Membedah Statistik Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Dominasi Mutlak, Offsidenya Nol!

Berikut statistik pertandingan Timnas Indonesia kontra Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 05 Oktober 2026, 23:15 WIB
Timnas Indonesia merayakan gol bunuh diri pemain Thailand, Sanron Iklas, pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (5-10-2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Sejumlah catatan statistik menarik tersaji dalam pertandingan sengit antara Timnas Indonesia kontra Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Merah-Putih tampil sangat dominan dan menghasilkan banyak ancaman.

Dalam duel yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Senin (5/10/2026) malam WIB itu, Timnas Indonesia sukses melibas perlawanan Thailand lewat drama adu penalti.

Advertisement

Di akhir babak kedua, Dean James memecah kebuntuan (84'), sebelum disamakan oleh Iklas Sanron (87').

Saat memasuki babak extra time, skuad Gajah Perang bisa berbalik unggul lewat Peeradol Chamratsamee (111'), lalu bisa disamakan oleh Elkan Baggott (116').

Sepanjang pertandingan, ada beberapa catatan statistik menarik yang mewarnai duel ketat dan dramatis ini. Penampilan dominan Skuad Garuda turut menghasilkan banyak peluang.

Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.


Catat Dominasi Total

Duel Timnas Indonesia kontra Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (5-10-2026). (Dok. Official FAT Facebook)

Timnas Indonesia berhasil mencatatkan penampilan yang dominan di hadapan Thailand pada partai final ini.

Situasi di atas lapangan ini memang menjadi pemandangan baru bagi Skuad Garuda saat berhadapan dengan Skuad Gajah Perang.

Jika biasanya Timnas Indonesia sangat sulit menguasai bola, kali ini mereka mampu tampil sangat dominan.

Sejak babak pertama, anak asuh John Herdman sudah mendikte arah permainan, sedangkan kubu lawan lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Di atas kertas, Timnas Indonesia sanggup mencatatkan 64 persen penguasaan bola sepanjang pertandingan. Sedangkan Timnas Thailand hanya mampu menghasilkan 36 persen ball possession saja.


Banyak Beri Ancaman

Duel Timnas Indonesia versus Thailand, Luke Vickery pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (5-10-2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Dominasi Timnas Indonesia dalam menguasai permainan juga berbanding lurus dengan jumlah penciptaan peluang di laga ini. Kevin Diks dkk. punya banyak upaya untuk bisa menjebol gawang lawan.

Sebab, Tim Merah-Putih setidaknya bisa melepaskan total 25 tembakan sepanjang laga.

Dari semua tembakan itu sembilan di antaranya tepat sasaran atau menjadi shots on target, sembilan melenceng, dan sisanya bisa diblok.

Sementara itu, Tim Gajah Perang yang hanya mengandalkan serangan balik tercatat bisa menghasilkan 12 tembakan. Dari semua upaya itu, empat tendangan di antaranya bisa menjadi shots on target.


Banjir Pelanggaran dan Kartu

Ekspresi pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Mitchell Baker, dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand, di Stadion GBK, Jakarta, Senin (5/10/2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Duel Timnas Indonesia kontra Thailand ini sebetulnya tak banyak melibatkan friksi antara kedua pemain di lapangan.

Namun, jumlah pelanggaran yang dicatatkan oleh kedua kesebelasan termasuk sangat tinggi.

Sepanjang laga, Timnas Indonesia memang hanya menghasilkan 14 pelanggaran. Sementara itu, Thailand harus melakukan lebih banyak pelanggaran. Kubu tamu tercatat membuat 25 kali pelanggaran.

Tingginya jumlah laga ini juga berbanding lurus dengan kartu yang didapatkan.

Timnas Indonesia hanya menerima tiga kartu kuning saja, sedangkan Thailand mendapatkan lima kartu kuning. Dua kartu di antaranya menghasilkan kartu merah.


Nol Offside

Timnas Indonesia sempat unggul 1-0 setelah tercipta gol bunuh diri pemain Thailand, Sanron Iklas, pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (5-10-2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Catatan menarik lainnya dari pertarungan sengit dari kedua tim ini tersaji dalam aspek offside. Menurut statistik, keduanya sama-sama tidak tercatat melakukan offside sepanjang pertandingan.

Ini tentu menjadi rekor yang cukup unik dari pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 ini. Cukup jarang sekali sebuah laga tidak menghasilkan catatan offside.

Berita Terkait