Cristian Romero Jadi Pewaris Ban Kapten Lionel Messi di Timnas Argentina

Lionel Messi pergi, ban kapten Timnas Argentina beralih ke Cristian Romero.

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 07 Oktober 2026, 16:15 WIB
Penyerang Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi (kanan), dan bek bernomor punggung 13, Cristian Romero (kiri), memasuki lapangan untuk melakukan pemanasan menjelang pertandingan persahabatan internasional antara Argentina dan Benin di Stadion Mas Monumental, Buenos Aires, pada 7 Oktober 2026. (Luis ROBAYO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi telah resmi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina selama 21 tahun di level internasional.

La Pulga menjalani pertandingan perpisahan melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, Rabu (7-10-2026) pagi WIB.

Advertisement

Kepergian Messi tentu meninggalkan ruang besar bagi Argentina, bukan hanya di lini depan, tetapi juga dalam hal kepemimpinan.

Messi telah dipercaya mengenakan ban kapten sejak 2011 dan memimpin La Albiceleste meraih sejumlah trofi bergengsi, termasuk Copa America, Finalissima, dan Piala Dunia 2022.

Menurut World Soccer Talk, Lionel Scaloni telah menunjuk Cristian Romero, sebagai kapten baru Timnas Argentina setelah Messi mengakhiri kiprahnya bersama timnas.

Ia mengonfirmasi keputusan tersebut pada akhir September lalu. Menurut pelatih berusia 48 tahun itu, Romero merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Argentina memasuki era baru.

"Cristian Romero adalah orang yang tepat," ujar Scaloni.


Tiga Kali Jadi Kapten di Era Messi

Cristian Romero (kiri) dari Argentina menyerahkan ban kapten kepada Lionel Messi yang masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 melawan Chile di Santiago, Chile, Kamis, 5 Juni 2025. (AP Photo/Luis Hidalgo)

Romero bukan sosok yang benar-benar asing dengan ban kapten. Bek berusia 28 tahun itu sudah tiga kali dipercaya memimpin Timnas Argentina sebelum penunjukan resminya.

Ia kali pertama mengenakan ban kapten saat Argentina menang 1-0 atas Chile dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, 5 Juni 2025.

Romero kemudian kembali dipercaya menjadi kapten ketika Argentina menghadapi Venezuela dalam laga persahabatan, Oktober tahun yang sama.

Kesempatan ketiganya datang saat Argentina berhadapan dengan Mauritania sebelum Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, momen yang paling berkesan terjadi ketika Romero memimpin Argentina menghadapi Bolivia di Cordoba, kota kelahirannya.

Pada pertandingan tersebut, La Albiceleste menang telak 4-0 dan Romero turut mencetak gol ketiga melalui sundulan.


Besarnya Tanggung Jawab

Sebelumnya, meski baru saja menang tipis 2-1 atas Mauritania, La Albiceleste merasa hasil tersebut belum sepenuhnya meyakinkan. Tampak dalam foto, gelandang Timnas Argentina, Rodrigo De Paul (kiri) menendang bola di samping penyerang rekan satu timnya Lionel Messi (kedua dari kiri), bek Cristian Romero (kedua dari kanan) dan gelandang Leandro Paredes saat sesi latihan di Ezeiza, provinsi Buenos Aires pada 30 Maret 2026. (Luis ROBAYO/AFP)

Romero sadar dirinya tidak mungkin menggantikan sosok Messi. Ia juga memahami besarnya tanggung jawab yang datang bersama ban kapten La Albiceleste.

Namun, pemain yang mengawali kariernya bersama Belgrano itu menegaskan bahwa La Albiceleste harus terus melangkah maju setelah era Messi berakhir.

Romero telah mencatat 59 penampilan bersama Timnas Argentina dan menyumbangkan lima gol.

Menariknya, seluruh gol tersebut dicetak melalui sundulan, menjadikannya satu di antara ancaman Argentina dalam situasi bola mati.

Bek Atletico Madrid itu juga menjadi bagian penting dari periode emas La Albiceleste. Romero turut membantu Argentina meraih Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, hingga Copa America 2024.

 

Sumber: World Soccer Talk

Berita Terkait