Pep Guardiola Buka Suara setelah Vonis Bersalah Man City: Kita Akan Melewati Ini Bersama

Mantan manajer Man City, Pep Guardiola, angkat bicara untuk kali pertama sejak The Citizens divonis bersalah atas pelanggaran regulasi keuangan Premier League.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 30 September 2026, 20:20 WIB
Pep Guardiola pada laga Man City vs Tottenham di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola akhirnya angkat bicara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan terkait pelanggaran serius terhadap regulasi keuangan Premier League.

Mantan manajer Man City itu menegaskan dirinya tetap berdiri di belakang klub.

Advertisement

Guardiola menyampaikan sikapnya melalui akun X. Ia memastikan dukungan kepada Man City tetap utuh, termasuk kepada pemilik, jajaran manajemen, pemain, staf, hingga para pendukung.

"Saya ingin setiap penggemar Manchester City tahu bahwa saya ada di sini, lebih dari sebelumnya. Saya selalu, sejak dulu dan akan selalu berada di belakang klub saya, pemilik klub, chairman, Ferran, para pemain, staf, Enzo, dan kalian, para pendukung kami yang istimewa," tulis Guardiola.

Guardiola juga meyakini Man City akan melewati situasi ini bersama-sama.

"Biarkan saya memperjelasnya: kita akan melewati ini bersama. Saya mencintai kalian semua," lanjutnya.


Man City Bergeming

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengangkat trofi Liga Inggris 2018-19. Manchester City mengalahkan Brighton 4-1 untuk memenangkan Liga Inggris musim ini. (Foto AP / Frank Augstein)

Dalam unggahannya, Guardiola turut membagikan sejumlah foto bersama jajaran manajemen senior Man City.

Man City dinyatakan bersalah oleh komisi independen atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan terkait regulasi keuangan Premier League pada periode 2009 hingga 2018.

Namun, klub tetap menyatakan tidak bersalah dan akan mengajukan banding atas putusan itu.

Premier League menjelaskan sejumlah pelanggaran yang dinyatakan terbukti. Man City disebut membuat kontrak "palsu" dengan sejumlah mitra komersial yang tidak mencerminkan kesepakatan sebenarnya.

 


Pelanggaran Man City

Pep Guardiola berhasil membawa Manchester City meraih trofi juara Premier League untuk keempat kalinya secara beruntun. (AP Photo/Dave Thompson)

Menurut Premier League, pengaturan itu digunakan untuk meningkatkan pendapatan klub secara artifisial sekaligus menekan biaya.

The Citizens juga dinyatakan menyerahkan laporan keuangan yang tidak sesuai kondisi sebenarnya serta menyembunyikan keadaan finansial klub dari auditor dan regulator sepak bola.

Selain itu, Premier League menyebut Man City melakukan beberapa pelanggaran terhadap kewajiban untuk bekerja sama dan bertindak dengan itikad baik selama proses investigasi.

Dari empat dugaan pelanggaran terkait hal itu, tiga dinyatakan terbukti.

 

Sumber: Daily Star

Berita Terkait