Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Statistik Thailand Sepanjang Fase Grup

Timnas Thailand tampil cukup impresif sepanjang fase grup FIFA ASEAN Cup 2026.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 03 Oktober 2026, 22:00 WIB
Timnas Thailand pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Vietnam di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (29-9-2026). (Dok. Official FAT Facebook)

Bola.com, Jakarta - Timnas Thailand melangkah ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan catatan dua kemenangan dan satu kekalahan di fase grup. Skuad Gajah Perang mengoleksi enam poin dan finis sebagai juara Grup B.

Thailand mengawali kiprahnya dengan kemenangan telak 4-0 atas Pakistan. Mereka kemudian menundukkan Vietnam 2-0 sekaligus memastikan tiket ke final dengan satu pertandingan tersisa.

Advertisement

Pada laga terakhir, Thailand kalah 1-2 dari Filipina. Namun, hasil itu tidak mengubah posisi mereka di puncak klasemen.

Thailand sudah mengamankan enam poin dari dua pertandingan sebelumnya. FIFA mencatat pelatih Anthony Hudson melakukan sembilan perubahan dalam pertandingan tersebut.

Dari tiga pertandingan, Thailand mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan dua kali. Berikut sejumlah statistik menarik dari perjalanan Thailand menuju final FIFA ASEAN Cup 2026.


Produktif Cetak 7 Gol

Pemain Timnas Thailand, Sarach Yooyen melakukan selebrasi setelah mencetak gol penyeimbang 1-1 ke gawang Indonesia dalam laga matchday ketiga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/2022) sore WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Thailand memperlihatkan produktivitas yang cukup baik selama fase grup. Dari tiga laga, mereka mampu membukukan tujuh gol atau rata-rata 2,33 gol per pertandingan.

Jumlah tersebut sudah dibangun sejak laga pembuka kontra Pakistan. Thailand menang 4-0 berkat dua gol Teerasak Poeiphimai serta masing-masing satu gol Jude Soonsup-Bell dan gol bunuh diri Haris Zeb.

Teerasak menjadi pemain paling produktif Thailand pada laga tersebut. Penyerang itu mencetak gol pada menit ke-31 dan 84 untuk memastikan kemenangan besar timnya.

Thailand kemudian menambah dua gol saat menghadapi Vietnam. Sarach Yooyen membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui tembakan dari luar kotak penalti, sedangkan Chaiyaphon Otton menggandakan skor pada masa injury time.


Dua Clean Sheet Beruntun

Timnas Thailand pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Vietnam di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (29-9-2026). (Dok. Official FAT Facebook)

Selain tajam di lini depan, Thailand juga sempat memperlihatkan pertahanan yang solid.

Dalam dua pertandingan pertama, Thailand tidak sekalipun kebobolan. Mereka mengalahkan Pakistan 4-0 sebelum menundukkan Vietnam 2-0.

Artinya, Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan dua clean sheet secara beruntun.

Catatan tersebut bahkan sempat membuat Thailand mencatatkan enam gol tanpa kebobolan dari dua laga pertama.

Bek Manuel Bihr menyebut pencapaian tersebut menunjukkan keseimbangan antara produktivitas dan disiplin pertahanan Thailand.

Namun, catatan itu akhirnya terhenti ketika menghadapi Filipina pada pertandingan terakhir fase grup.


Sempat Hentikan Rekor 27 Laga Vietnam

Timnas Thailand pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Vietnam di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (29-9-2026). (Dok. Official FAT Facebook)

Salah satu pencapaian penting Thailand terjadi ketika menghadapi Vietnam.

Kemenangan 2-0 tersebut bukan hanya memastikan Thailand lolos ke final, tetapi juga menghentikan catatan 27 pertandingan tanpa kekalahan milik Vietnam.

Sarach Yooyen menjadi pembuka kemenangan Thailand melalui gol spektakulernya pada menit ke-10.

FIFA mencatat gol tersebut merupakan gol internasional ke-9 Sarach dalam penampilan ke-97 bersama Thailand.

Chaiyaphon Otton kemudian memastikan kemenangan Thailand melalui gol pada menit 90'+3.

Hasil itu membuat Thailand sudah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan tidak mungkin lagi digeser dari puncak Grup B.


Kebobolan 2 Gol, Semuanya saat Hadapi Filipina

Kenji Nishioka saat beraksi bersama Timnas Filipina. (Dok PMNFT)

Menariknya, seluruh gol yang bersarang di gawang Thailand selama fase grup tercipta pada pertandingan terakhir melawan Filipina.

Thailand sebelumnya berhasil menjaga gawangnya tetap bersih ketika menghadapi Pakistan dan Vietnam. Namun, mereka akhirnya kebobolan dua gol dalam kekalahan 1-2 dari Filipina.

Bjorn Kristensen menjadi mimpi buruk Thailand dengan mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-3 dan 68. Sementara itu, Thailand hanya mampu membalas melalui Iklas Sanron pada menit ke-55.

Dengan demikian, dari total tujuh gol yang dicetak Thailand dan dua gol yang kebobolan, selisih gol mereka di fase grup mencapai +5.


Anthony Hudson Lakukan 9 Perubahan

Anthony Hudson, pelatih Timnas Thailand. (Dok. Official FAT Facebook)

Kekalahan dari Filipina juga tidak bisa dilepaskan dari situasi Thailand yang sudah memastikan tiket ke final.

Anthony Hudson melakukan sembilan perubahan pemain dibandingkan tim yang diturunkan ketika menghadapi Vietnam.

Thailand pun tidak lagi memiliki kepentingan untuk mengejar posisi klasemen karena sudah dipastikan menjadi juara Grup B.

Meski demikian, pertandingan tersebut tetap memberikan catatan berbeda bagi perjalanan Thailand.

Mereka untuk pertama kalinya kebobolan dan menelan kekalahan setelah meraih dua kemenangan beruntun.

Thailand akhirnya finis sebagai juara Grup B dengan enam poin dari tiga pertandingan. Mereka mencetak tujuh gol, kebobolan dua kali, serta mencatat dua kemenangan dan satu kekalahan.

Pada partai final nanti, Thailand akan berhadapan dengan Indonesia yang keluar sebagai juara Grup A.

Pertandingan puncak FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Duel tersebut akan menjadi pertemuan dua juara grup dalam edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Berita Terkait