Emil Audero Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Pantang Menyerah hingga Menit Akhir!

Emil Audero membuka rahasia Timnas Indonesia hingga keluar sebagai pemenang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menumbangkan Thailand via adu penalti.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 06 Oktober 2026, 06:15 WIB
Emil Audero, Rayo Vallecano. (Dok. X @RayoVallecano)

Bola.com, Jakarta - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, mengungkapkan mentalitas yang membuat Tim Garuda mampu menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Timnas Indonesia keluar sebagai juara setelah menundukkan Thailand 4-2 melalui drama adu penalti di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5-10-2026) malam WIB.

Advertisement

Babak tos-tosan dilakukan usai kedua tim bermain imbang 2-2 hingga extra time. Tim Garuda unggul lewat Dean James pada menit ke-85, tetapi Thailand merespons via Iklas Sanron semenit berselang.

Drama kian sengit pada babak tambahan waktu. Thailand berbalik unggul melalui Peeradol Chamrasamee (110'), sebelum Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan empat menit kemudian.

 


Pantang Menyerah hingga Akhir

Pesepak bola Timnas Indonesia merayakan keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti setelah bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.(KLY/Budy Santoso)

Emil Audero menilai perjuangan Timnas Indonesia pada laga final berlangsung seperti roller coaster. Namun, situasi sulit tidak membikin pemain kehilangan keyakinan.

"Ya, apa yang bisa saya katakan? Roller coaster. Maksud saya, pasang surut. Jujur saja, gol terakhir Thailand bisa saja menjatuhkan semua orang. Tapi, tidak bagi kami," ujar Emil Audero seusai laga.

"Kami memutuskan untuk tidak menyerah. Kami memutuskan untuk melanjutkan. Kami percaya sampai akhir, dan inilah apa yang layak kami dapatkan karena saya pikir kami juga memainkan sepak bola yang bagus," lanjutnya.

Pada babak tos-tosan, empat eksekutor Timnas Indonesia, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugasnya.

Dua pemain Thailand, Manuel Bihr dan Waris Choolthong, berhasil mencetak gol. Namun, Sarach Yooyen gagal usai tendangannya membentur mistar, sedangkan eksekusi Nattapong Sayriya ditepis Emil Audero.

 


Akhiri Penantian 35 Tahun

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tersenyum bangga usai membawa timnya menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (5/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 jadi pencapaian bersejarah bagi Timnas Indonesia. Trofi itu mengakhiri penantian 35 tahun Skuad Garuda untuk meraih gelar juara di level senior.

Timnas Indonesia kali terakhir mengukir trofi kompetisi resmi senior pada SEA Games 1991. Saat itu, Tim Garuda juga bersua Thailand pada partai final dan menang 4-3 melalui adu penalti.

Setelah itu, trofi seolah menjauh dari Timnas Indonesia. Skuad Garuda beberapa kali mampu melangkah jauh di berbagai turnamen, termasuk enam kali menembus final Piala AFF, tetapi selalu berakhir kegagalan.

Kini, penantian akhirnya berakhir. Emil Audero memberikan pesan singkat kepada pendukung Timnas Indonesia yang turut menjadi bagian dari perjalanan panjang tersebut.

"Terima kasih banyak. Jadi, sekarang saatnya menikmati dan, itu saja. Terima kasih banyak, sekali lagi, terima kasih banyak," kata penjaga gawang milik Como 1907 yang sedang dipinjamkan ke Rayo Vallecano tersebut.

Berita Terkait