Timnas Indonesia Vs Bangladesh: Pengamat Tegaskan John Herdman Tak Boleh Asal Eksperimen

Timnas Indonesia dituntut meraih kemenangan saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 01 Oktober 2026, 08:45 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Doc Timnas Indonesia)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia dituntut meraih kemenangan saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB.

Kemenangan dengan skor besar menjadi sangat penting bagi Skuad Garuda untuk menjaga peluang lolos ke final. Timnas Indonesia saat ini mengukir empat angka dan berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A.

Advertisement

Perolehan poin Timnas Indonesia sama dengan Malaysia. Namun, Skuad Garuda masih berada di bawah Harimau Malaya karena kalah dalam selisih gol.

Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai situasi itu membuat pelatih John Herdman perlu menyiapkan komposisi yang lebih ofensif. Namun, perubahan dalam line-up harus dilakukan secara terukur.

"Saya pikir bisa, tetapi harus dilakukan dengan perhitungan tepat. Situasinya memang berbeda. Indonesia membutuhkan kemenangan dan selisih gol yang lebih baik. Herdman harus menurunkan komposisi yang memiliki kemampuan menyerang lebih kuat," ujar Luciano kepada Bola.com, Rabu (30/9/2026).

"Saya juga melihat pertandingan ini sebagai kesempatan untuk memberikan menit bermain kepada beberapa pemain yang belum mendapatkan kesempatan, terutama jika mereka memang sesuai dengan kebutuhan pertandingan," lanjutnya.


Thom Haye Absen

Malaysia Vs Timnas Indonesia, Thom Haye, pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (28-9-2026). (Dok. Official FAM Facebook)

Meski begitu, Luciano mengingatkan Herdman agar tidak melakukan rotasi secara berlebihan. Menurutnya, duel kontra Bangladesh memiliki arti penting bagi perjalanan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

"Tetapi saya tidak akan melakukan perubahan besar-besaran hanya untuk melakukan eksperimen. Ini bukan pertandingan persahabatan. Ini adalah pertandingan yang menentukan nasib Indonesia di turnamen," katanya.

Selain itu, Herdman juga harus mencari solusi di lini tengah. Gelandang Thom Haye dipastikan absen dalam bentrokan nanti setelah menerima kartu merah pada laga sebelumnya.

"Thom Haye juga tidak bisa bermain karena kartu merah, sehingga Herdman harus menemukan pemain yang bisa menggantikan fungsi Haye dalam menjaga keseimbangan lini tengah," imbuh Luciano.


Struktur Serangan Harus Jelas

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Doc Timnas Indonesia)

Luciano menyebut peningkatan agresivitas Timnas Indonesia tidak cukup hanya dengan menambah pemain berkarakter menyerang. Tim Garuda membutuhkan pembagian peran yang jelas saat membangun serangan.

"Yang dibutuhkan bukan sekadar bermain lebih menyerang tetapi memiliki struktur menyerang yang jelas: siapa yang mengatur tempo, siapa yang melakukan penetrasi, siapa yang memberikan lebar permainan, dan siapa yang masuk ke kotak penalti," ucapnya.

Dengan komposisi yang tepat, mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar itu menilai Timnas Indonesia tetap bisa bermain agresif tanpa kehilangan kendali atas pertandingan.

"Kalau John Herdman bisa menemukan keseimbangan tersebut, Timnas Indonesia bisa bermain lebih agresif tanpa kehilangan kontrol," pungkas Luciano Leandro.

Berita Terkait