Real Madrid Tersendat di Awal Musim, Cucurella Minta Jangan Hakimi Mourinho Terlalu Dini

Marc Cucurella menilai performa Real Madrid di bawah José Mourinho belum bisa menjadi patokan karena proyek baru saja dimulai.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 03 Oktober 2026, 18:00 WIB
Marc Cucurella (kiri) ketika diperkenalkan sebagai pemain Real Madrid oleh Presiden El Real, Florentino Perez, di di ruang dewan Real Madrid City, Senin (24/8/2026) waktu setempat. (X/Real Madrid)

Bola.com, Jakarta - Marc Cucurella meminta Real Madrid tidak dinilai terlalu cepat setelah mengawali musim 2026/2027 dengan hasil yang belum sesuai harapan.

Real Madrid saat ini ditangani Jose Mourinho yang kembali ke Santiago Bernabeu pada musim panas 2026. Namun, Los Blancos sudah menelan dua kekalahan dalam tujuh pertandingan awal LaLiga, masing-masing dari Real Betis dan Atletico Madrid.

Advertisement

Hasil tersebut membuat Real Madrid tertinggal enam poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen sementara. Meski demikian, Cucurella menilai situasi tersebut masih menjadi bagian dari proses karena Mourinho baru memulai proyeknya bersama tim.

"Ini semua adalah sebuah proses. Bersama tim nasional, fondasinya sudah dibangun selama bertahun-tahun, termasuk dengan pelatih yang sama," ujar Cucurella seperti dikutip ESPN.

"Di Madrid, kami baru memulai dengan manajer baru dan terlalu dini untuk membicarakannya. Beberapa pemain bahkan hanya menjalani pramusim selama satu pekan sebelum musim dimulai."


Cucurella Minta Waktu untuk Real Madrid

Marc Cucurella (kanan) ketika diperkenalkan sebagai pemain Real Madrid oleh Presiden El Real, Florentino Perez, di di ruang dewan Real Madrid City, Senin (24/8/2026) waktu setempat. (X/Real Madrid)

Cucurella mengakui awal musim Real Madrid belum berjalan seperti yang diharapkan sejak ditangani Jose Mourinho. Namun, bek Timnas Spanyol itu meminta publik tidak terburu-buru menilai proyek baru Los Blancos.

Real Madrid menelan dua kekalahan dalam tujuh pertandingan pertama Liga Spanyol 2026/2027. Los Blancos tumbang dari Real Betis dan Atletico Madrid, sehingga kini tertinggal enam poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen sementara.

Cucurella menilai perjalanan El Real bersama Mourinho masih berada pada tahap awal. Menurutnya, tim membutuhkan waktu untuk membangun fondasi dan menemukan permainan terbaik.

"Awal musim ini belum seperti yang kami semua harapkan, tetapi ini adalah sebuah proses dan kita akan melihat posisi kami pada akhir musim," kata Cucurella, seperti dikutip dari ESPN, Sabtu (3/10/2026). 

Real Madrid memang harus beradaptasi dengan perubahan di bangku pelatih. Mourinho kembali menangani klub tersebut setelah sebelumnya pernah menjadi pelatih Los Blancos pada 2010 hingga 2013.

Bagi Cucurella, kondisi itu membuat tim membutuhkan waktu untuk membangun pemahaman baru. Ia juga baru bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2026 setelah meninggalkan Chelsea.


Cucurella Akui Masih Beradaptasi

Marc Cucurella (24) dari Spanyol melakukan selebrasi usai laga perempat final antara Jerman dan Spanyol pada turnamen sepak bola Euro 2024 di Stuttgart, Jerman, Jumat, 5 Juli 2024. (AP Photo/Antonio Calanni)

Cucurella belum genap menjalani 10 pertandingan bersama Real Madrid ketika memberikan pernyataan tersebut. Ia juga menyebut minimnya pramusim sebagai salah satu faktor yang membuat proses adaptasinya belum ideal.

"Ini bahkan belum 10 pertandingan. Tentu ada hal-hal yang harus diperbaiki di Madrid. Kami pada dasarnya tidak memiliki pramusim, sementara ini adalah klub baru bagi saya," ujar Cucurella.

Pemain berusia 27 tahun itu kemudian menegaskan masih harus beradaptasi dengan rekan-rekan barunya di Madrid. Ia ingin performanya bersama klub perlahan bisa menyamai penampilannya ketika membela Timnas Spanyol.

"Saya harus beradaptasi dengan rekan-rekan setim yang baru dan memberikan yang terbaik agar pemain yang Anda lihat bersama Timnas Spanyol juga menjadi pemain yang sama di Real Madrid," tuturnya.


Performa Cucurella Bersama Spanyol

Marc Cucurella dari Spanyol merayakan bersama rekan-rekan setimnya setelah gol keempat timnya, yang tercipta melalui gol bunuh diri Hassan Al-Tambakti (#5) dari Arab Saudi, dalam pertandingan Grup H Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol melawan Arab Saudi di Stadion Atlanta, pada 21 Juni 2026 di Atlanta, Georgia. (Foto: Mattia Ozbot/Getty Images/AFP)

Di tengah proses adaptasi bersama Real Madrid, Cucurella justru tampil mengesankan bersama Timnas Spanyol. Ia menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2026 dan melanjutkan performanya pada UEFA Nations League.

Cucurella tampil dalam kemenangan Spanyol atas Inggris dan Kroasia pada jeda internasional sebelumnya. Konsistensinya bersama La Roja juga membuat muncul perbandingan mengenai performanya di tim nasional dan klub.

Cucurella menilai perbedaan tersebut wajar karena dirinya sudah lebih lama bermain bersama Timnas Spanyol. Sebaliknya, ia masih membangun chemistry dengan pemain-pemain Real Madrid.

Selain performanya, Cucurella juga masuk dalam daftar 30 nominasi Ballon d'Or 2026. Ia bahkan berada dalam posisi unik karena bermain bersama dua kandidat utama penghargaan tersebut, yakni Kylian Mbappe di Real Madrid dan Lamine Yamal bersama Spanyol.

Ketika ditanya siapa yang akan dipilihnya sebagai pemenang Ballon d'Or, Cucurella menjawab dengan nada bercanda. "Kalau saya yang memilih, saya akan memilih diri saya sendiri."

Namun, ia kemudian menambahkan bahwa kedua kandidat tersebut merupakan rekan setimnya. "Siapa pun yang menang, saya akan senang," ujar Cucurella.


Real Madrid Masih dalam Proses

Real Madrid mengumumkan perekrutan bek kiri Chelsea, Marc Cucurella. (Doc Real Madrid)

Cucurella sebelumnya bergabung dengan Real Madrid dari Chelsea pada musim panas 2026. Kepindahan tersebut menjadi transfer pertama Los Blancos setelah Mourinho kembali ke klub.

Los Blancos mengikat Cucurella dengan kontrak hingga 2032. Nilai transfer tidak diumumkan secara resmi, tetapi laporan media Inggris memperkirakan kesepakatan tersebut mencapai sekitar 51,8 juta poundsterling.

Kini, Cucurella harus membantu Real Madrid melewati periode awal musim sekaligus beradaptasi dengan sistem baru Mourinho. Ia menilai evaluasi terhadap proyek tersebut baru akan lebih bermakna setelah musim berjalan lebih jauh.

Sumber: ESPN

 

Berita Terkait