Thomas Tuchel Akui Inggris Tak Akan Temukan Harry Kane Kedua: Sulit Cari Pengganti Sang Kapten

Tuchel menilai tak ada pengganti identik untuk Harry Kane. Kane cetak gol ke-87 vs Ceko, dekati 125 caps Peter Shilton. Inggris uji opsi dengan Bellingham.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 01 Oktober 2026, 16:43 WIB
Harry Kane #9 dari Inggris merayakan gol kedua timnya selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kroasia di Stadion Dallas pada 17 Juni 2026 di Arlington, Texas. (Richard Pelham/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris harus mulai memikirkan masa depan di lini depan ketika Harry Kane tidak lagi memperkuat The Three Lions. Thomas Tuchel menilai sulit menemukan penyerang dengan kombinasi produktivitas, karakter, dan kepemimpinan seperti yang dimiliki kapten Inggris tersebut.

Kane kembali mempertegas perannya sebagai mesin gol Inggris saat mencetak gol ke-87 untuk negaranya ketika menghadapi Republik Ceko pada Selasa. Catatan tersebut semakin memperlebar jaraknya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah The Three Lions.

Advertisement

Penyerang Bayern Munich itu juga semakin dekat dengan rekor penampilan internasional Inggris milik Peter Shilton. Kane hanya membutuhkan dua laga untuk menyamai torehan 125 penampilan yang dicatatkan Shilton.

Kane memang belum menunjukkan tanda-tanda berhenti dalam waktu dekat, tetapi Inggris tetap perlu menyiapkan regenerasi. Tuchel mengakui belum ada pemain yang benar-benar bisa menggantikan peran Kane secara langsung.


Thomas Tuchel: Tidak Ada Harry Kane Kedua

Pemain Inggris Harry Kane, kiri, Jude Bellingham, tengah, dan Morgan Rogers merayakan kemenangan atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Julio Cortez)

Kane menjalani periode produktif dalam kariernya dengan mencetak 73 gol untuk klub dan timnas pada musim lalu. Produktivitas tersebut turut membuatnya masuk dalam pembahasan kandidat peraih Ballon d'Or.

Namun, Tuchel menilai kontribusi Kane tidak berhenti pada kemampuan mencetak gol. Penyerang berusia 33 tahun itu juga memiliki etos kerja tinggi serta mampu memberikan dorongan kepada rekan-rekannya.

"Pertama-tama, Anda tidak akan mendapatkan sosok Harry Kane yang lain," ujar Tuchel.

"Dia adalah sosok pertama yang memotivasi semua orang; itulah pola pikirnya. Selain kemampuan penyelesaian akhir yang hebat, dia juga menjadi penyerang yang sangat pekerja keras. Dia adalah paket lengkap," kata Tuchel.


Inggris Mulai Siapkan Solusi di Lini Depan

Gelandang Inggris #11, Anthony Gordon (Kiri), merayakan gol pembuka bersama rekan satu timnya, striker Inggris #09, Harry Kane, dan gelandang Inggris #21, Eberechi Eze, selama pertandingan Grup A3 UEFA Nations League antara Republik Ceko dan Inggris di Fortuna Arena di Praha pada 30 September 2026. (Joe Klamar/AFP)

Inggris kini perlu menyiapkan sejumlah opsi untuk menghadapi masa setelah Kane. Tuchel menyebut timnya telah mengeksplorasi berbagai solusi, termasuk menempatkan Jude Bellingham sebagai pemain nomor sembilan.

"Kami mencari berbagai opsi dan solusi. Kami mengakhiri pertandingan dengan menempatkan Jude [Bellingham] di lini depan sebagai pemain nomor sembilan," ucap Tuchel.

Menurut Tuchel, Inggris nantinya akan memiliki sosok baru di lini depan, tetapi pemain tersebut tidak harus memiliki karakter yang sama dengan Kane. Fokusnya adalah menemukan solusi yang sesuai dengan karakter pemain dan kebutuhan tim ketika waktunya tiba.

"Akan ada sosok lain nantinya, tetapi itu bukan Harry ataupun duplikat Harry. Kami akan mencari solusinya saat waktunya tiba, meski mungkin bukan saya yang melakukannya. Bisa jadi itu baru akan terjadi 10 tahun lagi," tutur Tuchel.

Sumber: BBC Sport

Berita Terkait