Bola.com, Jakarta - Vokalis Oasis, Liam Gallagher, ikut angkat bicara setelah Manchester City dinyatakan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan finansial Premier League.
Sebagai pendukung fanatik Manchester City, Gallagher justru menyerang tiga rival The Citizens, yakni Arsenal, Manchester United, dan Liverpool. Ia bahkan menyebut ketiganya sebagai klub yang korup.
Gallagher menyampaikan pernyataan tersebut melalui akun X miliknya. Ia menilai kebencian yang diarahkan kepada Manchester City seharusnya justru ditujukan kepada tiga klub rival tersebut.
"Semua kebencian yang ditujukan kepada Man City dari klub-klub lain seharusnya diarahkan kepada Arsenal, Manchester United, dan Liverpool," tulis Gallagher, seperti dikutip dari The Sun, Jumat (2/10/2026).
"Mereka yang korup dan berusaha menghentikan tim lain memenangkan sesuatu. Bukan Man City," lanjutnya.
Gallagher kemudian melontarkan pernyataan bernada sindiran. "Kami mencoba membantu kalian semua. Kami seperti Yesus yang bersiap mati di kayu salib," tulisnya.
Manchester City Ajukan Banding
Manchester City dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 dari total 130 dakwaan yang diajukan Premier League. Komisi independen menemukan adanya pelanggaran serius terkait aturan finansial selama periode sembilan musim.
Salah satu temuan menyebut Manchester City menggelembungkan pendapatan lebih dari 900 juta poundsterling melalui kesepakatan komersial yang dianggap tidak sesuai antara 2009 hingga 2018.
Manchester City telah mengajukan banding. Dalam pernyataan resminya, klub menegaskan bahwa putusan tersebut mengandung kesalahan material dalam aspek hukum, prinsip, dan fakta.
Klaim Punya Bukti Kuat
The Citizens juga menyatakan memiliki bukti yang menurut mereka kuat untuk mendukung posisi klub serta menegaskan tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan Premier League.
Jika proses banding tidak mengubah putusan, Manchester City berpotensi menghadapi sanksi berat, mulai dari denda dan pengurangan poin hingga kemungkinan dikeluarkan dari Premier League.
Kasus tersebut telah berlangsung sejak 2018 dan kini memasuki babak baru setelah Manchester City resmi mengajukan banding.
Sumber: The Sun