10 Pelatih dengan Gaji Fantastis di Dunia, Manajer Klub Premier League Paling Banyak

Inilah beberapa pelatih dengan bayaran tertinggi di Dunia.

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 09 Oktober 2026, 10:00 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menjadi salahsatu pelatih yang memiliki gaji dengan nominal yang fantastis. Selain Guardiola, ada beberapa pelatih hebat yang memiliki gaji lebih fantastis. Berikut deretan pelatih dengan gaji tertinggi saat ini. (kolase foto AFP)

Bola.com, Jakarta - Bukan hanya pemain sepak bola yang menerima gaji fantastis. Di balik kesuksesan sebuah tim, para pelatih juga mendapat bayaran besar untuk menyusun strategi, mengatur komposisi pemain, hingga menjaga performa tim sepanjang musim.

Tak heran, sejumlah pelatih top dunia memiliki penghasilan yang tidak kalah besar dari para pemain yang mereka latih.

Advertisement

Menurut laporan Planet Football, empat pelatih Premier League masuk dalam daftar 10 pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia pada 2026. 

Menariknya, daftar tersebut tidak sepenuhnya didominasi pelatih yang bekerja di Eropa. Dua pelatih lainnya justru mendapatkan penghasilan besar dari pekerjaan mereka di luar benua tersebut.

Berdasarkan data gaji terbaru, berikut 10 pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia pada 2026, yang diurutkan berdasarkan gaji tahunan masing-masing.


Carlo Ancelotti - Rp191,5 Miliar per Tahun

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti. (Bola.com/Banana Prompts/AI Generated)

Carlo Ancelotti menjadi pelatih tim nasional dengan bayaran tertinggi pada 2026 yang mencapai £8,1 juta (Rp191,5 miliar) per tahun.

Ancelotti meninggalkan Real Madrid setelah sebelumnya dilaporkan menerima gaji sekitar £9,6 juta (Rp227 miliar) per tahun. Ia kemudian mengambil sedikit pemotongan gaji ketika menerima tawaran untuk menangani Timnas Brasil.

Namun, perjalanan Ancelotti bersama Brasil belum berjalan sesuai harapan. Pada Piala Dunia 2026, Brasil tampil di bawah ekspektasi dan harus tersingkir pada babak 16 besar setelah kalah dari Norwegia.


Luciano Spalletti - Rp229,4 Miliar per Tahun

Luciano Spalletti, pelatih anyar Juventus yang menggantikan Igor Tudor. (Dok. X @juventusfcen)

Juventus tak ragu mengeluarkan biaya besar demi mengembalikan kejayaan mereka. Setelah kurang puas dengan kinerja Thiago Motta dan Igor Tudor, raksasa Serie A itu menunjuk Luciano Spalletti sebagai pelatih pada musim panas lalu.

Juventus sendiri gagal mengamankan tiket ke Liga Champions setelah hanya finis di posisi keenam musim 2025/2026. Karena itu, Spalletti menghadapi tugas berat untuk meningkatkan performa tim secara signifikan pada musim berikutnya dan membawa Bianconeri kembali bersaing di papan atas.


Andoni Iraola - Rp243,4 Miliar per Tahun

Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat laga Premier League antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park, Newcastle, 23 Agustus 2026. (Paul Ellis / AFP)

Liverpool menjadikan Andoni Iraola sebagai salah satu manajer dengan bayaran tertinggi di Premier League setelah menunjuk pelatih asal Spanyol itu pada Juni lalu. Ia dilaporkan menerima gaji sebesar £10,3 juta (Rp243,4 miliar) per tahun.

Iraola sebelumnya menunjukkan kinerja apik bersama Bournemouth. Namun, menangani Liverpool dengan ekspektasi tinggi dan tuntutan meraih trofi tentu menjadi tantangan yang berbeda bagi pelatih berusia asal Spanyol tersebut.


Luis Enrique - Rp243,4 Miliar per Tahun

Pelatih kepala Paris Saint-Germain, Luis Enrique, merayakan kemenangan sambil mengenakan medali juara setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA antara PSG dan Arsenal FC di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026. (Foto: FRANCK FIFE / AFP)

Kesuksesan Paris Saint-Germain meraih gelar Liga Champions secara beruntun membuat Luis Enrique berpeluang menuntut kenaikan gaji ketika kontraknya berakhir.

Pelatih asal Spanyol itu dinilai berhasil mengubah budaya di PSG dan memainkan peran penting dalam membawa klub tersebut menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.

