Mikel Merino Bikin Mikel Arteta Tersenyum, Arsenal Mendapatkan Solusi Pengganti Kai Havertz

Gelandang The Gunners itu tampil gemilang bersama Timnas Spanyol setelah mencetak dua gol dalam kemenangan atas Kroasia di UEFA Nations League, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 07 Oktober 2026, 10:00 WIB
Duel Mikel Merino dan Adam Wharton dalam laga Carabao Cup antara Arsenal vs Crystal Palace, Rabu (24/12/2025). (AP Photo/Kin Cheung)

Bola.com, Jakarta - Mikel Merino memberikan sinyal kuat kepada Mikel Arteta menjelang kembalinya Arsenal ke pentas Premier League akhir pekan ini.

Gelandang The Gunners itu tampil gemilang bersama Timnas Spanyol setelah mencetak dua gol dalam kemenangan atas Kroasia di UEFA Nations League, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB.

Advertisement

Performa itu datang pada waktu yang tepat bagi Arsenal setelah mereka kehilangan Kai Havertz akibat cedera.

Kai Havertz mengalami cedera hamstring ketika memperkuat Jerman dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Belanda.

Striker asal Jerman itu merupakan pilihan utama Arteta di lini depan dan diperkirakan absen ketika Arsenal menghadapi Leeds United, Sabtu (10/10/2026).

Kondisi itu membuat Arteta harus menentukan pengganti Havertz. Merino pun menjadi salah satu kandidat terkuat.

 

Merino Masuk, Langsung Jadi Pahlawan Spanyol

Pemain Spanyol merayakan gol yang dicetak Mikel Merino ke gawang Kroasia dalam laga UEFA Nations League 2026/2027 di Poljud stadium, Split, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. (MARKO PERKOV / AFP)

Merino mengawali pertandingan Spanyol kontra Kroasia dari bangku cadangan. Namun, situasi berubah setelah Spanyol tertinggal 0-1 pada babak pertama.

Pelatih Spanyol kemudian memasukkan pemain Arsenal tersebut untuk membantu mengubah jalannya pertandingan.

Keputusan itu terbukti tepat. Merino mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-61.

Tidak berhenti sampai di situ, pemain berusia 30 tahun tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-88 sekaligus memastikan Spanyol berbalik unggul.

Dalam proses gol keduanya, Merino menerima bola, melakukan putaran dengan cepat, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang tidak mampu dihentikan kiper Kroasia.

Dua gol itu menjadi bukti Merino tidak hanya berada dalam kondisi fisik yang bagus, tetapi juga sedang memiliki kepercayaan diri tinggi di depan gawang.


Merino Bisa Jadi Pengganti Havertz

Gelandang Arsenal asal Jerman, nomor punggung 29 Kai Havertz, merayakan gol pembuka dalam pertandingan Liga Inggris antara Arsenal dan Burnley di Stadion Emirates di London pada 18 Mei 2026. (Glyn KIRK/AFP)

Merino bukan pemain yang secara natural berposisi sebagai striker. Namun, Arsenal sudah pernah memanfaatkan kemampuannya untuk bermain lebih ke depan.

Gaya bermainnya juga memiliki sejumlah kemiripan dengan Havertz. Merino memiliki postur, kemampuan duel, serta kecerdasan dalam mencari ruang yang membuatnya dapat beradaptasi ketika dimainkan sebagai penyerang.

Arteta berpotensi kembali menggunakan Merino di posisi tersebut ketika Arsenal menghadapi Leeds. Keuntungan lainnya adalah Arsenal tidak perlu melakukan perubahan taktik terlalu besar.

Dengan Merino sebagai pengganti Havertz, pola permainan Arsenal dapat tetap berjalan dengan cara yang relatif sama seperti ketika Havertz menjadi ujung tombak.

Hal tersebut bisa menjadi faktor penting bagi Arteta ketika menentukan pilihan.


Viktor Gyokeres Jadi Pesaing Serius

Striker Arsenal asal Swedia nomor punggung 14, Viktor Gyokeres, merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan Liga Inggris antara Arsenal dan Fulham di Stadion Emirates di London pada 2 Mei 2026. (Ben STANSALL/AFP)

Namun, Merino bukan satu-satunya kandidat pengganti Havertz. Viktor Gyokeres juga kembali ke Arsenal dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjalani tugas bersama Timnas Swedia.

Penyerang itu tampil dalam empat pertandingan Swedia selama jeda internasional dan selalu mencetak gol.

Produktivitas itu tentu menjadi modal penting bagi Gyokeres menjelang kembali ke Premier League.

Meski demikian, Gyokeres dinilai masih belum sepenuhnya menemukan bentuk terbaiknya dalam sistem permainan Arsenal sejak pindah dari Sporting CP.

Situasi itu bisa membuat Arteta lebih mempertimbangkan Merino untuk sementara waktu, terutama karena karakteristik permainan sang gelandang dianggap lebih mudah menggantikan peran Havertz.


Arteta Punya Dilema Positif

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Arteta kini memiliki dua opsi yang sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Merino membuktikannya dengan dua gol untuk Spanyol, sedangkan Gyokeres menunjukkan konsistensi luar biasa bersama Swedia dengan mencetak gol dalam setiap pertandingan selama jeda internasional.

Pilihan akhir tetap berada di tangan Arteta.

Jika ingin mempertahankan struktur permainan yang selama ini digunakan bersama Havertz, Merino bisa menjadi opsi yang menarik.

Namun, jika membutuhkan striker murni dengan naluri mencetak gol yang lebih kuat, Gyokeres menawarkan solusi berbeda.

Yang jelas, absennya Havertz memang menjadi pukulan bagi Arsenal. Tetapi performa Merino dan Gyokeres selama jeda internasional justru memberikan Arteta satu masalah yang menyenangkan untuk dipecahkan sebelum menghadapi Leeds.

Sumber: Football London

Berita Terkait