FIFA ASEAN Cup 2026: Vietnam Dihantam Masalah Kebugaran Jelang Hadapi Malaysia, Kim Sang-sik Tetap Siapkan Tim Seperti Laga Final

Vietnam menghadapi persoalan kebugaran pemain menjelang perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 04 Oktober 2026, 17:00 WIB
Starting XI Timnas Vietnam saat menghadapi Filipina dalam laga Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026). (Dok. VFF)

Bola.com, Jakarta - Timnas Vietnam menghadapi persoalan kebugaran pemain menjelang duel kontra Malaysia pada perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026.

Do Hoang Hen dipastikan absen, sementara kondisi Bui Hoang Viet Anh masih diragukan tampil.

Advertisement

Timnas Vietnam akan menghadapi Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5-10-2026) pukul 16.00 WIB.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Vietnam untuk mengakhiri perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan.

Masalah kebugaran muncul setelah Vietnam mengalahkan Pakistan 4-2 pada laga terakhir Grup B, Jumat (2-10-2026).

Hoang Hen dan Viet Anh sama-sama mengalami masalah fisik dan harus meninggalkan lapangan pada babak kedua.


Hoang Hen Dipastikan Absen

Do Hoang Hen yang sebelumnya bernama Hendrio berlatih di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (2/8/2026). (Bola.com/Hery Kurniawan)

Vietnam mendapat kabar kurang menyenangkan dari kondisi Do Hoang Hen. Gelandang serang naturalisasi tersebut dipastikan tidak dapat tampil menghadapi Malaysia setelah mengalami cedera otot saat melawan Pakistan.

Hoang Hen, yang bernama asli Hendrio Araujo da Silva tersebut, terpaksa meninggalkan lapangan pada babak kedua dan kemudian menjalani pemantauan khusus dalam sesi pemulihan di tim.

Cedera tersebut memang tidak disebut serius, tetapi waktu pemulihan yang tersisa terlalu singkat untuk membuat pemain Ha Noi FC itu kembali tampil pada pertandingan 5 Oktober.

Absennya Hoang Hen menjadi kehilangan tersendiri bagi Vietnam. Pemain naturalisasi dari Brasil itu merupakan satu di antara opsi pelatih Kim Sang-sik untuk memberikan kreativitas dan daya gedor di lini depan.


Viet Anh Masih Diragukan

Vietnam mengambil inisiatif serangan lebih awal di babak kedua. Setidaknya dua peluang diciptakan Vietnam, salah satunya lewat Bui Hoang Viet Anh. (AP Photo/Hussein Sayed)

Situasi berbeda dialami Bui Hoang Viet Anh. Bek tengah Vietnam tersebut mengalami masalah otot ketika menghadapi Pakistan.

Ia meninggalkan pertandingan pada menit ke-79 dan tidak mengikuti latihan pemulihan bersama rekan-rekannya pada Sabtu kemarin.

Tim medis Vietnam masih memantau kondisi Viet Anh sebelum mengambil keputusan mengenai keterlibatannya melawan Malaysia. Artinya, statusnya belum dapat dipastikan hingga pemeriksaan berikutnya.

Jika Viet Anh akhirnya tidak bisa tampil, Kim Sang-sik kembali harus melakukan perubahan di lini belakang.


Krisis Pemain Belum Berakhir

Pemain naturalisasi Timnas Vietnam, Nguyen Xuan Son, merayakan golnya ke gawang Singapura dalam semifinal leg kedua Piala AFF 2024 di Viet Tri Stadium, Minggu (29-12-2024). Vietnam menang 3-1 dalam laga ini dan agregat 5-1. (Bola.com/VFF)

Persoalan Hoang Hen dan Viet Anh bukan satu-satunya masalah yang dihadapi Vietnam.

Sebelumnya, Vietnam sudah kehilangan Nguyen Xuan Son karena cedera. The Golden Starts juga tidak dapat mengandalkan Pham Gia Hung yang meninggalkan tim karena urusan keluarga.

Kondisi tersebut membuat Vietnam harus berhati-hati dalam mengelola skuad.

Media Vietnam bahkan melaporkan Kim Sang-sik kini menghadapi situasi dengan jumlah pemain yang tersedia makin terbatas menjelang laga perebutan tempat ketiga.

Meski begitu, Vietnam masih memiliki sejumlah pemain yang dapat menjadi solusi, termasuk Nguyen Dinh Bac yang tampil menonjol saat menghadapi Pakistan.


Kim Sang-sik Anggap Seperti Final

Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik di FIFA ASEAN Cup 2026. (Dok. VFF)

Kendati pertandingan melawan Malaysia hanya menentukan posisi ketiga, Kim Sang-sik tidak ingin para pemainnya menganggap laga tersebut sebagai pertandingan biasa.

Pelatih asal Korea Selatan itu meminta anak asuhnya tetap mempersiapkan pertandingan tersebut seperti sebuah final.

"Kami akan mendekati pertandingan berikutnya seperti sebuah final," ujar Kim Sang-sik setelah kemenangan atas Pakistan.

Bagi Vietnam, pertandingan melawan Malaysia juga memiliki kepentingan lain.

VietnamNet melaporkan laga tersebut berkaitan dengan upaya Vietnam mempertahankan posisi di 100 besar ranking FIFA.

Vietnam pun memiliki modal berupa performa positif pada laga terakhir fase grup. Mereka mencetak empat gol pada babak kedua untuk membalikkan keadaan dan mengalahkan Pakistan.

Kini, Kim Sang-sik harus menemukan formula terbaik dengan kondisi skuad yang tidak ideal.

 

Sumber: Vietnamnet

Berita Terkait