Premier League Diguncang Kasus Manchester City, Mikel Arteta: Masih Liga Terbaik di Dunia

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, meyakini Premier League masih menjadi liga terbaik di dunia meskipun sedang diguncang kasus Manchester City.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 10 Oktober 2026, 16:30 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberi aplaus ke fans setelah laga kontra Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, meyakini Premier League masih menjadi liga terbaik di dunia meskipun sedang diguncang kasus Manchester City. 

Manchester City, dinyatakan bersalah melanggar lebih dari 100 aturan finansial Premier League. Saat ini, Manchester City telah mengajukan banding atas putusan tersebut.

Advertisement

Meski Manchester City dinyatakan bersalah, Arteta tetap meyakini Premier League merupakan kompetisi terbaik di dunia.

Ketika ditanya apakah status Premier League sebagai liga terbaik masih bertahan di tengah kontroversi tersebut, ia menjawab tegas, "Seratus persen."

Namun, saat ditanya apakah putusan terhadap Manchester City telah merusak citra kompetisi, Arteta kembali menegaskan bahwa semua pihak harus menunggu hingga prosesnya selesai.

"Ada proses yang belum terselesaikan. Proses itu masih berjalan dan kita bisa memiliki pandangan yang jauh lebih jelas setelah semuanya mendapatkan penyelesaian," katanya, seperti dikutip dari ESPN, Sabtu (10/10/2026). 

 


Man City Masih Jadi Pesaing Arsenal

Erling Haaland dari Manchester City melakukan selebrasi setelah mencetak gol kelima dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Sunderland di Manchester, Inggris, Minggu, 20 September 2026. (Foto AP/Dave Thompson)

Manchester City masih berpeluang menjadi pesaing utama Arsenal dalam perebutan gelar Premier League musim ini. The Citizens mengawali kompetisi dengan catatan impresif setelah memenangi seluruh lima pertandingan pertama mereka.

Arsenal tentu berharap dapat mempertahankan gelar juara. Namun, Arteta menegaskan bahwa timnya tidak ingin terlalu memikirkan persoalan yang berada di luar kendali mereka.

"Saya tidak tahu apakah situasi ini akan memberikan keuntungan bagi Arsenal. Itu bukan sesuatu yang berada dalam kendali kami," ujar Arteta.

"Yang kami pikirkan adalah diri kami sendiri, apa yang harus kami lakukan, dan apa yang ingin kami capai. Hal-hal lainnya tidak bisa kami kendalikan dan kami tidak ingin mencoba mengendalikannya," imbuhnya.

 


Arsenal Ingin Bangkit

Jurrien Timber dan Kaoru Mitoma berebut bola dalam laga Liga Inggris antara Brighton vs Arsenal di American Express Stadium, 5 Maret 2026. (AP Photo/Alastair Grant)

Di tengah kontroversi Manchester City, Arsenal harus segera mengalihkan perhatian ke persaingan di lapangan.

The Gunners akan menjamu Leeds United di Emirates Stadium pada Sabtu (10/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Arsenal untuk bangkit setelah secara mengejutkan kalah 0-3 dari Brighton sebelum jeda internasional.

Arteta ingin anak asuhnya menjadikan kekalahan itu sebagai pelajaran penting. Terlebih, Arsenal tengah berupaya mempertahankan gelar Premier League di tengah persaingan ketat dengan Manchester City.

"Sakitnya kekalahan itu masih terasa. Besok, kami harus bermain dengan membawa perasaan tersebut karena kekalahan dari Brighton merupakan sebuah pelajaran bagi kami," pungkas Arteta.

Sebelumnya, Arteta juga telah menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun yang membuatnya akan bertahan sebagai manajer Arsenal hingga 2030.

Sumber: ESPN


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait