Ole Romeny Ingin Moved On dari Laga Gila Melawan Bangladesh: Fokus Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia akan berlaga di babak final FIFA ASEAN Cup 2026.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 02 Oktober 2026, 15:30 WIB
Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny meluapkan emosinya setelah assist yang diberikannya berhasil dikonversi menjadi gol oleh Mitchell Baker saat menghadapi Bangladesh pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, tak bisa menyembunyikan rasa takjubnya usai membawa Skuad Garuda menggilas Bangladesh dengan skor fantastis 9-2 pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pemain Fortuna Sittard tersebut tanpa ragu menyebut duel penuh drama sembilan gol itu sebagai laga paling gila yang pernah ia jalani sepanjang karier profesionalnya.

Advertisement

"Ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Luar biasa rasanya. Setiap kali kami mencetak gol, saya melihat ke arah bangku cadangan dan mereka berteriak, 'Satu lagi!' Mereka terus bilang, 'Satu lagi!'" kata Ole Romeny seusai pertandingan.

Meski tidak mencatatkan namanya di papan skor, Romeny tampil menjadi aktor utama di balik pesta gol Merah Putih. Penyerang berusia 26 tahun tersebut menyumbangkan empat assist matang yang memanjakan lini serang Timnas Indonesia.


Tensi Tinggi dan Emosional

Ole Romeny berterima kasih kepada para fans yang bersorak usai gol penaltinya ke gawang Singapura dalam laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026). (KLY/Budy Santoso)

Pertandingan sendiri berjalan dalam intensitas tinggi. Bangladesh yang mencoba memberikan perlawanan sempat membuat tensi laga memanas, hingga memicu reaksi emosional dari Romeny.

"Bahkan setelah lawan mencetak gol dan pemain itu menendang saya, saya sempat sangat marah. Menurut saya, pertandingan ini benar-benar menyajikan segalanya," ujar Romeny blak-blakan.

Kemenangan telak 9-2 ini menjadi kunci krusial kelolosan Indonesia ke partai puncak. Skuad Garuda sukses mengunci posisi puncak klasemen Grup A, unggul produktivitas gol atas Malaysia yang di saat bersamaan menang 6-0 atas Singapura.


Alihkan Fokus ke Final

Striker Timnas Indonesia, Luke Vickery, terjatuh setelah menghindari bek Malaysia, Dion Cools, pada Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Lolos ke babak final tentu disambut sukacita oleh Romeny dan kolega. Namun, sang juru gedor menegaskan bahwa misi Skuad Garuda belum usai. Fokus kini langsung dialihkan ke laga penentuan juara.

"Sangat luar biasa dan saya begitu bahagia kami bisa lolos ke babak final. Namun, tugas kami belum selesai. Sekarang kami harus benar-benar bangkit dan menuntaskannya," tegas Romeny.

Di partai final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia sudah ditunggu rival abadinya, Thailand, yang keluar sebagai juara Grup B. Laga panas ini dijadwalkan berlangsung di SUGBK, Jakarta, pada Senin (5/10/2026).

Berita Terkait