Morgan Rogers Sempat Buat Thomas Tuchel Kecewa saat Inggris Tekuk Ceko

Morgan Rogers mengungkap Thomas Tuchel sempat kecewa dengan umpannya saat Inggris menang 3-0 atas Republik Ceko di UEFA Nations League.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 07 Oktober 2026, 10:22 WIB
Pemain Inggris Harry Kane (kiri) merayakan gol bersama Morgan Rogers dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Republik Ceko di London, Rabu (7/10/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Bola.com, Jakarta - Morgan Rogers mengakui Thomas Tuchel sempat menunjukkan ketidakpuasan terhadap kualitas umpan silangnya ketika Inggris menghadapi Republik Ceko. Winger Chelsea itu kemudian menebus kesalahannya dengan mengirim umpan matang yang membantu Harry Kane mencetak gol.

Inggris menang 3-0 atas Republik Ceko pada matchday 4 Grup A3 UEFA Nations League 2026-27 di Wembley Stadium, London, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. Vladimir Coufal mencetak gol bunuh diri sebelum Kane menambah dua gol untuk memastikan kemenangan tuan rumah.

Advertisement

Rogers dipercaya tampil sejak menit awal di posisi sayap kanan setelah sebelumnya mencetak gol dalam kemenangan telak 7-0 atas Kroasia. Pemain berusia 24 tahun itu sempat beberapa kali gagal mengarahkan umpan silangnya kepada Kane sebelum akhirnya menghasilkan assist menjelang babak pertama berakhir.

Kemenangan tersebut juga menjadi malam spesial bagi Kane yang menyamai rekor Peter Shilton dengan 125 penampilan untuk Inggris. Penyerang Bayern Munchen itu juga telah mengoleksi 91 gol bersama tim nasional Inggris.


Umpan Rogers Sempat Tak Memuaskan Tuchel

Pemain Inggris Harry Kane, kiri, Jude Bellingham, tengah, dan Morgan Rogers merayakan kemenangan atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Julio Cortez)

Rogers menyadari dirinya belum menemukan kualitas umpan terbaik pada awal pertandingan. Beberapa percobaannya dari sisi kanan tidak mengarah kepada Kane dan situasi tersebut rupanya mendapat perhatian langsung dari Tuchel.

Namun, Rogers mampu memperbaiki akurasinya pada momen penting. Umpan silang pertamanya yang tepat sasaran menjelang turun minum langsung dimanfaatkan Kane untuk membawa Inggris unggul 2-0.

"Ya, saya tidak senang dengan beberapa di antaranya. Manajer melihat saya setelah salah satunya dan sepertinya dia tidak terlalu senang," kata Rogers.

"Itu adalah sesuatu yang saya banggakan, jadi saya sedikit kecewa, tetapi menyenangkan ketika salah satunya berhasil. Saya senang bisa memberikan assist untuk kapten lagi," lanjutnya.


Rogers Nilai Inggris Terus Berkembang

Dua pencetak gol Inggris ke gawang Meksiko, Jude Bellingham dan Harry Kane, dalam laga 16 Besar Piala Dunia 2026 di Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB. Inggris lolos ke perempat final setelah menang 3-2 atas tim tuan rumah. (Yuri CORTEZ / AFP)

Rogers melihat kemenangan atas Republik Ceko sebagai bukti bahwa Inggris mulai menunjukkan permainan yang lebih positif. Ia merasa pendekatan tersebut tidak hanya terlihat dalam satu pertandingan, tetapi sudah menjadi bagian dari proses selama pemusatan latihan.

Menurut Rogers, Inggris ingin lebih berani memperlihatkan kemampuan yang mereka miliki. Ia juga menyebut tim terus berusaha berkembang sebagai sebuah kesatuan setelah mengevaluasi penampilan mereka di turnamen sebelumnya.

"Itulah cara kami ingin bermain dan Anda bisa melihatnya sepanjang pemusatan latihan, bahkan dalam pertandingan melawan Spanyol. Kami berusaha lebih positif dan mencoba menunjukkan kemampuan kami," ujar Rogers.

"Pada beberapa kesempatan selama Piala Dunia, jika melihat kembali pertandingan-pertandingan itu, ada saat-saat ketika kami tidak benar-benar menunjukkan kemampuan kami. Tentu saja Piala Dunia lebih sulit dan tim-tim berusaha menghentikan Anda, tetapi kami tahu ingin lebih menunjukkan diri dan terus berkembang sebagai sebuah unit. Saya pikir kami benar-benar melakukan itu dan ini merupakan langkah ke arah yang benar," tegasnya.


Kane Jadi Panutan Rogers

Striker Timnas Inggris, Harry Kane, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Rep. Ceska dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027 di Wembley Stadium, London, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. (Adrian Dennis / AFP)

Rogers kemudian berbicara mengenai kontribusi Kane yang kembali menjadi pembeda bagi Inggris. Menurutnya, kehebatan sang kapten tidak hanya ditentukan oleh produktivitas mencetak gol.

Kane juga mendapat apresiasi karena mampu memimpin tim dengan memberikan contoh di dalam maupun luar lapangan. Rogers menganggap pencapaian tersebut membuat Kane layak menjadi panutan bagi generasi pemain muda.

"Anda kehabisan kata-kata untuk menggambarkannya. Dia benar-benar pemain yang luar biasa dan kami benar-benar harus menikmati betapa istimewanya dia serta apa yang sedang dilakukannya," kata Rogers.

"Ini luar biasa. Bukan hanya jumlah gol dan penampilannya, tetapi juga cara dia menjalani semuanya, cara dia bermain, serta cara dia memimpin dengan memberikan contoh. Dia benar-benar idola bagi para pemain muda dan saya sendiri untuk dijadikan panutan," pungkasnya.

Berita Terkait