Michael Carrick Terluka Dengar Cemoohan Suporter Manchester United saat Ditahan Tottenham Hotspur

Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, mengaku terluka mendengar cemoohan suporter saat timnya ditahanTottenham Hotspur.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 11 Oktober 2026, 05:10 WIB
Ekspresi manajer Manchester United, Michael Carrick. (Paul Ellis/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, mengaku terluka mendengar cemoohan suporter saat timnya ditahanTottenham Hotspur dengan skor 1-1 dalam lanjutan Premier League 2026/2027 di Old Trafford, Sabtu (10/10/2026).

Suporter tuan rumah mulai melontarkan siulan dan cemoohan pada pertengahan babak pertama ketika Tottenham mendominasi permainan. Reaksi serupa kembali terdengar saat kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor masih imbang tanpa gol.

Advertisement

Cemoohan semakin keras setelah Dominic Solanke mencetak gol penyeimbang Tottenham pada menit ke-92. Hasil tersebut membuat MU hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan pertama di Premier League musim ini.

Catatan itu menjadi awal musim terburuk MU dalam 40 tahun terakhir. Situasi tersebut membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar.

Sebelumnya, suporter MU juga meluapkan kekecewaan terhadap keputusan Carrick menarik keluar Kobbie Mainoo ketika Setan Merah bermain 1-1 melawan Fulham tiga pekan lalu.

 


Memahami Kekecewaan Suporter

Bek Tottenham Hotspur asal Belanda, Jan Paul van Hecke (nomor punggung 6), memenangi duel udara dalam pertandingan Liga Inggris kontra Manchester United di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (10/10/2026). (Paul Ellis/AFP)

Carrick mengakui reaksi suporter bukan sesuatu yang mudah diterima. Meski demikian, ia memahami kekecewaan yang muncul ketika tim kesayangan mereka gagal memenuhi harapan.

"Ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana, saya memahami reaksi suporter. Tentu saja, itu menyakitkan. Sangat menyakitkan," ujar Carrick.

"Rasanya tidak menyenangkan harus melewati situasi seperti ini. Namun, terkadang Anda memang harus menghadapinya. Begitulah kenyataannya," lanjutnya.

Carrick menegaskan memiliki kepedulian besar terhadap Manchester United. Ia memahami bahwa cemoohan yang muncul merupakan bentuk kekecewaan suporter terhadap performa tim.

"Saya sangat peduli dengan klub ini, sama seperti siapa pun. Terkadang, Anda bisa terlalu terbawa perasaan hingga semuanya meluap. Namun, semua itu sebenarnya datang dari kepedulian yang besar, dan saya memahaminya," kata Carrick.

 


Tidak Akan Bersembunyi

Gelandang Manchester United , Bryan Mbeumo (depan), berlari membawa bola dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (10/10/2026). (Paul Ellis/AFP)

Meski terluka, Carrick menilai para pemainnya mampu merespons situasi tersebut dengan baik, terutama setelah turun minum. Ia juga melihat permainan MU mulai menunjukkan perbaikan sebelum melakukan sejumlah pergantian pemain.

Menurutnya, perubahan tersebut dilakukan untuk menyegarkan permainan sekaligus meningkatkan daya gedor tim. Upaya itu sempat memberikan dampak positif, meski MU akhirnya gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Carrick tidak berusaha menghindari tanggung jawab atas hasil mengecewakan yang diraih Manchester United pada awal musim ini. Ia secara terbuka mengakui jumlah poin yang dikumpulkan timnya masih jauh dari harapan.

"Saya tidak puas dengan jumlah poin yang kami raih sejauh ini. Saya tidak akan bersembunyi. Tidak ada alasan untuk menghindari kenyataan itu," tegasnya.

Carrick menilai hasil yang diraih MU sebenarnya bisa berbeda jika beberapa situasi pertandingan berjalan sesuai harapan. Namun, ia menegaskan timnya harus menerima kenyataan dan segera melakukan pembenahan.

"Kami harus segera membawa tim ini ke arah yang positif. Itu sangat jelas," ujarnya.

Sumber: The Sun

 

Berita Terkait