Lionel Messi Sempat Ogah Jalani Laga Perpisahan Bersama Timnas Argentina, Ada Apa?

Lionel Messi dikabarkan sempat menolak laga perpisahan bersama Timnas Argentina.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 05 Oktober 2026, 21:45 WIB
Lionel Messi #10 dari Timnas Argentina setelah kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey pada 20 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Andrew Harnik/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi akan menjalani pertandingan terakhirnya bersama Timnas Argentina ketika menghadapi Benin di Buenos Aires, Rabu (7-10-2026) pagi WIB.

Laga ini menjadi penampilan ke-208 sekaligus terakhir Messi untuk tim senior Argentina.

Advertisement

Pertandingan melawan Benin disiapkan sebagai momen perpisahan bagi satu di antara pemain terbaik dalam sejarah sepak bola alias GOAT.

Namun, Messi dan pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, disebut sama-sama memiliki sejumlah keraguan mengenai pertandingan itu.

Messi sebelumnya mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada Agustus 2026.

Keputusan itu disampaikan setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026, empat tahun setelah Messi membawa negaranya menjadi juara dunia di Qatar.

Messi yang berusia 39 tahun selama Piala Dunia 2026, mengakui keputusan pensiun bukan sesuatu yang mudah.

Ia menyebut pilihannya terasa menyakitkan dan merasa tidak memiliki hal lain yang bisa diberikan kepada Timnas Argentina.


Laga Kontra Benin Kontroversial?

Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua Argentina gawang Timnas Belanda dalam laga babak perempatfinal Piala Dunia 2022 di Lusail Stadium, Lusail, Qatar, Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB. (AFP/Franck Fife)

Meski begitu, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) tetap meminta Messi menjalani satu pertandingan lagi. Laga melawan Benin kemudian menjadi bagian dari rencana perpisahan untuk sang kapten.

Menurut Gazzetta dello Sport, Messi awalnya tidak terlalu tertarik dengan gagasan pertandingan penghormatan itu.

Ia disebut menilai laga tersebut berpotensi menjadi kesempatan terakhir AFA untuk mendapatkan pemasukan besar dengan memanfaatkan namanya.

Namun, Messi akhirnya menyetujui pertandingan itu. Hanya, laga perpisahan melawan Benin tetap menimbulkan kontroversi.

AFA memang menjadwalkan tiga pertandingan persahabatan kandang dalam jeda internasional kali ini. Bolivia, Burkina Faso, dan Benin menjadi lawan yang diundang untuk menghadapi Argentina.

Benin disebut bersedia tampil dalam laga perpisahan Messi tanpa meminta bayaran.

Gazzetta juga melaporkan AFA menugaskan sebuah agensi di Kolombia untuk mencari lawan yang tidak meminta bayaran dalam pertandingan persahabatan.


Rekor Internasional Messi

Lionel Messi berhasil mengukir brace saat Timnas Argentina membungkam Venezuela dengan skor 3-0, pada laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL di Estadio Monumental, Buenos Aires, Jumat (5/9/2025) pagi WIB. Duel itu sekaligus menjadi partai terakhir Messi bersama Argentina di kandang sendiri. (AFP/Luis ROBAYO)

Laga melawan Benin akan menutup karier internasional Messi dengan catatan 208 penampilan bersama Argentina.

Jumlah itu menempatkannya di antara hanya empat pemain yang telah mencatat lebih dari 200 pertandingan internasional senior.

Posisi Messi dalam daftar penampilan internasional sepanjang masa kemungkinan turun setelah Luka Modric melewatinya.

Messi diperkirakan mengakhiri karier di posisi ketiga di bawah Modric dan Cristiano Ronaldo.

Messi juga memiliki koleksi dua gelar Copa America, sedangkan Ronaldo baru meraih satu trofi Piala Eropa bersama Portugal. Baik Modric maupun Ronaldo belum pernah menjuarai Piala Dunia.


Kata-Kata Pamitan Messi

Selebrasi striker Timnas Argentina, Lionel Messi setelah mencetak gol kedua ke gawang Peru pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol di National Stadium, Lima, Peru, Rabu (18/10/2023) pagi WIB. (AFP/Ernesto Benavides)

Messi mencatat 61 penampilan lebih banyak daripada Javier Mascherano, pemain dengan jumlah caps terbanyak kedua dalam sejarah Timnas Argentina.

La Pulga juga mencetak 125 gol, unggul 69 gol dari Gabriel Batistuta yang berada di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak Argentina.

Saat mengumumkan keputusan pensiun, Messi menegaskan dirinya selalu memberikan seluruh kemampuan untuk Timnas Argentina.

"Saya bersumpah kepada kalian, saya selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan semuanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan seluruh kemampuan di lapangan untuk jersey ini agar kalian bahagia dan bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola," kata Messi, dikutip dari Sportbible.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait