Legenda Brasil Romario Bela Cristiano Ronaldo dalam Konflik dengan Jorge Jesus: Dia Sudah Dipermalukan

Legenda sepak bola Brasil, Romario, turut angkat bicara mengenai perseteruan Cristiano Ronaldo dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 09 Oktober 2026, 13:00 WIB
Penyerang Portugal #07, Cristiano Ronaldo, berjalan ke bangku cadangan menjelang pertandingan Grup A4 UEFA Nations League antara Norwegia dan Portugal di Oslo pada 28 September 2026. (Cornelius Poppe/NTB/AFP)

Bola.com, Jakarta - Legenda sepak bola Brasil, Romario, turut angkat bicara mengenai perseteruan Cristiano Ronaldo dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus.

Mantan bintang Barcelona itu secara tegas memberikan dukungan kepada kapten Timnas Portugal tersebut setelah kontroversi yang mencuat selama jeda internasional FIFA terbaru.

Advertisement

Romario mengungkapkan pandangannya dalam podcast Charla. Meski memiliki hubungan baik dengan Jorge Jesus dan mengapresiasi kontribusi pelatih asal Portugal itu ketika menangani Flamengo, Romario memilih berdiri di pihak Ronaldo dalam konflik tersebut.

Perseteruan ini mencuat setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal. Megabintang berusia 41 tahun itu kemudian merilis pernyataan panjang yang menjelaskan keputusannya sekaligus menyinggung janji-janji yang menurutnya tidak ditepati Jorge Jesus.

Romario menilai Ronaldo merupakan sosok yang terus terang. Ia juga mengakui menyukai Jorge Jesus, yang menurutnya memiliki peran penting dalam perkembangan Flamengo.

Namun, Romario menegaskan bahwa persoalan komitmen tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, kesepakatan yang telah dibuat harus dihormati, bahkan ketika hanya didasarkan pada janji lisan.

"Cristiano tampak seperti orang yang sangat terus terang bagi saya. Saya menyukai Jorge Jesus. Saya mengenalnya ketika dia melatih Flamengo. Saya bertemu dengannya lima atau enam kali dan dia selalu bersikap baik," ujar Romario di podcast Charla, seperti dikutip dari AS, Jumat (9/10/2026). 

"Flamengo berkembang dan dia memainkan peran penting dalam sejarah klub tersebut," lanjutnya.

 


Salahkan Jorge Jesus

Pelatih Portugal, Jorge Jesus, memberi isyarat di tepi lapangan selama pertandingan Grup 4 UEFA Nations League antara Portugal dan Norwegia di stadion Dragao di Porto pada 4 Oktober 2026 (Miguel RIOPA/AFP)

Meski demikian, Romario menilai Jorge Jesus tetap salah apabila memang tidak memenuhi komitmen yang sebelumnya telah disepakati dengan Ronaldo.

"Menurut Cristiano, dia tidak menepati komitmennya. Kawan, jika kamu tidak menepati komitmenmu, itu masalah besar. Sebuah jabat tangan lebih berharga daripada selembar kertas, lebih berharga daripada apa pun," kata Romario.

"Jika dia tidak menepati komitmennya, berarti dia yang salah. Jika memang itu yang dikatakan Ronaldo, maka dia benar," imbuhnya.

Romario juga menanggapi keputusan Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal. Baginya, sang megabintang tidak perlu kembali menghadapi situasi serupa jika sebelumnya sudah merasa dipermalukan.

"Memang, dia meninggalkan tim nasional. Namun, dia sudah dipermalukan sekali. Dia tidak menepati komitmennya. Mengapa harus mengalami hal yang sama untuk kedua kalinya? Sudahlah, tinggalkan saja!" ujar Romario.

 


Ronaldo Merasa Tidak Dihargai

Penyerang Portugal #07, Cristiano Ronaldo, duduk di bangku cadangan menjelang pertandingan UEFA Nations League Grup A4 antara Norwegia dan Portugal di Oslo pada 28 September 2026. (Lise Aserud/NTB/AFP)

Romario kemudian menyinggung dugaan perlakuan Jorge Jesus terhadap Ronaldo. Berdasarkan penuturan sang pemain, ada sejumlah hal yang sebelumnya telah disepakati untuk disampaikan dalam konferensi pers, tetapi tidak dilakukan oleh pelatih tersebut.

Situasi itu disebut membuat Ronaldo merasa diperlakukan dengan buruk dan tidak mendapatkan penghargaan yang semestinya.

"Menurut Ronaldo, dia bersikap arogan. Dia membuat Ronaldo terlihat buruk. Ronaldo merasa tidak dihargai, seolah-olah dirinya tidak penting, lalu memutuskan pergi," kata Romario.

"Jika memang seperti itu kejadiannya, saya akan melakukan hal yang sama," tegasnya.

Sumber: AS

 

Berita Terkait