Iliman Ndiaye Buka Pintu Kembali ke Marseille setelah Manchester City Divonis Bersalah

Iliman Ndiaye beri kode soal Marseille di tengah ancaman sanksi untuk Manchester City.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 05 Oktober 2026, 13:00 WIB
Iliman Ndiaye resmi gabung Manchester City pada bursa transfer musim panas 2026. (Dok. mancity.com)

Bola.com, Jakarta - Iliman Ndiaye membuka kemungkinan kembali ke Marseille setelah belum banyak mendapat kesempatan bersama Manchester City.

Penyerang Timnas Senegal itu mengaku senang mendengar suporter Marseille memintanya kembali.

Advertisement

"Seruan dari suporter Marseille yang meminta saya kembali? Senang mendengarnya. Saya tidak berpikir cerita ini sudah selesai, tetapi kita lihat saja," kata Ndiaye dalam wawancara dengan La Provence seperti dikutip Get French Football News.

"Saya hanya mengatakan bahwa saya tidak pernah tahu ke mana semuanya akan membawa saya, tetapi kita lihat saja," tambahnya.

Ndiaye meninggalkan Marseille setelah menjalani musim 2024/2025 dengan torehan empat gol dan lima assist dari 46 pertandingan. Ia kemudian kembali ke Inggris untuk bergabung dengan Everton dengan nilai transfer 15,3 juta paun.


Belum Mulus

Iliman Ndiaye dari Manchester City, tengah, melakukan pemanasan sebelum pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Coventry City di Manchester, Inggris, Sabtu, 5 September 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Pada musim panas ini, Ndiaye pindah dari Everton ke Man City dengan biaya 59,5 juta paun. Kepindahan itu terjadi setelah Man City gagal mendapatkan Cody Gakpo dari Liverpool.

Namun, awal perjalanan Ndiaye bersama Man City belum berjalan mulus. Ia belum mencetak gol atau assist dalam empat penampilan di Premier League dan Liga Champions serta baru dua kali menjadi starter.

Situasi Man City juga makin rumit setelah klub dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dugaan pelanggaran aturan Premier League oleh komisi independen.

Man City tetap membantah seluruh tuduhan dan telah mengajukan banding.


Status Transfer

Pemain Senegal Iliman Ndiaye (kiri) berebut bola dengan pemain Maroko Brahim Diaz di final AFCON/Piala Afrika antara Senegal vs Maroko di Rabat, Maroko, Minggu, 18 Januari 2026. (AP Photo/Mosa'ab Elshamy)

Jika keputusan itu dipertahankan, Man City menghadapi ancaman sanksi olahraga berat, termasuk pengurangan poin yang dapat berujung pada degradasi.

Kondisi itu membuat masa depan sejumlah pemain Man City mulai dipertanyakan. Namun, belum ada indikasi Ndiaye ingin meninggalkan klub dalam waktu dekat atau Man City berada dalam tekanan untuk menjualnya pada Januari 2027.

Situasi transfer Ndiaye pada 2027 juga masih bergantung pada hasil banding Man City dan kemungkinan sanksi yang dijatuhkan.

Jika mendapat hukuman berat dan harus mengumpulkan dana melalui penjualan pemain, Ndiaye bisa menjadi satu di antara aset yang dapat dijual.


Persaingan di Lini Serang

Gelandang Manchester City Senegal #07, Iliman Ndiaye, berebut bola dengan bek Coventry City asal Belanda #27, Milan van Ewijk, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Coventry City di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 5 September 2026. (PETER POWELL/AFP)

Ndiaye saat ini bersaing untuk tiga posisi di lini serang bersama Rayan Cherki, Jeremy Doku, Phil Foden, Antoine Semenyo, Ryan McAidoo, dan Allan.

Kemampuannya bermain sebagai penyerang tengah sekaligus menjadi pelapis Erling Haaland menjadi satu di antara hal yang menguntungkannya.

Namun, jika Ndiaye gagal menunjukkan performa yang menonjol hingga Januari, kepindahan dari Man City tetap terbuka apabila klub menghadapi masalah finansial.

 

Sumber: Sports Mole

Berita Terkait