Gianni Infantino Kena Tamparan dari Negara Asalnya, Swiss Cabut Dukungan untuk Pilpres FIFA 2027

Gianni Infantino telah kehilangan dukungan dari negara asalnya, Swiss, menjelang pemilihan presiden FIFA tahun 2027.

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 01 Oktober 2026, 18:00 WIB
Momen itu juga disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut hadir di pertandingan Iran vs Kosta Rika. (AP Photo/Riza Ozel)

Bola.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Swiss (SFV) resmi mencabut dukungannya terhadap pencalonan Gianni Infantino untuk kembali memimpin FIFA.

Keputusan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam meningkatnya tekanan terhadap Presiden FIFA menjelang pemilihan 2027.

Advertisement

SFV sebelumnya menyatakan dukungan kepada Infantino pada Juni 2026.

Namun, laporan terbaru dari JapanToday menyebutkan, setelah melakukan evaluasi terhadap berbagai perkembangan dalam beberapa bulan terakhir, komite pusat federasi Swiss memutuskan menarik dukungan tersebut pada 25 September. Keputusan itu diumumkan secara resmi pada 30 September.

SFV menyebut persoalan kepemimpinan, tata kelola, transparansi, proses pengambilan keputusan, serta integritas kompetisi sebagai sejumlah isu yang menimbulkan pertanyaan mendasar.


Swiss Soroti Integritas dan Tata Kelola FIFA

Presiden FIFA Gianni Infantino berbicara dalam konferensi pers di Qatar National Convention Center, Doha, Sabtu, 19 November 2022, menjelang Piala Dunia Qatar 2022. Infantino membalas kritik terhadap catatan hak asasi manusia Qatar. (COFFRINI KAIN / AFP)

SFV menegaskan bahwa kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, serta keterlibatan lembaga yang memiliki kewenangan secara efektif merupakan syarat penting untuk membangun kepercayaan terhadap tata kelola sepak bola internasional.

Menurut laporan JapanToday, Presiden SFV Peter Knabel mengatakan masih terdapat pertanyaan penting mengenai latar belakang, tanggung jawab, dan proses pengambilan keputusan di FIFA yang belum terjawab secara meyakinkan.

Karena itu, federasi Swiss menyatakan bahwa tidak dapat lagi mempertanggungjawabkan dukungannya terhadap pencalonan Infantino.


Rencana Komersialisasi Piala Dunia Jadi Sorotan

Presiden FIFA, Gianni Infantino, berbicara selama resepsi FIFA di Trump Tower di New York pada 17 Juli 2026. (Mandel NGAN/AFP)

Salah satu persoalan utama yang membuat dukungan terhadap Infantino melemah adalah rencana FIFA Forward Enterprise.

Rencana tersebut sempat membuka kemungkinan pembentukan entitas komersial yang mengelola hak atas sejumlah kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, dengan peluang masuknya investor swasta.

Proposal tersebut mendapat penolakan dari sejumlah pihak dan akhirnya dibatalkan tidak lama setelah terungkap ke publik pada akhir Juli 2026.

UEFA kemudian menjadi salah satu pihak yang paling keras menentang rencana tersebut. Disisi lain, bulan Agustus kemarin UEFA juga dilaporkan menyiapkan pengaduan hukum di Swiss terkait dugaan persoalan pengelolaan keuangan yang berkaitan dengan rencana tersebut.


Jadwal Pemilihan Presiden FIFA

Logo FIFA terlihat di kantor regional Afrika organisasi tersebut di Sale pada 5 Agustus 2026. Presiden Gianni Infantino mengadakan pembicaraan darurat dengan para direktur FIFA lainnya di Maroko pada 5 Agustus—menurut keterangan seorang sumber kepada AFP, di tengah gelombang kritik terkait rencananya yang kini telah dibatalkan untuk membuka Piala Dunia bagi investasi swasta. (Abdelmajid BZIOUAT AFP)

Infantino sebelumnya telah mengumumkan akan mencalonkan diri untuk kembali menjadi Presiden FIFA pada 2027. Ia menyampaikan niat tersebut dalam Kongres FIFA di Vancouver pada Mei 2026.

Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2027 di Rabat, Maroko, dengan 211 federasi anggota FIFA memiliki hak suara.

Sementara itu, UEFA dijadwalkan bertemu dengan 55 federasi anggotanya di Berlin untuk membahas kemungkinan menghadirkan kandidat penantang sebelum batas waktu pendaftaran pada 18 November.

 

Sumber: Japan Today

Berita Terkait