Jose Mourinho Jadi Mourinho: Semoga Saya Masih Hidup saat Hukuman Man City Turun

Ditanya soal Kasus Manchester City, jawaban Jose Mourinho benar-benar khas Mourinho banget.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Oktober 2026, 08:45 WIB
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. (Oscar Del Pozo / AFP)

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho kembali menunjukkan gaya bicaranya yang khas ketika ditanya mengenai kasus pelanggaran aturan finansial yang menjerat Manchester City.

Man City dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Premier League dalam periode 2009 hingga 2018.

Advertisement

Mereka telah mengajukan banding atas putusan itu, sementara kemungkinan sanksi yang harus dihadapi masih menjadi perhatian.

Proses kasus tersebut memang berlangsung cukup panjang. Manc City didakwa pada 2023 atas dugaan pelanggaran yang terjadi sepanjang 2009 hingga 2018. Sidang kemudian berlangsung selama 10 pekan pada September 2024.

Mourinho menyinggung lamanya proses tersebut ketika berbicara kepada Corriere dello Sport.


Gurauan Mourinho

Aksi Jose Mourinho pada laga Real Madrid lawan Espanyol pada pekan ke-2 La Liga 2026/2027 di RCDE Stadium - AP Photo/Joan Monfort

Pelatih berusia 63 tahun itu bergurau dirinya mungkin sudah berusia 80 tahun ketika seluruh proses benar-benar selesai.

"Manchester City? Saya lebih memilih menertawakannya. Saya pikir kita akan mendapatkan kesimpulan, tetapi karena saya sudah berusia 60-an, saya harus cukup beruntung untuk masih berada di sini ketika putusan akhir keluar. Sekarang akan ada putusan, lalu banding... Saya akan berusia 80 tahun," ujar Mourinho.

Man City memang telah mengajukan banding sehingga belum diketahui kapan hasil akhirnya akan diumumkan.

Sementara proses tersebut berjalan, skuad asuhan Enzo Maresca tetap melanjutkan musim dan dijadwalkan bertandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool pada laga pekan keenam Premier League, akhir pekan ini.


Perselisihan dengan Guardiola

Aksi pelatih Manchester United, Jose Mourinho (kiri) dan pelatih Manchester City, Pep Guardiola (R) saat menyaksikan anak asuhnya berlaga pada laga Premier League di Old Trafford, Manchester, (10/9/2016). (AFP/Oli Scarff)

Mourinho sebelumnya juga pernah menyinggung persoalan Man City.

Pada 2024, ia terlibat perselisihan dengan Pep Guardiola dan mengeluarkan komentar mengenai perbandingan jumlah trofi yang diraih keduanya.

"Pep Guardiola mengatakan sesuatu kepada saya kemarin... Dia memenangkan enam trofi dan saya memenangkan tiga, tetapi saya memenangkannya dengan adil dan bersih," kata Mourinho saat itu.

"Saya tidak ingin menang dengan menghadapi 150 tuntutan hukum. Jika saya kalah, saya ingin mengucapkan selamat kepada lawan saya," lanjutnya.


Pencabutan Trofi

Pelatih MU, Jose Mourinho berbincang dengan striker Romelu Lukaku saat sesi latihan di dekat Carrington, Inggris (12/3). MU akan melawan wakil Spanyol Sevilla di leg kedua 16 besar Liga Champions di Old Trafford. (AFP Photo/Oli Scarff)

Jika Man City nantinya kehilangan gelar yang diraih sejak pengambilalihan klub pada 2008 dan keputusan tersebut berujung pada pencabutan trofi, Mourinho berpotensi mendapatkan gelar Premier League secara retrospektif.

Mourinho membawa Manchester United finis di posisi kedua pada musim 2017/2018, ketika mereka tertinggal 19 poin dari Man City.

MU juga berpeluang mendapat keuntungan serupa untuk musim 2011/2012, ketika Sir Alex Ferguson kehilangan gelar dari Man City pada pekan terakhir.

Man City kini masih menunggu hasil proses banding. Jika putusan bersalah tetap berlaku, sejumlah sanksi telah diperbincangkan, dari pencabutan gelar, pengurangan poin, denda besar, larangan transfer, hingga kemungkinan dikeluarkan dari Premier League dan kewajiban bagi pemilik klub untuk menjual kepemilikannya.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait