Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero Dihadapkan Tantangan Berat di Rayo Vallecano

Usai membawa Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026, kebugaran Emil Audero diharapkan segera pulih lelang laga Rayo Vallecano kontra Bilbao.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 07 Oktober 2026, 15:00 WIB
Emil Audero, Rayo Vallecano. (Dok. X @RayoVallecano)

Bola.com, Jakarta - Emil Audero kembali ke Spanyol dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Namun, kiper berusia 29 tahun itu tidak punya banyak waktu untuk menikmati keberhasilan bersama Skuad Garuda.

Advertisement

Emil Audero harus segera kembali bergabung dengan Rayo Vallecano. Klubnya sudah ditunggu pertandingan LaLiga 2026/2027 melawan Athletic Bilbao di Estadio de Vallecas, Sabtu (10-10-2026) malam WIB.

Perjalanan dari Indonesia ke Spanyol membuat kondisi fisik Emil Audero menjadi perhatian.

Media Spanyol yang berbasis di Tarragona, Futbol Fantasy, menyebut mantan kiper Juventus dan Inter Milan itu hanya memiliki waktu efektif sekitar tiga hari untuk memulihkan kondisi dan mempersiapkan diri menghadapi Bilbao.


Dua Tantangan

Emil Audero, Rayo Vallecano. (Dok. X @RayoVallecano)

Situasi Emil Audero cukup berbeda karena ia baru saja menjalani final FIFA ASEAN Cup yang berlangsung hingga 120 menit.

Setelah bermain penuh, ia masih harus menghadapi adu penalti sebelum Timnas Indonesia memastikan gelar juara.

"Emil Audero mencatatkan total 210 menit bermain, pulang dengan membawa gelar juara, dan makin percaya diri setelah memenangkan tiga gelar liga sebelum kembali ke Spanyol," tulis Futbol Fantasy.

Media itu juga menyoroti jadwal Emil Audero yang cukup padat setelah membela Timnas Indonesia. Perjalanan dan waktu pemulihan menjadi tantangan yang harus dihadapi sang kiper.

"Tantangan berikutnya adalah jadwal pertandingan, ia harus menempuh perjalanan jauh dan hanya memiliki waktu singkat untuk pemulihan. Jika ia mampu mengatasi perjalanan tersebut dengan baik, performa sebelumnya membuat posisinya sebagai kiper utama tetap aman," lanjut Futbol Fantasy.


Posisi di Rayo Vallecano

Emil Audero, Rayo Vallecano. (Dok. X @RayoVallecano)

Emil Audero saat ini sedang mendapat kepercayaan sebagai kiper utama Rayo Vallecano. Ia tampil dalam tiga pertandingan terakhir klub di LaLiga, masing-masing menghadapi Real Madrid, Espanyol, dan Osasuna.

Rangkaian penampilan itu membuat Emil Audero lebih dipercaya pelatih Benat San Jose dibandingkan Dani Cardenas yang menjadi kiper pelapis. Sementara itu, Augusto Batalla harus absen panjang karena cedera.

Sejauh ini, Emil Audero telah mengoleksi 270 menit bermain bersama Rayo Vallecano dengan catatan enam kali kebobolan.

Pertandingan melawan Athletic Bilbao menjadi kesempatan berikutnya bagi Emil Audero untuk kembali mengawal gawang Rayo Vallecano. Tantangannya adalah menjaga kondisi setelah menjalani tugas bersama Timnas Indonesia.


Perjuangan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia merayakan gol bunuh diri pemain Thailand, Sanron Iklas, pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (5-10-2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Di sisi lain, Emil Audero menggambarkan perjuangan Timnas Indonesia pada final melawan Thailand seperti menaiki roller coaster.

Timnas Indonesia harus melewati pertandingan yang berlangsung hingga perpanjangan waktu sebelum akhirnya memastikan gelar melalui adu penalti.

Menurut kiper kelahiran Mataram, NTB itu, situasi sulit tidak membuat para pemain kehilangan keyakinan.

"Ya, apa yang bisa saya katakan? Roller coaster. Maksud saya, pasang surut. Jujur saja, gol terakhir Thailand bisa saja menjatuhkan semua orang. Tapi, tidak bagi kami," ujar Emil Audero seusai laga final.

"Kami memutuskan untuk tidak menyerah. Kami memutuskan untuk melanjutkan. Kami percaya sampai akhir, dan inilah apa yang layak kami dapatkan karena saya pikir kami juga memainkan sepak bola yang bagus," tegasnya.


Jadi Penentu di Adu Penalti

Pesepak bola Timnas Indonesia merayakan keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti setelah bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.(KLY/Budy Santoso)

Emil Audero memang kebobolan dua gol sepanjang 120 menit pertandingan final. Namun, ia kemudian menjadi penentu dalam adu penalti setelah menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya.

Empat eksekutor Timnas Indonesia, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berhasil menjalankan tugas.

Thailand hanya mencetak dua gol melalui Manuel Bihr dan Waris Choolthong, sedangkan Sarach Yooyen gagal mencetak gol.

Timnas Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Penampilan Emil Audero mendapat apresiasi dari Rayo Vallecano. Mereka mengunggah ucapan selamat melalui akun Instagram resmi.

"Juara! Selamat, Emil Audero, yang menjuarai FIFA ASEAN Cup bersama Timnas Indonesia di final melawan Thailand, dalam penalti!" tulis Rayo Vallecano.

"Ia memainkan peran krusial dengan melakukan penyelamatan pada tendangan penalti terakhir yang memastikan gelar juara. Selamat, Emil!" lanjut Rayo Vallecano.

 

Sumber: Futbol Fantasy

Berita Terkait