Timnas Prancis Bikin Comeback Luar Biasa saat Hadapi Belgia, Zinedine Zidane: Sepak Bola yang Kami Cintai

Les Bleus bangkit dari ketertinggalan dan menghajar Belgia 4-1 dalam lanjutan Nations League, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB, berkat aksi para pemain pengganti.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 Oktober 2026, 09:00 WIB
Gelandang Timnas Prancis, Michael Olise (kiri), merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Belgia dalam laga UEFA Nations League 2026/2027 di Stade de France, Saint-Denis, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. (FRANCK FIFE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Prancis, Zinedine Zidane, menikmati kemenangan dramatis tim asuhannya atas Belgia.

Les Bleus bangkit dari ketertinggalan dan menghajar Belgia 4-1 dalam lanjutan Nations League, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB, berkat aksi para pemain pengganti.

Advertisement

Prancis sempat berada dalam situasi sulit setelah Dodi Lukebakio membawa Belgia unggul pada menit ke-35.

Namun, semuanya berubah pada 14 menit terakhir pertandingan. Desire Doue, Rayan Cherki, dan Michael Olise yang masuk dari bangku cadangan menjadi aktor utama kebangkitan Prancis.

Doue menyamakan kedudukan pada menit ke-77. Empat menit kemudian, Cherki membawa Prancis berbalik unggul sebelum Olise mencetak dua gol dalam tiga menit untuk memastikan kemenangan telak 4-1.


Zidane Puji Comeback Spektakuler Prancis

Pelatih Prancis Zinedine Zidane. (AP Photo/Teresa Suarez)

Zidane mengaku menikmati pertandingan yang penuh drama tersebut. Menurutnya, kesulitan yang dialami Prancis pada babak pertama merupakan bagian dari sepak bola.

“Ini sepak bola, ini yang kami cintai,” ujar Zidane setelah pertandingan.

“Kami menghadapi beberapa kesulitan pada babak pertama, tetapi itu bagian dari pertandingan. Terkadang Anda mendapatkan pertandingan seperti ini. Bagusnya, kami mampu memperbaikinya dan menjalani babak kedua yang luar biasa,” lanjutnya.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan kandang pertama Zidane sebagai pelatih Prancis.

Setelah mengawali masa kepemimpinannya dengan kemenangan atas Turki dan Belgia, Zidane kemudian bermain imbang melawan Italia pada debut kandangnya, Jumat lalu.


Bangkit dalam 14 Menit, Olise Jadi Bintang

Gelandang Timnas Prancis, Michael Olise. (FRANCK FIFE / AFP)

Timnas Prancis sebenarnya dibuat frustrasi sepanjang sebagian besar pertandingan. Belgia bahkan mampu mempertahankan keunggulan hingga memasuki 15 menit terakhir.

Lukebakio membuka skor pada menit ke-35 setelah lolos dari jebakan offside dan menerima umpan panjang luar biasa dari Romeo Lavia.

Ia kemudian menaklukkan kiper debutan Prancis, Guillaume Restes. Namun, bangku cadangan Prancis menunjukkan kualitasnya.

Doue mencetak gol penyeimbang kedudukan pada menit ke-77 melalui tembakan rendah ke sudut kanan bawah gawang Belgia.

Empat menit kemudian, Cherki membuat Prancis berbalik unggul. Gol tersebut tercipta dengan cara cukup unik setelah tembakannya mengenai kaki kiper Belgia, Maarten Vandevoordt, sebelum bola memantul masuk ke gawang.

Olise kemudian mengambil alih panggung. Ia mencetak dua gol dalam waktu hanya tiga menit untuk mengubah skor menjadi 4-1.


Semua Pemain Punya Peran

Penyerang Timnas Prancis, Bradley Barcola, berduel dengan kiper Timnas Belgia, Maarten Vandevoordt, dalam laga UEFA Nations League di Stade de France, Saint-Denis, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. (Kenzo TRIBOUILLARD / AFP)

Kualitas pemain pengganti memang menjadi pembeda dalam laga tersebut. Namun, Zidane tidak ingin kemenangan Prancis hanya dikaitkan dengan pemain yang masuk dari bangku cadangan.

“Kami tahu para pemain pengganti bisa mengubah pertandingan karena mereka memiliki kualitas yang sangat tinggi,” kata Zidane.

“Namun, sekali lagi, ini adalah performa seluruh tim. Para pemain pengganti mungkin membuat perbedaan ketika mereka masuk, tetapi semua pemain tampil bagus selama dua pekan terakhir.”

“Semua orang memainkan perannya, dan itulah yang paling menonjol bagi saya,” lanjutnya.

Olise juga memberikan pujian kepada sang pelatih. Ia menilai para pemain Prancis mampu menjalankan instruksi Zidane dengan baik.

“Ini juga merupakan usaha kolektif. Dia membawa ide-idenya, kami mengikutinya, dan kami telah melakukannya dengan baik selama empat pertandingan terakhir. Kami akan terus seperti ini,” ujar Olise.


Prancis Makin Kukuh di Puncak Grup

Kemenangan atas Belgia semakin memperkuat posisi Prancis di puncak Grup A1 Nations League.

Les Bleus kini unggul tiga poin atas Italia yang berada di posisi kedua setelah Gli Azzurri mengalahkan Turki 3-1.

Belgia berada di posisi ketiga dengan selisih empat poin dari Prancis, sementara Turki belum mengoleksi satu pun poin.

Prancis memang belum memastikan tiket ke perempat final. Namun, mereka berada dalam posisi sangat menguntungkan menjelang dua pertandingan terakhir fase grup pada jeda internasional November.

Les Bleus akan menghadapi Italia dan Turki. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan lolos ke babak perempat final yang digelar tahun depan.

Dengan comeback spektakuler atas Belgia, Zidane kini memiliki modal penting untuk melanjutkan perjalanan Prancis di Nations League.

Berita Terkait