Di Tengah Vonis 114 Dakwaan Man City, Pep Guardiola Putuskan Kembali ke Etihad

Pep Guardiola dikabarkan akan kembali ke Etihad usai Man City divonis bersalah atas pelanggaran aturan finansial Premier League.

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 08 Oktober 2026, 15:30 WIB
Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (AFP/Darren Staples)

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola dikabarkan akan kembali ke Etihad Stadium ketika Manchester City menjamu Paris Saint Germain (PSG) pada lanjutan League Phase Liga Champions pekan depan.

Keputusan tersebut muncul di tengah sorotan tajam terhadap Man City setelah dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League.

Advertisement

Kehadiran Guardiola berpotensi mendapat perhatian besar. Apalagi, keputusan tersebut diambil tidak lama setelah hasil persidangan komisi independen diumumkan dan menempatkan Man City dalam situasi sulit.

Premier League menyatakan Man City terbukti melakukan pelanggaran serius terkait aturan finansial dalam rentang 2009 hingga 2018. Periode tersebut merupakan masa ketika klub berhasil meraih tiga gelar Premier League.


Pelanggaran Man City

Pemandangan tribune kosong dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 antara Manchester City melawan Leicester di Etihad Stadium, Manchester, Inggris, Rabu (02/04/2025) waktu setempat. (AFP/Oli Scarff)

Satu di antara temuan komisi berkaitan dengan penggunaan kontrak komersial yang disebut "sham". Skema tersebut dinilai digunakan untuk meningkatkan pendapatan yang tercatat sekaligus menekan biaya.

Man City juga disebut menjalankan skema pendanaan terselubung dengan mitra komersial yang nilainya mencapai lebih dari 830 juta paun.

Komisi independen juga menyatakan The Citizens terbukti melakukan hampir seluruh pelanggaran terkait kewajiban bekerja sama dalam proses investigasi.

Dalam putusannya, komisi menyebut sejumlah saksi penting dari klub memberikan keterangan yang tidak benar dalam beberapa hal penting.


Guardiola Hadir

Selebrasi pelatih Manchester City, Pep Guardiola bersama sang pemilik klub, Khaldoon al-Mubarak dalam perayaan gelar Liga Inggris 2022/2023 setelah laga pekan terakhir menghadapi Chelsea di Etihad Stadium, Manchester(21/5/2023). (AFP/Oli Scarff)

Di tengah situasi tersebut, Guardiola menunjukkan dukungannya kepada Man City. Pelatih asal Spanyol itu menyampaikan pesan melalui media sosial beberapa hari setelah putusan diumumkan.

"Saya ingin setiap penggemar Manchester City di seluruh dunia tahu bahwa saya berada di sini, lebih dari sebelumnya," tulis Guardiola.

Ia juga menegaskan dukungannya kepada klub, pemilik, chairman, Ferran Soriano, para pemain, staf, Enzo Maresca, hingga para suporter.

"Biarkan saya memperjelas: kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua," lanjutnya.


Dukungan terhadap Man City

Pep Guardiola resmi berpisah dengan Manchester City setelah sepuluh tahun di Etihad Stadium. (AP Photo/Alastair Grant)

Itulah mengapa, kehadiran Guardiola di Etihad saat skuad Enzo Maresca menghadapi PSG dapat dipandang sebagai bentuk dukungan terhadap klub yang sedang menghadapi tekanan.

Namun, keputusan tersebut juga berpotensi mendapat kritik dari pendukung klub lain menyusul putusan komisi independen.

Guardiola memiliki catatan panjang bersama Manchester City. Ia membawa The Citizens meraih enam gelar Premier League, satu trofi Liga Champions, tiga Piala FA, dan lima Piala Liga Inggris.

Di sisi lain, sebelum menghadapi PSG, Man City lebih dahulu kembali menjalani pertandingan Premier League. Mereka dijadwalkan bertandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool, Minggu (11-10-2026).

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait