Bruno Fernandes Buka Suara soal Cristiano Ronaldo: Minta Portugal Bersatu

Bruno Fernandes mengungkapkan percakapannya dengan Cristiano Ronaldo setelah sang megabintang meninggalkan skuad Portugal di tengah perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 04 Oktober 2026, 10:30 WIB
Gelandang Timnas Portugal, Bruno Fernandes, dalam pertandingan UEFA Nations League 2026/2027 menghadapi Denmark di Parken Stadium, Jumat (2/10/2026) dini hari WIB. (Sebastian Elias Uth / Ritzau Scanpix / AFP)

Bola.com, Jakarta - Kapten Manchester United (MU), Bruno Fernandes, akhirnya buka suara mengenai polemik yang melibatkan Cristiano Ronaldo dan Timnas Portugal.

Bruno Fernandes mengungkapkan percakapannya dengan Cristiano Ronaldo setelah sang megabintang meninggalkan skuad Portugal di tengah perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

Advertisement

Cristiano Ronaldo sebelumnya dicadangkan saat Portugal menghadapi Norwegia dalam lanjutan UEFA Nations League.

Setelah diberi tahu bahwa dirinya tidak akan menjadi starter ketika Portugal menghadapi Denmark beberapa hari kemudian, pemain berusia 41 tahun itu memutuskan meninggalkan skuad.

Situasi itu kemudian memunculkan spekulasi mengenai masa depan Ronaldo bersama Timnas Portugal. Bruno Fernandes pun meminta seluruh pihak tidak terpecah akibat kontroversi tersebut.


Ronaldo Tinggalkan Skuad Portugal

Ekspresi kekecewaan Cristiano Ronaldo saat Portugal kalah dari Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP)

Ronaldo memiliki peran besar dalam sejarah sepak bola Portugal. Ia telah mencetak 146 gol untuk negaranya dan menjadi salah satu simbol terbesar The Selecao.

Namun, hubungannya dengan Jorge Jesus menjadi sorotan setelah Ronaldo tidak dimainkan sebagai starter saat menghadapi Norwegia.

Sang pelatih kemudian dikabarkan menyampaikan Cristiano Ronaldo juga tidak akan menjadi starter ketika Portugal menghadapi Denmark.

Ronaldo akhirnya meninggalkan skuad. Bahkan, dalam unggahan di media sosial yang kemudian menjadi sorotan, ia menyatakan akan "mengungkap semuanya" mengenai situasi yang terjadi pada waktunya.

Kontroversi itu membuat persiapan Portugal menghadapi Norwegia ikut terganggu. Fernandes pun mendapat pertanyaan mengenai situasi Ronaldo dalam konferensi pers sebelum laga.


Bruno Fernandes: Ronaldo Tetap Ikon Terbesar Portugal

Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes merayakan kemenangan Portugal 2-0 atas Uruguay pada pertandingan Grup H Piala Dunia 2022 di Lusail Iconic Stadium, Lusail, Qatar, Selasa, 29 November 2022. (AP Photo/Aijaz Rahi)

Bruno Fernandes mengakui dirinya sudah berbicara langsung dengan Ronaldo. Namun, ia menegaskan persoalan antara sang megabintang dan pihak pelatih bukan urusan para pemain.

"Saya sudah berbicara dengan Cris. Apa yang saya katakan kepadanya adalah hal yang paling penting, apa pun yang terjadi, dia tidak akan pernah berhenti menjadi simbol terbesar tim nasional dan negara kami, atas semua yang telah dia lakukan untuk Portugal dan di seluruh dunia," ujar Fernandes.

Menurut gelandang Manchester United itu, Ronaldo akan selalu memiliki tempat khusus dalam sejarah Portugal.

"Dia memiliki tempat khusus bukan hanya di antara pemain terbaik sepanjang masa, tetapi juga di hati rakyat Portugal," lanjutnya.

Fernandes juga meminta masyarakat Portugal tidak terpecah akibat polemik tersebut.

"Kami tidak boleh terpecah. Tim nasional adalah satu kesatuan dan semua harus menyelesaikan masalah mereka secara tertutup. Saya pikir itulah yang akan terjadi dan semuanya akan berakhir dengan baik bagi kedua pihak," katanya.


Bruno Fernandes Minta Portugal Tidak Terbelah

Gelandang Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, bereaksi selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal versus Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 7 Juli 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Bruno Fernandes menegaskan para pemain Portugal tidak ingin terseret terlalu jauh dalam kontroversi antara Ronaldo dan Jorge Jesus.

Ia menyebut para pemain tetap fokus menjalankan tugas mereka di lapangan dan berusaha memberikan hasil terbaik untuk Portugal.

"Kami berada di luar persoalan ini. Kami menghabiskan banyak waktu bermain kartu dan berada di luar kontroversi mengenai masalah ini, tetapi saya meminta agar negara ini tidak terpecah, tidak memilih pihak, dan menerima semua pihak," tutur Fernandes.

Ia kembali menegaskan besarnya jasa Ronaldo untuk Portugal.

"Cris akan selalu menjadi ikon terbesar tim nasional kami, sepak bola dunia, dan dia pantas mendapatkan rasa hormat dari seluruh rakyat Portugal, terlepas dari apakah mereka lebih atau kurang menyukainya," ucap Fernandes.

Sikap itu menunjukkan bahwa Fernandes tetap memiliki hubungan yang baik dengan Ronaldo meski sang megabintang sedang bersitegang dengan pelatih Portugal.


Jorge Jesus Pilih Fokus ke Timnas Portugal

Penyerang Portugal #07, Cristiano Ronaldo, melambai kepada para penggemar saat ia tiba untuk sesi latihan di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, pada 30 September 2026, menjelang pertandingan Grup A4 Nations League melawan Denmark. Kapten Portugal Cristiano Ronaldo mengumumkan bahwa dia telah meninggalkan kamp pelatihan tim di Denmark setelah konferensi pers oleh pelatih Jorge Jesus. (Liselotte Sabroe/Ritzau Scanpix/AFP)

Di tengah polemik itu, Jorge Jesus juga berusaha mengakhiri pembicaraan mengenai Ronaldo. Pelatih berusia 72 tahun itu menegaskan fokus utama Portugal harus tetap berada pada tim nasional.

"Fokus harus berada pada tim nasional di atas segalanya," tegas Jesus.

Jesus juga menilai pertandingan Portugal harus menjadi prioritas dan meminta seluruh pihak tetap mendukung tim.

"Mengenai Norwegia, yang harus kami lakukan dengan baik adalah membuat rakyat kami juga sejalan dengan bendera dan tujuan ini. Ronaldo adalah simbol tim nasional dan Portugal. Setelah pertandingan, masih ada banyak waktu untuk membicarakan hal tersebut," ujar Jesus.

Sementara itu, Ronaldo masih belum memberikan penjelasan panjang mengenai situasi tersebut.

Masa depannya bersama Timnas Portugal kini menjadi tanda tanya, tetapi Fernandes berharap persoalan itu dapat diselesaikan tanpa memecah persatuan tim maupun masyarakat Portugal.

Sumber: Manchester Evening News

Berita Terkait