pemain kelahiran Melbourne itu bisa dimaksimalkan untuk memenangi duel-duel udara.

Pasalnya, saat menghadapi Singapura, gawang Bangladesh kebobolan lewat skema umpan silang Nur Adam Abdullah, dan akhirnya ditanduk oleh Harhys Stewart, hingga menjadi satu-satunya gol di laga ini.

Berita Terkait