Konsumsi Avtur Bandara Lombok Melonjak Seiring MotoGP Indonesia 2026

MotoGP 2026 di Mandalika dongkrak konsumsi avtur Bandara Lombok 40–48% ke 120 kl/hari.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 08 Oktober 2026, 22:36 WIB
Kunjungan awak media ke Aviation Fuel Terminal Bandara Internasional Lombok, NTB, Kamis (8/10/2026). (Liputan6.com/Hery Kurniawan)

Bola.com, Jakarta - Pertamina Grand Prix of Indonesia yang bergulir di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026, mengerek konsumsi avtur di Bandara Internasional Lombok. Lonjakan permintaan muncul seiring padatnya pergerakan udara selama rangkaian ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

Manager Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Internasional Lombok, Ilham, menyampaikan proyeksi peningkatan konsumsi harian avtur sebesar 40 hingga 48 persen dibanding hari normal. Dari rata-rata 80 kiloliter (kl) per hari, kebutuhan selama event diperkirakan menembus sekitar 120 kl per hari.

Advertisement

"Rata-rata konsumsi harian avtur 80 kl. Selama ada event MotoGP akan ada kenaikan sekitar 40-48 persen, jadi kami prediksi ada kenaikan menjadi 120 kl," ujar Ilham.


Arus Logistik dan Tambahan Penerbangan

Awak media mengunjungi Aviation Fuel Terminal Bandara Internasional Lombok, NTB, Kamis (8/10/2026). (Liputan6.com/Hery Kurniawan)

Kenaikan tajam tersebut ditopang tingginya lalu lintas penerbangan kargo dan penumpang. Arus logistik balapan serta rombongan tim menjadi penyumbang utama tambahan kebutuhan avtur di bandara.

Tercatat ada lima pesawat berbadan lebar (wide body) yang dikerahkan khusus mengangkut kargo logistik MotoGP. Selain itu, tiga pesawat wide body lainnya membawa jajaran pembalap beserta kru tim ke Lombok.

Demam MotoGP Indonesia juga memicu lonjakan wisatawan domestik. Sejumlah maskapai nasional seperti Citilink, AirAsia, dan Pelita Air menambah frekuensi penerbangan (extra flight) pada rute Jakarta–Lombok demi mengakomodasi lonjakan penumpang.

"Jadi peningkatan ini bukan hanya karena kargonya, tetapi juga ada penambahan flight pesawat penumpang," jelasnya.


Stok Avtur Terjamin Aman

Meski permintaan meroket, AFT Bandara Lombok memastikan ketersediaan bahan bakar pesawat berada pada level aman. Saat ini stok avtur mencapai 1.116 kl, cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional penerbangan selama 25–27 hari ke depan.

Skema distribusi diperkuat untuk menjaga kelancaran suplai. Pasokan utama berasal dari Refinery Unit (RU) IV Cilacap, dengan dukungan jalur alternatif dari AFT Ngurah Rai Bali serta opsi darurat melalui Integrated Terminal (IT) Surabaya.

Fasilitas penunjang di AFT Lombok juga ditingkatkan kesiapsiagaannya selama gelaran MotoGP Mandalika. Operasional diperkuat empat vertical tank, tiga horizontal tank, serta tujuh unit mobil tangki pengisi bahan bakar (refueller) guna mempercepat proses layanan.

Sebanyak 47 personel disiagakan penuh untuk memastikan seluruh proses refueling berjalan tanpa hambatan sepanjang rangkaian balap berlangsung.

Berita Terkait