Drawing IBL All Indonesian 2026 Pisahkan Satria Muda dan Dewa United, Ini Pembagian Grup

Hasil drawing IBL All Indonesian 2026: 10 klub terbagi dua grup, Satria Muda dan Dewa United dipisah. Turnamen 24 Okt–1 Nov di Cibinong.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 09 Oktober 2026, 22:20 WIB
Pengundian IBL All Indonesian 2026

Bola.com, Jakarta - Hasil drawing IBL All Indonesian 2026 menghadirkan persaingan menarik. Dua finalis edisi tahun lalu, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, berada di grup berbeda sehingga peluang final ulangan terbuka.

Pengundian berlangsung daring melalui kanal YouTube IBL TV pada Jumat malam (9/10/2026). Proses drawing menentukan pembagian 10 tim peserta ke dua grup dan dipandu oleh Rizky Effendi serta Dimas Mahendra.

Advertisement

Komposisi peserta kali ini berjumlah 10 klub setelah Tangerang Hawks Basketball memutuskan tidak melanjutkan partisipasinya di kompetisi bola basket profesional Indonesia. Persaingan diprediksi sengit karena tim-tim kuat tersebar di kedua grup, termasuk juara bertahan IBL Bogor Hornbills.

Prosesnya berlangsung menegangkan. RANS Simba Bogor kemudian bergabung di Grup A, sedangkan Hangtuah Jakarta dan Kesatria Bengawan Solo menempati Grup B. Saat empat unggulan diundi, Satria Muda ke Grup A dan Dewa United ke Grup B, lalu Bogor Hornbills memperkuat Grup A dan Pelita Jaya Basketball Jakarta melengkapi Grup B.


Pembagian Grup IBL All Indonesian 2026

Logo IBL All Indonesian

Berikut hasil undian pembagian grup IBL All Indonesian 2026.

Grup A: Pacific Caesar Surabaya; Rajawali Medan; RANS Simba Bogor; Satria Muda Pertamina Bandung; Bogor Hornbills.

Grup B: Satya Wacana Salatiga; Hangtuah Jakarta; Kesatria Bengawan Solo; Dewa United Banten; Pelita Jaya Basketball Jakarta.


Peluang Final Ulangan Satria Muda vs Dewa United

Terpisahnya Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten membuka peluang final ulangan IBL All Indonesian. Musim lalu, keduanya bertemu pada partai puncak dan Satria Muda keluar sebagai juara setelah mengalahkan Dewa United.

Dengan jalur berbeda menuju babak puncak, kedua finalis harus melewati persaingan berat di fase grup. Masing-masing grup dihuni tim yang berambisi menciptakan kejutan.

Bogor Hornbills, berstatus juara bertahan IBL, juga berpotensi menjadi penantang serius. Mereka tentu ingin menunjukkan kemampuan terbaik di turnamen yang mempertemukan klub-klub bola basket profesional Indonesia tersebut.

Di sisi lain, peserta lainnya memiliki kesempatan untuk mencuri perhatian dan mengganggu dominasi klub-klub unggulan. Format ajang ini memberi ruang bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas di tengah kompetisi yang semakin kompetitif.


Digelar di Cibinong pada 24 Oktober hingga 1 November

IBL All Indonesian 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November 2026 di GOR Laga Tangkas, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Turnamen ini melanjutkan semangat kompetisi di luar musim reguler IBL. Kehadirannya juga memberikan menit bermain lebih besar bagi pemain lokal untuk mengambil tanggung jawab dan tampil sebagai kekuatan utama tim di lapangan.

Dengan pembagian grup yang telah diketahui, perhatian kini tertuju pada persiapan masing-masing klub menuju pertandingan perdana. Mampukah Satria Muda kembali mempertahankan dominasinya, atau justru Bogor Hornbills dan tim-tim lain menghadirkan kejutan?

Persaingan IBL All Indonesian 2026 pun menjanjikan pertarungan menarik sejak fase grup hingga penentuan gelar juara.

Berita Terkait