Kocak! Bek Benin Akui Tak Punya Cara Hentikan Lionel Messi: Dia Tuhan

Bek Benin pasrah menghadapi Lionel Messi. Tidak perlu menjaganya, hanya mau menikmati laga saja.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 06 Oktober 2026, 18:45 WIB
Penyerang Timnas Argentina, Lionel Messi, saat melawan Timnas Yordania di Piala Dunia 2026. (Bola.com/Dok.AFP/Paul ELLIS).

Bola.com, Jakarta - Timnas Benin tidak memiliki strategi khusus untuk menghadapi Lionel Messi dalam laga melawan Argentina.

Bek tengah Timnas Benin, Mohamed Tijani, justru mengaku timnya ingin menikmati pertandingan yang akan menjadi laga perpisahan Messi bersama Timnas Argentina.

Advertisement

Tijani menyampaikan hal itu dalam wawancara dengan C5N setelah dirinya dan sejumlah pemain Benin terlihat berkeliling di Buenos Aires.

Ia bahkan sempat memperlihatkan gelas yerba mate bertema Timnas Argentina yang dibelinya untuk anak-anaknya.

Ketika ditanya mengenai arti Lionel Messi bagi dirinya, Tijani memberikan jawaban spontan. Ia menyebut Messi sebagai pemain terbaik di dunia.

Pembicaraan kemudian beralih pada cara Benin menghentikan Messi dalam pertandingan nanti. Tijani kembali memberikan jawaban yang tak kalah blak-blakan.

"Kami tidak seharusnya menjaga Messi," kata Tijani, dikutip dari Spo.

"Kami akan menikmati pertandingan ini. Tidak ada rencana khusus untuk menghadapi Messi. Kami hanya harus menikmati pertandingan ini, itu saja."


Terbaik di Dunia

Lionel Messi - La Pulga dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak di ajang Copa America 2021. (Foto: AP/Andre Penner)

Tijani kemudian tertawa sembari mengatakan dirinya hanya akan memandang Messi ketika berada di lapangan.

Ia juga menyebut pemain berusia 33 tahun itu sebagai "Tuhan" dan kembali menegaskan bahwa Messi adalah pemain terbaik di dunia.

Antusiasme Tijani bahkan mendapat dukungan dari dokter Timnas Benin yang tiba-tiba ikut menyela wawancara.

"Dia yang terbaik di dunia! Dia adalah Tuhan sepak bola!" teriak sang dokter.

Pertandingan Argentina melawan Benin akan menjadi momen penting bagi publik Argentina karena Messi akan menjalani laga terakhirnya bersama Timnas Argentina.


Berbagai Bentuk Penghormatan

Foto udara ini memperlihatkan sebuah kaus raksasa yang menandai perpisahan Lionel Messi dari Timnas Argentina, yang dipajang di National Flag Memorial di Rosario, Argentina, menjelang pertandingan persahabatan internasional antara Argentina dan Benin. (Marcelo MANERA/AFP)

Berbagai bentuk penghormatan untuk sang kapten pun telah bermunculan menjelang pertandingan.

Di Rosario, kota kelahiran Messi, sebuah jersey Timnas Argentina bernomor 10 berukuran sangat besar dipasang di salah satu landmark kota. Nama Messi pada jersey itu digantikan dengan tulisan "Terima Kasih".

Sejumlah penghormatan juga disiapkan sebelum dan sesudah pertandingan.

Messi akan didampingi keluarganya, rekan-rekan setimnya, serta para pemain Argentina yang menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2022, meski ada beberapa pemain yang tidak dapat hadir.

Pertandingan dijadwalkan pada Rabu (7-10-2026) pagi WIB. Pertunjukan musik akan digelar sebelum dan sesudah laga, termasuk saat jeda pertandingan.


Rangkaian Perpisahan di Stadion

Striker Timnas Argentina, Lionel Messi sementara menghuni posisi puncak dalam daftar top skor Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol. Pemain berusia 36 tahun yang kini tengah menjalani musim pertama bersama Inter Miami di MLS ini total telah mencetak 3 gol dari 3 laga. Argentina sementara memuncaki klasemen kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol dengan koleksi 12 poin dari 4 laga, dan menjadi satu-satunya kontestan yang mampu menyapu bersih 4 kemenangan. (AFP/Juan Mabromata)

Antusiasme suporter juga terlihat dari tiket pertandingan yang langsung habis terjual. Estadio Monumental milik River Plate dipastikan penuh dan akan menampung sekitar 85.000 penonton.

Bagi penggemar yang tidak mendapatkan tiket, sebuah Fan Fest disiapkan di kawasan universitas Buenos Aires. Acara itu menjadi tempat berkumpul para pendukung untuk menyaksikan momen perpisahan Messi.

Timnas Argentina juga akan mengenakan jersey khusus yang didedikasikan untuk Messi. Seragam itu hanya digunakan sekali, yakni dalam pertandingan melawan Benin.

Setelah pertandingan berakhir, layar stadion akan menayangkan video penghormatan untuk Messi.

Semua persiapan itu menjadi bagian dari rangkaian perpisahan untuk sang megabintang dalam penampilan terakhirnya bersama Argentina.

 

Sumber: SI

Berita Terkait