Berselisih dengan Jorge Jesus, Cristiano Ronaldo Dapat Dukungan Masif via Baliho Raksasa

Perselisihan panas antara Cristiano Ronaldo dengan Jorge Jesus, memicu gelombang protes besar dari para pendukung Portugal.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 04 Oktober 2026, 07:30 WIB
Penyerang Portugal #07, Cristiano Ronaldo, berjalan ke bangku cadangan menjelang pertandingan Grup A4 UEFA Nations League antara Norwegia dan Portugal di Oslo pada 28 September 2026. (Cornelius Poppe/NTB/AFP)

Bola.com, Jakarta - Perselisihan panas antara Cristiano Ronaldo dan pelatih anyar Timnas Portugal, Jorge Jesus, memicu gelombang protes besar dari para suporter Portugal.

Ketegangan yang berawal dari jeda internasional tersebut kini berbuntut panjang hingga memicu aksi pemasangan baliho raksasa di berbagai titik strategis Portugal.

Advertisement

Ketegangan bermula setelah Ronaldo diparkir di bangku cadangan sepanjang laga saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia, Senin (28/9/2026). 

Meski Jorge Jesus sempat menyatakan tidak ada masalah di antara mereka, sang kapten memilih hengkang lebih awal dari pemusatan latihan timnas karena merasa tidak dihargai oleh sang pelatih.

Para pendukung setia Portugal secara tegas berdiri di belakang Ronaldo dan melontarkan kritik keras kepada Jorge Jesus serta Federasi Sepak Bola Portugal atau FPF.


Kritik Kepada Pelatih Portugal

Penyerang Portugal #07, Cristiano Ronaldo, melambai kepada para penggemar saat ia tiba untuk sesi latihan di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, pada 30 September 2026, menjelang pertandingan Grup A4 Nations League melawan Denmark. Kapten Portugal Cristiano Ronaldo mengumumkan bahwa dia telah meninggalkan kamp pelatihan tim di Denmark setelah konferensi pers oleh pelatih Jorge Jesus. (Liselotte Sabroe/Ritzau Scanpix/AFP)

Seperti dikutip dari Sport Illustrated, Sabtu (3/10/2026), bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pemasangan baliho raksasa yang menyudutkan gaya kepemimpinan Jorge Jesus.

Dalam baliho tersebut, Jesus dituduh memimpin tim dengan ego yang meluap, dan minim sensitivitas, serta dinilai telah memperlakukan sang kapten legendaris dengan sangat buruk.

Selain mengkritik sang pelatih, bagian lain dari baliho itu memuat pesan emosional sebagai bentuk penghormatan mendalam untuk sang megabintang.

Penggemar menyampaikan rasa terima kasih atas segala dedikasi Ronaldo dan menegaskan bahwa bintang berusia 41 tahun itu akan selalu menjadi kapten kebanggaan mereka.

Tiga titik utama pemasangan baliho tersebut berada di kawasan strategis Kota Lisbon, yakni di sekitar Stadion da Luz dan Bandara Lisbon. Sementara itu, baliho ketiga dipasang tepat di depan markas besar Federasi Sepak Bola Portugal di Oeiras.


Pendukung Ronaldo Kesal

Cristiano Ronaldo dari Portugal bereaksi selama pertandingan Grup K Piala Dunia antara Portugal dan Kongo di Houston, Kamis, 18 Juni 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

Menanggapi aksi berani para suporter, pihak FPF bergerak cepat dengan langsung menurunkan baliho yang berada di depan markas mereka.

Namun, langkah penurunan baliho tersebut justru kian menyulut kemarahan fans yang merasa pihak federasi mencoba membungkam aspirasi publik.

Para pendukung menilai Ronaldo layak mendapatkan perpisahan yang terhormat atas kontribusi besarnya membawa Portugal meraih Juara Piala Eropa 2016 serta dua gelar UEFA Nations League.

Pencapaian luar biasa dengan torehan 146 gol dari 234 penampilan menjadikannya sebagai pemain teragung sepanjang sejarah sepak bola Portugal.

Aksi protes belum akan mereda setelah penggagas gerakan baliho ini, Fernando Maia, berjanji akan memasang baliho serupa di Stadion do Dragao.

Langkah ini diprediksi makin memanaskan atmosfer jelang pertandingan lanjutan Portugal tanpa kehadiran sosok Cristiano Ronaldo di lapangan.

Sumber: Sports Illustrated

Berita Terkait