Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berbicara mengenai proses adaptasi Mitchell Baker dan Luke Vickery di FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, kedua pemain muda tersebut masih berada pada tahap awal perjalanan sebagai pesepak bola profesional.
Vickery dan Baker menjadi bagian dari Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Keduanya baru dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada awal tahun ini.
"Ya, saya pikir banyak orang mengabaikan hal tersebut. Ada proses integrasi jangka panjang bagi pemain berusia 19 tahun yang baru memulai perjalanan dalam sepak bola," ujar Herdman.
"Semua orang bisa melihat kualitasnya. Para pemain senior benar-benar merangkulnya karena mereka bisa melihat potensinya."
"Jadi, ada banyak pekerjaan yang dilakukan pemain senior untuk menjaga fokusnya dan memberikan sedikit nasihat, termasuk mengenai bagaimana mengelola situasi dalam pertandingan serta jenis pergerakan yang tidak disukai bek tengah, dan sebagainya," tutur Herdman.
Herdman menjelaskan proses integrasi Mitch dan Luke sejauh ini berjalan dengan baik. Dia juga mengapresiasi perhatian yang diberikan para pemain senior di Timnas Indonesia.
"Jadi, sejauh ini bagus. Bagus melihat para pemain senior memberikan perhatian kepada mereka," ucap Herdman.
Baru Menetas
Secara khusus, Herdman mengingatkan bahwa Vickery masih memiliki pengalaman yang terbatas di level profesional. Winger berusia 20 tahun itu baru melewati satu musim dalam sepak bola profesional sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia.
"Dan perlu diingat juga, Luke Vickery masih berada di awal kariernya. Dia baru menjalani satu musim di sepak bola profesional," ungkap Herdman.
Namun, Vickery dinilai sudah menunjukkan kemampuan yang dibutuhkan Timnas Indonesia, terutama dari sisi kecepatan. Herdman menganggap karakter tersebut memberikan variasi baru dalam permainan timnya.
"Namun, saya pikir dia sudah menunjukkan kepada para penggemar di sini bahwa tim kami memiliki sesuatu yang kurang, yaitu kecepatan," papar Herdman.
Menurut Herdman, Timnas Indonesia membutuhkan pemain dinamis yang mampu bermain melebar sekaligus memberikan kualitas dalam situasi menyerang. Vickery juga sudah memberikan kontribusi berupa assist dalam debutnya bersama Timnas Indonesia.
"Itulah yang selama ini kami kurang punya, pemain dinamis yang bisa bermain melebar dan memberikan kualitas dalam umpan silang, tetapi juga mampu menghadapi momen besar. Dia sudah melakukannya dengan memberikan assist pada pertandingan pertamanya. Itu saja yang kami minta darinya," terang Herdman.
Hubungan Kedekatan
Selain kemampuan di lapangan, hubungan personal antara Vickery dan Baker juga membantu proses adaptasi di Timnas Indonesia.
Herdman menyebut keduanya merupakan teman baik yang tumbuh di wilayah yang sama di Australia dan memiliki kebanggaan terhadap warisan Indonesia mereka.
"Jadi, dia berintegrasi dengan baik. Keduanya juga merupakan teman baik. Mereka tumbuh di wilayah yang sama di Australia dan sangat bangga dengan warisan Indonesia mereka," kata Herdman.
Timnas Indonesia akan menjalani laga penentuan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Timnas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).