Thomas Tuchel Ungkap Rahasia Harry Kane Terus Semangat Kejar Rekor

Thomas Tuchel mengungkapkan ambisi besar yang membuat Harry Kane terus mengejar berbagai rekor sepanjang kariernya.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 06 Oktober 2026, 07:00 WIB
Pemain Inggris, Harry Kane, merayakan gol pertamanya dalam pertandingan Nations League antara Kroasia dan Inggris di Rijeka, Kroasia, Minggu (4-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Darko Bandic)

Bola.com, Jakarta - Thomas Tuchel mengungkapkan ambisi besar yang membuat Harry Kane terus mengejar berbagai rekor sepanjang kariernya. Menurut Tuchel, kapten Timnas Inggris itu memiliki dorongan kompetitif yang sangat kuat untuk mencatatkan namanya dalam sejarah.

Kane berpeluang menyamai rekor penampilan Peter Shilton bersama Timnas Inggris saat menghadapi Republik Ceko pada laga UEFA Nations League di Wembley, Selasa (6/10/2026).

Advertisement

Jika dimainkan, striker berusia 33 tahun itu akan mencatatkan 125 caps, menyamai jumlah penampilan Shilton yang sebelumnya menjadi pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah The Three Lions.

Kane juga sudah lama menyandang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Inggris. Ia kini telah mengoleksi 89 gol setelah memborong dua gol dalam kemenangan telak 7-0 atas Kroasia, Sabtu (3/10/2026).

Tidak hanya bersama Timnas Inggris, Kane juga menorehkan sejumlah rekor di level klub. Ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Tottenham Hotspur dengan 280 gol sebelum meninggalkan klub London tersebut untuk bergabung dengan Bayern Munchen pada 2023.

Bersama Bayern, Kane justru semakin menggila. Pada September 2026, ia memecahkan rekor 49 tahun dengan menjadi pemain tercepat yang mencetak 100 gol di Bundesliga. Kane mencapai torehan tersebut hanya dalam 98 pertandingan.

 


Karakter Kompetitif

Penyerang Bayern Munchen, Harry Kane, melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan Bundesliga antara Bayern Munchen dan Union Berlin di Munchen, Jerman, Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB. (Alexandra Beier/AFP)

Tuchel menilai konsistensi Kane tidak terlepas dari karakter kompetitif yang membuatnya selalu ingin mencapai lebih banyak hal.

"Menurut saya, semua penyerang nomor sembilan di dunia, tidak peduli bermain di liga mana atau bahkan di level junior, memang dibentuk sedikit berbeda," ujar Tuchel kepada wartawan, Senin (5/10/2026).

"Mereka tidak hanya bermain agar timnya menang, tetapi juga untuk diri mereka sendiri dan mengejar rekor."

"Berapa banyak gol yang bisa saya cetak? Berapa banyak assist yang bisa saya buat? Siapa pencetak gol terbanyak di liga? Siapa yang harus saya lewati? Di mana rekor berikutnya?" lanjutnya.

Menurut Tuchel, pemain dengan kualitas seperti Kane hampir selalu memiliki target individu yang membuat mereka terus memacu diri hingga batas maksimal.

"Anda tidak akan menemukan pencetak gol dengan kaliber seperti ini yang tidak memiliki target individu dan terus didorong untuk mencapai batasnya. Itulah yang memotivasinya. Memang seperti itulah Harry dibentuk," kata Tuchel.

 

 


Peluang Ballon d'Or Makin Besar

Setelah gagal mempersembahkan trofi saat masih memperkuat Tottenham, Kane mulai menikmati kesuksesan bersama Bayern Munchen. Ia telah membantu Die Roten meraih dua gelar Bundesliga.

Performa impresifnya sepanjang 2026 juga membuat Kane masuk dalam daftar kandidat peraih Ballon d'Or yang akan diumumkan pada akhir Oktober.

Tuchel pun mengaku kehabisan kata-kata untuk menggambarkan performa anak asuhnya tersebut.

"Saya tidak yakin masih punya kata-kata lain karena rasanya dia selalu mencetak gol, bermain luar biasa, dan masuk dalam daftar kandidat Ballon d'Or," tutur Tuchel.

"Semua yang dia lakukan berada di level tertinggi dan dia melakukannya secara konsisten."

"Sejak mengambil peran besar di Bayern Munchen, dia menemukan level baru. Baik di dalam maupun di luar lapangan, semuanya berada di level tertinggi," tambahnya.

Sumber: Sportmole

 

Berita Terkait