Man City Terancam Degradasi, Bonus Erling Haaland dan Para Pemain Terancam Kandas

Erling Haaland dan rekan-rekan setimnya akan kehilangan banyak uang jika memutuskan untuk tetap di Manchester City setelah degradasi

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 08 Oktober 2026, 18:15 WIB
Penyerang Manchester City asal Norwegia, Erling Haaland (nomor punggung 9), memberikan tepuk tangan kepada para penggemar usai pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Coventry City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 5 September 2026. (PETER POWELL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Erling Haaland dan rekan-rekannya di Manchester City berpotensi mengalami kerugian finansial besar jika memilih bertahan di klub apabila The Citizens terdegradasi dari Premier League akibat kasus pelanggaran aturan keuangan.

City kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar mengenai putusan terkait mayoritas dugaan pelanggaran aturan keuangan yang berlangsung pada periode 2009 hingga 2018. Periode tersebut bertepatan dengan kesuksesan klub meraih sejumlah gelar, termasuk tiga trofi Premier League.

Advertisement

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan klub dan para pemainnya apabila sanksi berat benar-benar dijatuhkan.

City dijadwalkan kembali beraksi di Premier League akhir pekan ini dengan menghadapi Liverpool di Anfield, Minggu (11/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi laga liga pertama mereka sejak kabar mengenai putusan kasus keuangan itu mencuat.


Semua Pemain Akan Kehilangan Bonus Besar

Selebrasi striker Manchester City Erling Haaland usai merobek gawang Coventry City pada laga Liga Inggris 2026/2027, Sabtu (5/9/2026). (AFP/Peter Powell)

Menurut laporan Sport Bible, Manchester City berpotensi menghadapi berbagai sanksi, jika putusan tersebut dikuatkan setelah proses banding.

Mulai dari larangan bermain di liga, pengurangan poin, dan degradasi, hingga kewajiban membayar kompensasi kepada klub lain.

Jika The Citizen terdegradasi, sebagian besar pemain kunci mereka kemungkinan akan mempertimbangkan untuk meninggalkan klub. Di sisi lain, bintang city seperti Erling Haaland sendiri telah dikaitkan dengan kepindahan ke Arsenal dan Barcelona.

Haaland yang mendapat gaji sekitar 500 ribu poundsterling (Rp11,82 miliar) per pekan juga tidak memiliki klausul degradasi dalam kontraknya, sama seperti pemain City lainnya.

Namun, ia berpotensi mempertimbangkan masa depannya karena degradasi ke Championship dapat membuatnya kehilangan sejumlah bonus yang seharusnya diterima.

 


Masih Abu-Abu

Logo Manchester City di Stadion Etihad. (Paul ELLIS / AFP)

Bertahan di klub yang turun kasta berpotensi membawa konsekuensi finansial bagi pemain, tergantung pada klausul dalam kontrak masing-masing.

Sejumlah kontrak pemain dapat memuat ketentuan mengenai penyesuaian gaji jika klub terdegradasi, tetapi besaran pemotongan maupun keberadaan klausul tersebut tidak dapat dipastikan tanpa mengetahui isi kontrak setiap pemain.

Karena itu, potensi kerugian finansial Erling Haaland dan rekan-rekannya masih bergantung pada keputusan akhir terkait kasus City serta ketentuan kontrak yang berlaku.

Namun di sisi lain, belum ada kepastian jika klub asal manchester itu akan terdegradasi atau Haaland dan pemain lainnya pasti mengalami pemotongan gaji. Dampak tersebut masih sebatas kemungkinan apabila hukuman degradasi benar-benar dijatuhkan.

 

Sumber : Sport Bible

Berita Terkait