Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Pakistan, Nolberto Solano, tak segan melempar pujian setinggi langit untuk Indonesia yang menjadi tuan rumah gelaran FIFA ASEAN Cup 2026.
Legenda Newcastle United itu mengaku sangat terkesan dengan kesiapan panitia hingga level kompetisi yang disuguhkan.
Langkah Pakistan di ajang ini memang harus terhenti di fase grup. Tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, dan Vietnam, skuad asuhan Solano harus puas finis sebagai juru kunci setelah memetik satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Nolberto Solano menilai keterlibatan Timnas Pakistan di ajang ini memberikan pengalaman yang amat berharga.
"Ini adalah pengalaman menyenangkan. Sejujurnya kami sangat senang berada di turnamen sekompetitif ini. Pelan-pelan kami bisa menyusun masa depan setelah ini," kata Solano dalam konferensi pers usai laga melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Pelayanan Maksimal dan Organisasi Ciamik
Nolberto Solano secara khusus menyoroti kinerja Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, seluruh fasilitas dan pelayanan yang disiapkan untuk peserta berjalan sangat maksimal.
Timnas Pakistan menjalani dua dari tiga laga fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung. Mereka pun menghabiskan lebih banyak waktu di kota tersebut.
"Penyelenggara mengatur semuanya dengan baik. Untuk Indonesia, saya sampaikan mereka sangat mengesankan," tutur pelatih berusia 51 tahun tersebut.
Soroti Perkembangan Sepak Bola Asia Tenggara
Lebih lanjut, Nolberto Solano juga membandingkan kondisi sepak bola Asia Tenggara yang dinilainya terus berkembang pesat dibanding Pakistan.
Apalagi, Pakistan saat ini belum memiliki kompetisi sepak bola profesional bergulir sejak 2021.
"Lihat saja peringkat tim kami dan betapa jauhnya jarak tersebut. Saya melihat kalian di Asia Tenggara lebih maju soal sepak bola. Liga Thailand, Liga Indonesia, Liga Malaysia, dan Liga Vietnam jadi contohnya," ungkap Solano.
"Saya melihat ada perkembangan baik. Saya akan sampaikan bahwa generasi berikutnya akan menghadapi rintangan sangat berat terutama untuk pemain lokal di Pakistan karena tidak ada liga profesional," tandas sosok yang pernah lama membela Newcastle United itu.