Shin Tae-yong Sulit Menilai 5 Pemain Persija di Timnas Indonesia yang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Begini Penjelasannya

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memberikan penilaian kepada lima pemainnya yang baru saja menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 07 Oktober 2026, 21:00 WIB
Para pemain Timnas Indonesia berlari menuju tribun penonton setelah memenangkan adu penalti atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memberikan penilaian kepada lima pemainnya yang baru saja menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia.

Lima pemain Persija yang membawa Timnas Indonesia menjadi kampiun itu ialah Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Nadeo Argawinata.

Advertisement

Sebenarnya, lima pemain Persija tidak banyak mendapatkan menit bermain bersama Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026.

Ridho menjadi pemain Timnas Indonesia dengan kesempatan turun paling banyak di Timnas Indonesia selama turnamen baru bentukan FIFA tersebut.

Bek berusia 24 tahun itu selalu tampil dalam empat pertandingan Timnas Indonesia, namun hanya sekali sebagai starter. Ridho mengoleksi 139 menit dan turut mencetak satu gol.


Shin Tae-yong Sulit Menilai

Gelandang Timnas Indonesia, Muhammad Rayhan Hannan. (Doc Timnas Indonesia)

Sementara, Hannan dua kali menjadi pemain pengganti dengan 26 menit di lapangan dan Shayne berlaga sekali selama 19 menit.

Sedangkan Jordi dan Nadeo, akibat persaingan yang ketat, harus puas menjadi penghangat bangku cadangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

"Kalau ada pemain yang bermain, baru bisa saya menilainya. Hampir tidak ada yang bisa bermain," ujar Shin Tae-yong sebelum memimpin latihan Persija di Persija Training Ground, Depok, pada Rabu (7/10/2026).

"Hannan itu bermain hanya sebentar, bagaimana bisa bilang begitu? Baru mau mencapai kondisi napas yang maksimal, pertandingan sudah berakhir," jelasnya.


Sulit Dinilai

Timnas Indonesia logo. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Shin Tae-yong menyoroti tantangan yang dihadapi pemain ketika hanya mendapatkan kesempatan bermain dalam waktu singkat, terutama karena membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan intensitas pertandingan setelah masuk dari bangku cadangan.

Kondisi tersebut membuat kontribusi pemain sulit dinilai secara maksimal karena baru mulai menemukan ritme permainan ketika laga sudah mendekati akhir.

"Itu bagian yang paling sulit. Di antara pemain kami, tentu para wartawan menonton pertandingannya," tutur Shin Tae-yong.

"Tetapi sebenarnya ketika seorang pemain masuk sekitar 10 menit terakhir, justru pada saat itulah tubuh mulai mencapai kondisi maksimal dan napas mulai terbuka, tetapi pertandingan sudah berakhir. Itulah bagian yang paling sulit," imbuhnya.

Berita Terkait