Perpisahan Lionel Messi Bersama Timnas Argentina Ternoda Momen Memalukan, Presiden AFA Dihujani Kritik

Perpisahan Lionel Messi dari Timnas Argentina seharusnya sakral, AFA (Asosiasi Sepak Bola Argentina) malah selipkan iklan sponsor.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 07 Oktober 2026, 19:30 WIB
Pertunjukan drone yang menampilkan jersei Lionel Messi dari Argentina terlihat pada akhir pertandingan terakhirnya bersama tim nasional—sebuah laga persahabatan melawan Benin—di Buenos Aires, Argentina, Rabu, 7 Oktober 2026. (Foto AP/Julian Bongiovanni)

Bola.com, Jakarta - Momen perpisahan Lionel Messi bersama Timnas Argentina yang seharusnya menjadi malam penuh penghormatan justru berakhir dengan kontroversi.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Fabian Tapia, mendapat sorotan setelah keputusan menampilkan iklan dalam pertunjukan drone di Stadion Monumental.

Advertisement

Messi menjalani pertandingan terakhirnya bersama Timnas Argentina dengan menghadapi Benin, Rabu (7-10-2026) pagi WIB.

La Pulga menutup perjalanan internasionalnya dengan mencetak gol ke-126 untuk Argentina sekaligus mencatat penampilan ke-208.

Argentina menang 3-0 dalam pertandingan yang memang dipersiapkan sebagai laga perpisahan untuk satu di antara pemain terbesar dalam sejarah sepak bola itu.


Kejadian Bikin Kesal

Pertunjukan drone yang menampilkan Lionel Messi dari Argentina terlihat pada akhir pertandingan terakhirnya bersama tim nasional—sebuah laga persahabatan melawan Benin—di Buenos Aires, Argentina, Rabu, 7 Oktober 2026. (Foto AP/Natacha Pisarenko)

Berbagai penghormatan diberikan kepada Messi sepanjang pertandingan. Pada menit ke-10, laga dihentikan agar para penonton, pemain, dan staf pelatih dapat memberikan tepuk tangan untuk sang kapten.

Messi juga mendapat kesempatan menyampaikan pidato setelah pertandingan. Momen itu menjadi salah satu bagian emosional dalam perpisahannya setelah 21 tahun membela La Albiceleste

Acara penghormatan masih berlanjut, meski pertandingan di lapangan telah usai. AFA menyiapkan pertunjukan drone di atas stadion untuk menandai kepergian Messi.

Ketika para pemain berkumpul di lapangan dan menatap langit, pertunjukan drone mulai berlangsung.

Alih-alih menampilkan penghormatan khusus untuk Messi, layar di langit justru menampilkan iklan Sancor Seguros, perusahaan asuransi asal Argentina.


Suporter Murka

Lionel Messi dari Argentina (tengah) merayakan usai mencetak gol ketiganya melalui titik penalti dalam pertandingan terakhirnya bersama tim nasional—sebuah laga persahabatan melawan Benin—di Buenos Aires, Argentina, Selasa, 6 Oktober 2026. (Foto AP/Natacha Pisarenko)

Keputusan itu memicu kemarahan suporter. Malam yang sebelumnya dipersiapkan untuk memberikan penghormatan kepada Messi akhirnya ikut diwarnai kritik terhadap AFA dan Tapia.

Padahal, Messi tampil penuh dalam pertandingan terakhirnya. Ia juga mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist dalam kemenangan 3-0 atas Benin.

Sejumlah suporter kemudian meluapkan kekecewaan melalui media sosial. Mereka menilai keputusan AFA menghadirkan iklan dalam pertunjukan drone telah merusak momen perpisahan Messi.

Salah seorang suporter bahkan mengaitkan keputusan itu dengan chant yang terdengar di Stadion Monumental.

"Chant 'tombol Chiqui Tapia' yang menggema di Monumental adalah kesalahan Chiqui Tapia karena memasukkan iklan Sancor Seguros yang memalukan dalam perpisahan untuk nomor 10. Sungguh memalukan," tulis suporter itu.


Kritikan Suporter

Sebuah kaus raksasa dengan nomor punggung 10 milik Lionel Messi dipajang menjelang pertandingan persahabatan internasional melawan Benin, yang menandai penampilan perpisahannya bersama tim nasional, di Buenos Aires, Argentina, Rabu, 7 Oktober 2026. (Foto AP/Rodrigo Abd)

Give Me Sport merangkum sejumlah unggahan bernada kritik dari suporter lainnya.

Satu di antara suporter menilai acara perpisahan Messi digelar dengan persiapan yang tidak maksimal.

"Perpisahan setengah hati seperti ini, AFA. Lawannya, musiknya, tiket yang dijual berlebihan hingga Monumental penuh sesak, permainan tim yang buruk, dan sebagai penutup, pertunjukan cahaya bersponsor," tulisnya.

Ia juga menyalahkan Tapia dan jajaran AFA karena dinilai gagal memberikan perpisahan yang layak bagi Messi.

"Tapia dan orang-orangnya bahkan merusak perpisahan pemain terbaik dalam sejarah sepak bola modern. Mereka hanya perlu tampil maksimal selama satu malam. Bahkan itu pun tidak mampu mereka lakukan," lanjutnya.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait