Sir Alex Ferguson Sebut 2 Pemain Paling Cerdas yang Pernah Dilatihnya di MU

Sir Alex Ferguson ungkap dua pemain paling cerdas di MU, ada yang pernah dianggap gagal.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 06 Oktober 2026, 17:15 WIB
Sir Alex Ferguson terus mengikuti perkembangan MU di semua kompetisi termasuk Liga Europa (AFP)

Bola.com, Jakarta - Sir Alex Ferguson pernah menangani banyak pesepak bola dengan kecerdasan tinggi selama 27 tahun memimpin Manchester United.

Namun, ketika berbicara mengenai pemain yang paling cerdas di luar lapangan, Ferguson justru menyebut dua nama yang cukup mengejutkan.

Advertisement

Ferguson pernah menyebut Paul Scholes sebagai pemain paling pintar yang pernah dilatihnya. Penilaian itu merujuk pada pemahaman luar biasa Scholes terhadap permainan di atas lapangan.

Namun, Scholes tidak termasuk dua pemain yang dipilih Ferguson ketika membahas kecerdasan di luar lapangan.

Dua nama yang disebutnya adalah Patrice Evra dan Diego Forlan.


Evra dan Forlan Jadi Pilihan Ferguson

3. Patrice Evra (Manchester United) - Patrice Evra merupakan satu di antara legenda Manchester United. Bek asal Prancis ini mencatatkan 379 penampilan dan 10 gol serta membantu Manchester United meraih 14 titel juara. (AFP/Paul Ellis)

Ferguson mengungkapkan pilihannya itu pada 2014, setahun setelah mengakhiri karier ikoniknya sebagai manajer MU.

Patrice Evra menjadi nama pertama yang mendapat pujian dari pelatih asal Skotlandia itu.

Evra menghabiskan delapan tahun di Old Trafford dan berkembang menjadi satu di antara bek kiri terbaik di Premier League. Pemain Timnas Prancis itu meraih lima gelar liga bersama MU berkat penampilan agresifnya di sisi kiri.

Di luar lapangan, Evra lebih dikenal sebagai sosok yang jenaka dan kerap menghibur setelah pensiun.

Namun, Ferguson justru melihat kecerdasan luar biasa dalam diri mantan pemainnya itu, terutama dari kemampuan mengingat dan menguasai berbagai bahasa.

"Saya selalu diberkati dengan ingatan yang baik, tetapi Patrice Evra? Dia memiliki otak yang luar biasa," ujar Ferguson kepada The Big Issue, seperti dikutip Express Sport.

Ferguson menambahkan kemampuan Evra berbicara dalam lima bahasa banyak membantu suasana di ruang ganti.

Ia juga menilai Evra sebagai pribadi yang menyenangkan serta menyebut latar belakang ayah Evra yang merupakan diplomat turut terlihat dalam dirinya.


Dorlan Lebih Luar Biasa

Diego Forlan. Striker Uruguay yang kini berusia 43 tahun dan telah pensiun pada Agustus 2019 bersama Kitchee ini menjadi satu-satunya pemain Uruguay yang mampu meraih trofi juara Premier League. Ia melakukannya bersama Manchester United pada musim 2002/2003, yaitu di musim keduanya bersama Setan Merah yang diperkuatnya selama 3 musim mulai tengah musim 2001/2002 hingga akhir musim 2003/2004 usai didatangkan dari Independiente. Gelar lain yang diraihnya adalah Piala FA 2003/2004 dan Community Shield tahun 2003. Bersama Setan Merah ia total tampil dalam 97 laga di semua ajang dengan torehan 17 gol dan 9 assist. (AFP/Paul Barker)

Namun, bagi Ferguson, kemampuan bahasa Evra belum menjadi yang paling mengesankan. Ia kemudian menyebut Diego Forlan sebagai pemain yang juga mampu berbicara sekitar lima bahasa dengan lancar.

"Lebih hebat lagi, lihat Diego Forlan? Ketika bersama kami, dia juga seorang ahli bahasa dan bisa berbicara sekitar lima bahasa dengan lancar," kata Ferguson.

Ferguson juga menyoroti kemampuan bahasa Forlan dengan menceritakan pengalamannya saat sang penyerang bergabung dengan Cerezo Osaka.

"Awal tahun itu ketika dia bergabung dengan Osaka, saya diberi tahu bahwa dia mempersiapkan diri sekitar satu pekan lalu memberikan wawancara selama lima menit kepada media dalam bahasa Jepang. Itu sangat mengesankan," lanjut Ferguson.


Ferguson Anggap Forlan Kesalahan

Diego Forlan. Striker asal Uruguay ini didatangkan Manchester United dari Independiente pertengahan musim 2001/2002. Setelah 2,5 musim membela Setan Merah dengan total penampilan sebanyak 98 kali dan mencetak 17 gol ia hijrah ke Villarreal di awal musim 2004/2005. (AFP/Paul Barker)

Forlan memang tidak menjalani karier yang mudah selama membela MU. Penyerang asal Uruguay itu hanya mencetak 17 gol dalam 98 pertandingan bersama Setan Merah.

Ole Gunnar Solskjaer juga pernah mengingat percakapannya dengan Ferguson mengenai Forlan setelah sang penyerang meninggalkan MU.

"Saya ingat berbicara dengan bos tentang para pemain setelah mereka pergi dan dia berkata: 'Diego Forlan adalah pemain hebat. Itu kesalahan saya karena tidak pernah berhasil mendapatkan yang terbaik darinya'," ungkap Solskjaer.

Ferguson juga pernah mengakui penyesalannya karena menjual Forlan dengan harga yang sangat rendah. Setelah meninggalkan MU, karier Forlan berkembang pesat di Spanyol.

Bersama Villarreal dan Atletico Madrid, Forlan mencetak lebih dari 150 gol. Ia juga menjadi salah satu pemain penting ketika Uruguay melaju hingga semifinal Piala Dunia 2010.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait