Bola.com, Jakarta - Kylian Mbappe dikabarkan mulai mempertimbangkan masa depannya bersama Real Madrid.
Liverpool disebut menjadi klub yang paling diminati sang striker jika ia benar-benar meninggalkan Santiago Bernabeu pada 2027.
Mbappe masih terikat kontrak dengan Real Madrid hingga 2029. Namun, Liverpool disebut yakin memiliki peluang untuk mendapatkan penyerang Timnas Prancis itu sebelum masa kontraknya berakhir.
Media Spanyol melaporkan Liverpool telah melakukan kontak dengan Fayza Lamari, ibu sekaligus agen Mbappe. Sang pemain juga diklaim terbuka terhadap kemungkinan pindah ke Anfield pada 2027.
Menurut jurnalis Spanyol, Francois Gallardo, Liverpool menjadi prioritas Mbappe di antara sejumlah klub Premier League yang tertarik kepadanya. Gallardo menyampaikan informasi itu kepada Defensa Central.
"Beberapa klub Premier League tertarik kepada Kylian Mbappe, tetapi prioritas pemain adalah Liverpool," ujar Gallardo.
"Mereka sudah menghubungi Fayza Lamari dalam beberapa pekan terakhir," tambahnya.
Marah dan Kecewa
Gallardo juga menyebut Mbappe merasa tidak mendapatkan dukungan dan perhatian yang cukup di ruang ganti Real Madrid. Kondisi itu, menurut Gallardo, membuat sang pemain merasa tidak nyaman.
"Biaya transfernya akan berada di kisaran 200 hingga 250 juta euro," kata Gallardo.
Gallardo kemudian mempertegas klaimnya melalui unggahan di akun X pada 6 Oktober pukul 08.39.
Ia menyebut Mbappe marah dan kecewa terhadap Real Madrid serta telah mengambil keputusan untuk meninggalkan klub pada musim panas 2027.
"Tujuan berikutnya adalah Premier League," tulis Gallardo, dilansir TEAMtalk.
Gallardo menegaskan Real Madrid tidak akan menghalangi kepergian Mbappe jika sang pemain benar-benar memutuskan hengkang.
Ultimatum kepada Mbappe
Klaim lain datang dari jurnalis Spanyol, Juan Jesus. Ia menyebut Real Madrid telah memberikan ultimatum kepada Mbappe terkait masa depannya di klub.
Menurut Juan Jesus, jika Mbappe tidak menandatangani kontrak baru pada musim panas mendatang, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, akan menjualnya.
Juan Jesus mengungkapkan pihak Mbappe telah memutuskan untuk menunda pertemuan dengan Real Madrid yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung sebelum musim ini dimulai.
Pertemuan itu sedianya membahas pembaruan kontrak Mbappe.
Tanda Mengkhawatirkan
Menurut Juan Jesus, Real Madrid menganggap penundaan pertemuan itu sebagai tanda awal yang mengkhawatirkan.
Bagi Florentino Perez, situasi ini menjadi persoalan besar karena Mbappe merupakan pusat proyek klub dan kepergiannya tidak masuk dalam rencana.
Namun, sikap Real Madrid disebut sudah jelas. Jika Mbappe tidak memperpanjang kontraknya pada musim panas mendatang, klub akan memasukkannya ke daftar jual.
Langkah itu dilakukan agar Real Madrid tidak memasuki 2028 ketika kontrak Mbappe hanya menyisakan satu tahun.
Sumber: Teamtalk