Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meluapkan rasa bangganya setelah timnya memastikan tiket ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026.
Pelatih asal Inggris itu menilai para pemainnya bermain dengan komitmen penuh untuk negara.
Timnas Indonesia menutup Grup A dengan menggasak Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026) malam WIB.
Kemenangan itu membuat Skuad Garuda mengakhiri Grup A sebagai juara grup.
Mitchell Baker menjadi bintang lewat lima golnya pada menit ke-11, ke-20, ke-37, ke-42, dan ke-90+8. Sisa gol Timnas Indonesia dicetak Rizky Ridho pada menit ke-32, Justin Hubner ke-45+1, Luke Vickery ke-90, dan Kevin Diks ke-90+6.
Apa yang Terjadi di Akhir Laga?
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Herdman ditanya tentang apa yang terjadi di akhir laga.
Nakhoda berusia 51 tahun itu menyinggung waktu tambahan yang semula hanya ditunjukkan dua menit oleh wasit, lalu diprotes para pemain Timnas Indonesia sebelum bertambah lima menit.
"Ya, saya tidak begitu pasti. Ketika mereka mengangkat papan dua menit itu, saya rasa setiap orang di stadion tahu bahwa itu sebuah kesalahan. Pasalnya, telah terjadi beberapa kali pengecekan VAR," ujar Herdman.
Herdman mengaku sempat menanyakan kondisi tersebut langsung kepada ofisial keempat.
"Jadi, ketika menanyakan kepada ofisial keempat, 'Apakah ini sebuah kesalahan?', dia menjawab, 'Ya.' Tetapi pada saat itu, lawan mencetak gol. Para pemain kebingungan dan kehilangan fokus," ungkap Herdman.
"Dan saya pikir itu momen yang sangat sulit bagi kami, tetapi kemudian menyaksikan anak-anak ini meresponsnya, respons mereka sungguh luar biasa," tuturnya.
Simulasi Jumlah Gol
Herdman lalu membagikan cerita dari sesi latihan sehari sebelum partai. Dalam simulasi drill tersebut, ia sempat menantang para pemain soal jumlah gol dalam waktu singkat.
"Kemarin dalam sesi latihan, kami melakukan simulasi latihan drill, dan saya bertanya kepada mereka, 'Berapa gol yang bisa kita cetak dalam 30 detik?' Mereka menjawab tiga. Saya bilang tidak mungkin ada peluang. Ternyata tiga gol tercipta dalam 37 detik," papar Herdman.
Herdman menekankan keyakinan dan komitmen para pemain. Dia juga menilai dedikasi Kevin Diks dkk. di lapangan sudah terlihat dalam dua partai beruntun.
"Mereka percaya. Dan terlepas dari keputusan wasit atau apa pun itu, setiap orang bisa berbuat salah, tetapi Anda memiliki sekelompok pria yang begitu berkomitmen untuk negaranya. Ini dua pertandingan berturut-turut di mana mereka mati-matian di lapangan demi negara ini. Saya bangga. Benar-benar bangga," jelasnya.