Berkat pencapaian tersebut, Enrique memiliki posisi tawar yang kuat untuk menegosiasikan kontrak baru dengan bayaran lebih tinggi.


Jose Mourinho - Rp243,4 Miliar per Tahun

Pelatih Real Madrid asal Portugal Jose Mourinho memberi isyarat saat memimpin sesi latihan di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 24 Juli 2026. (Javier SORIANO/AFP)

Kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid disebut disertai gaji tahunan sebesar £10,3 juta (Rp243,4 miliar).

Dengan rekam jejaknya yang kerap diwarnai pemecatan, muncul pula spekulasi bahwa kompensasi yang harus dibayarkan klub jika Mourinho kembali kehilangan pekerjaan bisa mencapai angka yang kurang lebih sama.


Xabi Alonso - Rp267,2 Miliar per Tahun

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, berterima kasih kepada para suporter di akhir pertandingan Premier League antara Chelsea dan Brighton and Hove Albion di Stamford Bridge, London, Minggu (30/8/2026). (Adrian Dennis / AFP)

Chelsea dinilai mengambil langkah cerdas dengan memboyong Xabi Alonso ke Stamford Bridge. Meski reputasi pelatih asal Spanyol itu sempat meredup selama menangani Real Madrid, ia berhasil membawa The Blues finis di posisi ke-10 Premier League.

Alonso juga telah menghabiskan £117 juta (Rp2,77 triliun) untuk mendatangkan Morgan Rogers, sebuah transfer yang membutuhkan sejumlah penjualan pemain untuk mendanainya. Chelsea pun kini berharap Alonso bisa menjadi sosok yang tepat untuk membangun kembali tim dan membawa klub bersaing di level yang lebih tinggi.


Oliver Glasner - Rp307,3 Miliar per Tahun

Manajer Crystal Palace Oliver Glasner mengangkat trofi Conference League 2025/2026. (Ronny HARTMANN / AFP)

Pelatih asal Austria itu menghabiskan sebagian besar musim panas sebagai incaran sejumlah klub besar Eropa setelah berhasil membawa Crystal Palace meraih trofi.

Namun, Glasner justru mengambil keputusan mengejutkan dengan bergabung ke Nottingham Forest dan menjadi manajer kelima klub tersebut dalam 12 bulan terakhir.

Menurut laporan The Sun, Glasner menerima gaji sebesar £13 juta (Rp307,3 miliar per tahun).


Mikel Arteta - Rp472,8 Miliar per Tahun

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berdiri di tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Mikel Arteta telah menandatangani kontrak baru bersama Arsenal hingga 2030. Kesepakatan tersebut mencakup kenaikan gaji, ditambah bonus tambahan sebesar £5 juta (Rp118,2 miliar).

Dengan kontrak barunya, Arteta dilaporkan menerima bayaran hingga £20 juta (Rp472,8 miliar) per tahun, menjadikannya salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia.


Diego Simeone – Rp479,9 Miliar per Tahun

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga pembuktian konsistensi. Arsenal tampil impresif sepanjang musim, sementara Atletico Madrid mencoba bangkit dari periode sulit. (AFP/Glyn Kirk)

Setelah menangani Atletico Madrid sejak 2011, Diego Simeone menjadi salah satu manajer dengan masa bakti terpanjang di dunia sepak bola sekaligus salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi. 

Simeone masih terikat kontrak dengan Atletico hingga 2027 dan tampaknya masih termotivasi untuk melanjutkan pekerjaannya bersama klub. Ia dilaporkan menerima gaji sebesar £20,3 juta atau sekitar Rp479,9 miliar per tahun.


Simone Inzaghi – Rp532,0 Miliar per Tahun

Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, bereaksi dari pinggir lapangan dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Salzburg dan Al Hilal di Washington, Minggu, 22 Juni 2025. (AP Photo/Nick Wass)

Setelah meninggalkan Inter dan bergabung dengan raksasa Arab Saudi, Al-Hilal, pada musim panas lalu, Simone Inzaghi menjadi salah satu manajer dengan bayaran tertinggi di dunia. Ia dilaporkan menerima gaji sebesar £22,5 juta atau sekitar Rp532 miliar per tahun, setara dengan sekitar £454.000 atau Rp10,7 miliar per pekan.

Namun, besarnya bayaran tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan prestasi Al-Hilal. Pada musim terakhir Liga Pro Saudi, tim asuhan Inzaghi hanya mampu finis di posisi kedua klasemen.

 

Sumber: Planet Football

Berita Terkait