10 Rekrutan Terburuk Manchester United di Era Premier League: Jadon Sancho hingga Bebe

Jadon Sancho, Antony, hingga Angel Di Maria masuk dalam daftar 10 transfer yang dinilai TeamTalk sebagai rekrutan terburuk Manchester United di era Premier League.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 03 Oktober 2026, 21:15 WIB
Pemain Manchester United, Jadon Sancho memberikan tepuk tangan setelah laga lanjutan Liga Inggris 2022/2023 melawan Leeds United di Old Trafford, Manchester, 8 Februari 2023. Sancho tercatat sebagai pemain dengan gaji tertinggi di Liga Inggris. Pria berkebangsaan Inggris tersebut diketahui menerima upah sebesar 373.750 pounds per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) dikenal sebagai salah satu klub dengan aktivitas transfer terbesar di Premier League, tetapi tidak semua pemain yang didatangkan mampu memenuhi ekspektasi di Old Trafford.

TeamTalk baru-baru ini menyusun daftar 10 transfer yang mereka nilai sebagai rekrutan terburuk Manchester United sepanjang era Premier League. Daftar tersebut mencakup pemain dari era Sir Alex Ferguson hingga periode setelah kepergiannya pada 2013.

Advertisement

Delapan dari 10 nama yang masuk daftar tersebut didatangkan setelah Ferguson meninggalkan Manchester United. Dua nama lainnya merupakan pemain yang direkrut pada masa kepemimpinan Ferguson, yakni Bebe dan Massimo Taibi.

Beberapa pemain bahkan datang dengan harga transfer tinggi dan reputasi besar. Namun, performa mereka di MU tidak sesuai dengan investasi yang dikeluarkan klub.

Berikut ini 10 rekrutan terburuk Setan Merah di era Premier League. 


Jadon Sancho di Posisi Teratas

Penyerang Manchester United Jadon Sancho. (Oli SCARFF / AFP)

Jadon Sancho ditempatkan TeamTalk sebagai transfer terburuk Manchester United di era Premier League. Winger asal Inggris itu didatangkan dari Borussia Dortmund pada 2021 dengan nilai transfer sekitar 73 juta poundsterling.

Sancho tiba di Old Trafford setelah tampil produktif bersama Dortmund. Dalam 137 pertandingan bersama klub Jerman tersebut, ia mencatatkan 50 gol dan 58 assist.

Namun, performanya tidak berlanjut di Manchester United. Sancho hanya mencetak sembilan gol dan enam assist dalam 58 penampilan di Premier League.

Hubungannya dengan Erik ten Hag juga memburuk pada September 2023 setelah keduanya terlibat perselisihan. Sancho kemudian kembali ke Dortmund dengan status pinjaman sebelum menjalani masa peminjaman di Chelsea dan Aston Villa.

Pada akhir musim 2025/2026, Manchester United melepas Sancho secara gratis.


Antony dan Onana Juga Masuk Daftar

Pemain Manchester United, Antony, tampak kecewa setelah ditahan imbang Galatasaray pada laga grup A Liga Champions di Stadion Rams Park, Kamis (30/11/2023). (AP Photo)

Antony menempati posisi kedua. Pemain Brasil itu merupakan salah satu pembelian terbesar Manchester United setelah direkrut dari Ajax pada 2022 dengan nilai kesepakatan mencapai 85,6 juta poundsterling termasuk bonus.

Antony sempat mengawali kariernya dengan baik dengan mencetak gol dalam tiga pertandingan Premier League pertamanya bersama Manchester United. Namun, setelah itu ia hanya menambah dua gol dalam 59 pertandingan liga berikutnya.

MU akhirnya meminjamkannya ke Real Betis sebelum Antony dipermanenkan klub Spanyol tersebut dengan nilai sekitar 22,5 juta poundsterling.

Andre Onana berada satu tingkat di bawah Antony. Kiper Kamerun itu direkrut dari Inter Milan pada 2023 dengan biaya sekitar 47,2 juta poundsterling.

Onana datang setelah kepergian David de Gea dan diharapkan menjadi kiper yang mampu membantu permainan dari lini belakang. Namun, sejumlah kesalahan membuatnya mendapat sorotan selama memperkuat Manchester United.

Pada awal musim ketiganya, Onana dipinjamkan ke klub Turki, Trabzonspor.


Di Maria dan Sanchez Gagal Memenuhi Ekspektasi

Angel Di Maria. Sayap kanan berusia 34 tahun yang baru saja bergabung dengan Juventus di bursa transfer musim panas 2022/2023 dengan status gratisan ini menjadi salah satu pemain Argentina dengan nilai transfer termahal. Momen itu terjadi saat ia didatangkan Manchester United dari Real Madrid pada awal musim 2014/2015 dengan nilai transfer 75 juta euro atau kini setara Rp1,1 triliun. Hanya bertahan selama 1 musim bersama MU, ia total tampil dalam 32 laga di semua ajang dengan torehan 4 gol dan 12 assist. (AFP/Ian Kington)

Angel Di Maria juga termasuk dalam daftar tersebut, tepatnya di posisi keenam. Manchester United membelinya dari Real Madrid pada 2014 dengan nilai 59,7 juta poundsterling, yang ketika itu menjadi rekor transfer Inggris.

Di Maria sebenarnya mengawali kariernya dengan cukup baik. Ia mencetak tiga gol dan membuat empat assist dalam enam pertandingan pertamanya di Premier League.

Namun, performanya kemudian menurun. Hubungannya dengan Louis van Gaal juga memburuk dan Di Maria akhirnya meninggalkan Old Trafford hanya setelah satu musim untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Van Gaal pernah menjelaskan penilaiannya terhadap pemain Argentina tersebut.

"Di Maria mengatakan itu adalah masalah saya. Saya memainkannya di setiap posisi menyerang. Anda bisa memeriksanya," kata Van Gaal.

"Dia tidak pernah meyakinkan saya di posisi mana pun. Dia tidak mampu menghadapi tekanan terus-menerus terhadap bola di Premier League. Itu masalahnya," lanjutnya.

Alexis Sanchez juga mengalami situasi serupa, dengan menempati posisi keempat. Didatangkan dari Arsenal pada Januari 2018, Sanchez hanya mencetak lima gol dalam 45 penampilan untuk Manchester United di semua kompetisi.


Bebe dan Taibi Jadi Dua Nama dari Era Ferguson

Massimo Taibi (Ist)

Menariknya, daftar tersebut tidak sepenuhnya didominasi transfer setelah era Ferguson. Bebe dan Massimo Taibi menjadi dua pemain yang masuk dari periode ketika Ferguson masih menangani MU.

Bebe bergabung pada 2010 dengan harga sekitar 7,4 juta poundsterling. Ia hanya membuat tujuh penampilan untuk Red Devils sebelum lebih sering dipinjamkan dan akhirnya meninggalkan klub.

Ferguson kemudian mengakui bahwa proses perekrutan Bebe tidak melalui standar pemeriksaan yang biasanya dilakukan Manchester United.

"Kami tidak melakukan pekerjaan rumah seperti biasanya," ujar Ferguson mengenai transfer tersebut.

Sementara itu, Taibi didatangkan pada 1999 untuk mengisi posisi penjaga gawang setelah kepergian Peter Schmeichel. Ia hanya tampil empat kali untuk Setan Merah dan kebobolan 11 gol tanpa mencatatkan clean sheet.


Mason Mount dan Ugarte Lengkapi Daftar

Gelandang Manchester United asal Inggris #07, Mason Mount, merayakan kemenangan timnya di akhir pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa antara Manchester United dan Athletic Club Bilbao di Stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 8 Mei 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Mason Mount menjadi pemain lain dari era Erik ten Hag yang masuk daftar ini. Ia didatangkan dari Chelsea pada 2023 dengan nilai awal 55 juta poundsterling ditambah bonus.

Masalah kebugaran kemudian menghambat perjalanan Mount di Old Trafford. Dalam tiga musim pertamanya, ia absen dalam 70 pertandingan di semua kompetisi dan hanya empat kali bermain selama 90 menit penuh.

Manuel Ugarte juga masuk daftar setelah bergabung dari Paris Saint-Germain pada 2024 dengan nilai awal 42 juta poundsterling dan tambahan bonus sekitar 8,4 juta poundsterling.

Selain nama-nama tersebut, Donny van de Beek dan Massimo Taibi melengkapi 10 pemain yang masuk daftar TeamTalk. Van de Beek hanya menjadi starter dalam empat pertandingan Premier League pada musim debutnya dan kemudian kesulitan mendapatkan tempat reguler di tim.

 


10 Transfer Terburuk MU di Era Premier League

1. Jadon Sancho 

2. Antony 

3. Andre Onana

4. Alexis Sanchez

5. Manuel Ugarte 

6. Angel Di Maria 

7. Mason Mount

8. Masimo Taibi

9. Donny van de Beek

10. Bebe

Sumber: Teamtalk

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait