Hadapi Malaysia pada Perebutan Perunggu FIFA ASEAN CUP, Kim Sang-sik Tegaskan Vietnam Siap Tampil seperti Final

Pelatih asal Korea Selatan tersebut menyebut perombakan besar yang dilakukan oleh skuad lawan.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 02 Oktober 2026, 21:25 WIB
Press Conference Vietnam pada Jumat (2/10/2026) Kim Sang Sik, Pelatih Timnas Vietnam.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang Sik, memberikan pernyataan resminya menjelang laga krusial menghadapi Malaysia dalam lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Konferensi pers tersebut digelar pada Jumat (2/10/2026) usai timnya menang melawan Pakistan dengan skor 4-2 dan memastikan diri melangkah ke perebutan juara ketiga melawan Malaysia.

Advertisement

Menanggapi lawan yang bakal dihadapi, pelatih asal Korea Selatan tersebut menyinggung perombakan besar yang dilakukan oleh skuad lawan.

Malaysia diketahui melakukan banyak perubahan komposisi pemain jika dibandingkan dengan turnamen sebelumnya.

Namun demikian, Kim Sang Sik menegaskan perubahan di kubu lawan tidak mengganggu fokus utama timnya.

Ia memilih berfokus pada persiapan internal Vietnam agar bisa tampil maksimal saat pada saat pertandingan berlangsung.


Persiapan Matang

Starting XI Timnas Vietnam saat menghadapi Filipina dalam laga Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026). (Dok. VFF)

Persiapan matang menjadi kunci utama bagi juru taktik Timnas Vietnam tersebut. Meski ini merupakan pertandingan perebutan juara ketiga pada ajang FIFA ASEAN CUP 2026, bagi anak asuhnya, Kim menginstruksikan timnya bertanding dengan mentalitas tinggi sejak menit awal.

"Mengenai Malaysia, mereka memang melakukan banyak perubahan pada skuadnya. Namun, hal itu tidak berpengaruh bagi kami karena kami hanya akan fokus pada persiapan kami sendiri untuk laga mendatang. Walaupun ini laga keempat kami, kami akan menghadapinya dengan pola pikir seperti bermain di partai final," ujar Kim Sang-sik.

Selain faktor taktis, pelatih timnas Vietnam tersebut juga menyoroti padatnya jadwal pertandingan yang harus dilakoni oleh para pemainnya.

Jeda antar pertandingan yang sangat singkat menjadi tantangan fisik tersendiri bagi seluruh anggota skuad.


Tantangan Berat bagi Vietnam

Kondisi cuaca panas yang melanda lokasi pertandingan turut memperberat beban fisik pemain. Situasi tersebut meningkatkan risiko cedera, sehingga tim pelatih harus bergerak cepat memantau kondisi kesehatan para pemainnya.

"Seperti yang bisa dilihat, kami hanya memiliki waktu istirahat selama dua hari sebelum bertanding kembali, yang mana cukup menantang bagi tim dan para pemain, terutama di bawah kondisi cuaca yang sangat panas ini. Akibatnya, cedera bisa dialami oleh tim mana pun. Kami akan terus memantau dan mengevaluasi kondisi pemain kami yang mengalami cedera," tambah pelatih asal Korea tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Kim Sang-sik berencana melakukan rotasi pemain demi menjaga kebugaran tim sekaligus memberikan jam terbang bagi pemain yang minim menit bermain. 

Langkah rotasi ini diharapkan mampu menjaga performa Vietnam saat melakoni laga sengit kontra Malaysia demi meraih juara ketiga pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. 

Berita Terkait