Cristiano Ronaldo Disebut Narsistik, Jorge Jesus Terancam Jadi Kambing Hitam

Cristiano Ronaldo jadi mesin uang Portugal, Jorge Jesus terancam dikorbankan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Oktober 2026, 20:30 WIB
Ilustrasi Cristiano Ronaldo, Jorge Jesus, Timnas Portugal. (Bola.com/AI)

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo mendapat kritik keras dari pakar sepak bola Portugal, Eric Krakauer, yang menyebut sang megabintang sebagai sosok narsistik.

Meski demikian, Ronaldo dinilai masih berpeluang memenangi perselisihannya dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus.

Advertisement

Perseteruan Ronaldo dan Jesus menjadi sorotan setelah sang kapten meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal dan tidak terlibat dalam dua pertandingan terakhir A Selecao di UEFA Nations League.

Sebelumnya, Ronaldo tampil sebagai starter ketika Portugal mengalahkan Wales dengan skor 1-0 pada pertandingan pertama. Namun, ia hanya duduk di bangku cadangan saat Portugal menghadapi Norwegia pada laga berikutnya.

Setelah pertandingan melawan Norwegia, yang kembali dimenangi Portugal, Ronaldo meninggalkan kamp tim nasional. Ia pun tidak tampil dalam dua pertandingan Nations League berikutnya.


Merugikan Dua Pihak

Penyerang Portugal #07, Cristiano Ronaldo, melambai kepada para penggemar saat ia tiba untuk sesi latihan di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, pada 30 September 2026, menjelang pertandingan Grup A4 Nations League melawan Denmark. Kapten Portugal Cristiano Ronaldo mengumumkan bahwa dia telah meninggalkan kamp pelatihan tim di Denmark setelah konferensi pers oleh pelatih Jorge Jesus. (Liselotte Sabroe/Ritzau Scanpix/AFP)

Di bawah arahan Jesus, Portugal mencatatkan hasil sempurna. Mantan pelatih Benfica tersebut membawa timnya mengalahkan Denmark dan dua kali menundukkan Norwegia.

Namun, Krakauer meragukan kemampuan Jesus untuk bertahan apabila konflik dengan Ronaldo terus berlanjut. Menurutnya, pengaruh Ronaldo di Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) masih sangat besar.

Berbicara kepada talkSPORT, Krakauer menilai situasi tersebut berpotensi merugikan reputasi Ronaldo sekaligus sepak bola Portugal.

"Rusaknya reputasi Ronaldo merupakan sesuatu yang sangat menyedihkan, baik bagi dirinya maupun negaranya, karena dia telah membawa Portugal dikenal luas," ujar Krakauer.


Kepentingan Finansial

Ekspresi kapten Portugal Cristiano Ronaldo pada laga Piala Dunia 2026 melawan Republik Demokratik Kongo, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AFP/Alex Slitz)

Ia kemudian menyoroti kepentingan finansial federasi yang menurutnya turut memengaruhi keputusan terkait posisi Ronaldo di tim nasional.

"Situasi rumitnya adalah, Federasi Sepak Bola Portugal lebih memikirkan jumlah uang yang mereka miliki daripada keberhasilan tim nasional," katanya.

Krakauer menyinggung keputusan federasi yang tidak memberikan tekanan kepada Roberto Martinez untuk mencadangkan Ronaldo di Piala Dunia 2026, meski menurutnya keputusan memainkan sang penyerang justru mengorbankan peluang Portugal meraih kesuksesan.


Mesin Uang

Pelatih Portugal, Jorge Jesus, memberi isyarat di tepi lapangan selama pertandingan Grup 4 UEFA Nations League antara Portugal dan Norwegia di stadion Dragao di Porto pada 4 Oktober 2026 (Miguel RIOPA/AFP)

Menurut Krakauer, Ronaldo memberikan pemasukan besar bagi federasi. Kehilangan pemain berusia 41 tahun itu berpotensi membuat federasi tidak lagi memperoleh pendapatan sebesar sebelumnya.

"Ronaldo mendatangkan banyak uang bagi Federasi Sepak Bola Portugal. Mereka memahami bahwa tanpa dirinya, pemasukan yang diperoleh tidak akan sama. Pada dasarnya, dia merupakan mesin uang dan mereka belum siap melepaskan sumber pendapatan tersebut," tuturnya.

Kondisi itu membuat Krakauer memperkirakan perselisihan Ronaldo dan Jesus belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Ia berharap sang pelatih tidak menjadi pihak yang dikorbankan apabila federasi akhirnya lebih memilih mempertahankan Ronaldo.

"Saya melihat situasi ini akan terus berlanjut untuk sementara waktu. Saya berharap Jorge Jesus tidak menjadi kambing hitam karena federasi mungkin menilai Ronaldo jauh lebih berharga daripada Jesus," ujarnya.

 

Sumber: Football365

Berita Terkait