India dan Qatar Masuk Daftar, 7 Negara Berebut Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

IOC mengonfirmasi, India dan Qatar termasuk di antara tujuh negara yang berminat menjadi tuan rumah Olimpiade 2036.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 07 Oktober 2026, 12:30 WIB
Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Kirsty Coventry, tersenyum saat menghadiri pertemuan pertamanya dengan komisi eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebagai presiden IOC, di Olympic House di Lausanne, pada tanggal 25 Juni 2025. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Bola.com, Jakarta - India dan Qatar resmi masuk daftar tujuh negara yang sedang menjajaki peluang menjadi tuan rumah Olimpiade 2036.

Konfirmasi itu disampaikan Komite Olimpiade Internasional (IOC), Selasa waktu setempat.

Advertisement

Selain India dan Qatar, Afrika Selatan, Korea Selatan, Jerman, Hungaria, serta Turki juga sedang berdiskusi dengan IOC mengenai peluang menjadi tuan rumah Olimpiade pada masa mendatang.

Persaingan untuk menjadi tuan rumah edisi 2036 diperkirakan akan ditentukan melalui pemungutan suara lebih dari 100 anggota IOC pada 2029.

India dan Qatar selama ini dipandang sebagai dua kandidat yang diperhitungkan dalam perebutan hak menjadi tuan rumah.

IOC menetapkan 31 Oktober sebagai batas akhir bagi komite Olimpiade nasional lainnya yang ingin ikut dalam persaingan menjadi tuan rumah Olimpiade 2036.

"Di mana pun Olimpiade digelar, satu hal tidak boleh berubah: para atlet harus menjadi pusat dari semua yang kita lakukan," kata Kirsty Coventry, Presiden IOC, yang pernah meraih dua medali emas renang.


India Andalkan Ahmedabad

Ilustrasi bendera India (AFP Photo)

India mengajukan Ahmedabad sebagai pusat rencana pencalonan mereka. Kota itu dijadwalkan menjadi tuan rumah Commonwealth Games 2030.

Ahmedabad juga memiliki stadion kriket terbesar di dunia. Stadion itu menggunakan nama Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Sementara itu, Qatar memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan dunia dalam sejumlah cabang olahraga utama. Satu di antaranya adalah Piala Dunia 2022.

Jika terpilih, rencana Qatar masih dapat berkembang dari Doha dengan kemungkinan sejumlah pertandingan atau cabang olahraga digelar di negara-negara tetangga di kawasan Teluk.

Penyelenggaraan Olimpiade di Qatar juga akan membutuhkan perubahan jadwal.

Olimpiade musim panas kemungkinan tidak dapat digelar pada periode Juli-Agustus seperti yang berlangsung sejak Athena 2004 hingga Brisbane 2032.


Penentuan Kandidat

Ilustrasi logo Olimpiade. (Photo by Kyle Dias on Unsplash)

Kandidat yang lolos kemudian akan menyusun proposal pencalonan secara lebih terperinci. Setelah itu, IOC menargetkan pemungutan suara untuk menentukan tuan rumah Olimpiade 2036 pada 2029.

Proses pemilihan pada 2029 kembali menggunakan sistem yang sebelumnya sudah lama diterapkan IOC. Penentuan tuan rumah dilakukan melalui pemungutan suara dengan persaingan antarkandidat.

Jadwal ini lebih lambat dari perkiraan yang muncul tahun lalu, ketika Coventry terpilih sebagai Presiden IOC.

Saat itu, India dan Qatar disebut siap mendorong agar keputusan mengenai tuan rumah Olimpiade 2036 dilakukan lebih cepat. India dan Qatar juga sudah mempromosikan rencana pencalonan mereka di Paris saat Olimpiade 2024.

Namun, setelah menjabat pada Juni 2025, Coventry memilih menghentikan sementara proses pemilihan cepat yang sebelumnya digunakan IOC.

Proses itu memungkinkan Brisbane terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 hingga 11 tahun sebelum ajang digelar. Pemilihan Brisbane juga dilakukan tanpa persaingan suara dengan kandidat lain.

 

Sumber: AP via Japan Today

Berita Terkait