Media Spanyol Samakan Gabriel Jesus dengan Pemenang Ballon d'Or: Striker Barcelona Makin Gacor!

Mantan striker Arsenal itu mencetak gol kedua Barcelona sekaligus mendapatkan pujian tinggi dari media Spanyol.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 11 Oktober 2026, 17:00 WIB
Pemain Barcelona, Gabriel Jesus, beraksi dalam pertandingan Liga Spanyol antara Valencia dan Barcelona, Minggu (6/9/2026) malam WIB. (AP Photo/Alberto Saiz)

Bola.com, Jakarta - Gabriel Jesus kembali menunjukkan ketajaman bersama Barcelona setelah membantu Blaugrana menang telak 3-0 atas Getafe pada lanjutan La Liga, Sabtu (10/10/2026).

Mantan striker Arsenal itu mencetak gol kedua Barcelona sekaligus mendapatkan pujian tinggi dari media Spanyol.

Advertisement

Gabriel Jesus tampil impresif setelah Barcelona kembali beraksi setelah jeda internasional. Ia mencatatkan nama di papan skor setelah Anthony Gordon lebih dahulu membuka keunggulan Blaugrana hanya dalam waktu 71 detik.

Penyerang asal Brasil berusia 29 tahun itu kini telah mengoleksi tiga gol dalam lima penampilan bersama Barcelona.

Dengan biaya transfer sebesar 8,6 juta pound, Gabriel Jesus mulai menunjukkan dirinya merupakan rekrutan yang menguntungkan bagi klub Catalan tersebut.

Penampilannya melawan Getafe bahkan membuat media Spanyol membandingkan penyelesaian akhirnya dengan legenda Barcelona sekaligus peraih Ballon d'Or, Romario.


Gabriel Jesus Cetak Gol, Barcelona Hancurkan Getafe

Pemain Barcelona Gabriel Jesus merayakan gol dalam laga La Liga antara Barcelona vs Getafe di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 10 Oktober 2026. (AP Photo/Joan Monfort)

Barcelona langsung tampil agresif saat menjamu Getafe di Camp Nou. Gol cepat Anthony Gordon membuat tim asuhan Hansi Flick tersebut mampu mengendalikan pertandingan sejak awal.

Jesus kemudian menggandakan keunggulan Barcelona setelah memanfaatkan peluang di depan gawang.

Gol itu semakin menegaskan kontribusinya dalam lini serang Blaugrana sejak didatangkan dari Arsenal.

Jesus kini telah mencetak tiga gol dalam lima pertandingan bersama Barcelona. Catatan tersebut menjadi modal positif bagi sang striker untuk terus mendapatkan kepercayaan dari Flick.

Kehadirannya juga semakin penting karena Barcelona harus kehilangan Raphinha yang sedang mengalami cedera.

Jesus mampu mengisi kekosongan itu, bukan hanya melalui kontribusi gol, tapi pergerakannya dalam membangun serangan.


Media Spanyol Samakan Penyelesaian Akhir Jesus dengan Romario

Romario cetak hattrick ke gawang Real Madrid di El Clasico musim 1993/94 (barcelona.com)

Mundo Deportivo memberi pujian kepada Jesus setelah penampilannya melawan Getafe. Media asal Catalonia itu menyoroti kemampuannya bermain membelakangi gawang untuk membantu distribusi bola ke lini tengah.

Namun, perhatian utama tertuju pada penyelesaian akhir Jesus ketika mendapatkan kesempatan menghadap langsung ke gawang lawan.

"Dia sering bermain dengan membelakangi gawang, bertindak sebagai penghubung untuk menyalurkan bola ke lini tengah," tulis Mundo Deportivo.

"Peluang pertama yang didapatnya saat menghadap gawang langsung dimaksimalkan menjadi gol, dengan ketepatan waktu seperti Romario," lanjutnya.

Romario merupakan salah satu legenda Barcelona yang pernah memperkuat klub itu selama dua musim. Ia mencatatkan 39 gol dan 17 assist dalam 65 penampilan bersama Blaugrana.

Romario juga memiliki hubungan erat dengan penghargaan Ballon d'Or. Ia menerima pengakuan dalam edisi revisi penghargaan itu setelah France Football memasukkan pemain non-Eropa dalam penilaian untuk edisi-edisi sebelum 1995.

Sementara itu, Hristo Stoichkov merupakan pemenang resmi Ballon d'Or 1994, saat penghargaan itu masih terbatas bagi pemain Eropa.

Perbandingan dari Mundo Deportivo itu menjadi bentuk apresiasi terhadap ketajaman Jesus, terutama ketika ia mendapatkan kesempatan emas di depan gawang.


Kerja Keras Selama Jeda Internasional Berbuah Manis

Pemain Barcelona Gabriel Jesus bereaksi dalam laga Liga Spanyol antara Valencia vs Barcelona di Valencia, Spanyol, Minggu, 6 September 2026. (AP Photo/Alberto Saiz)

Media Madrid, AS, juga memberikan penilaian positif terhadap penampilan Jesus.

Sorotan mereka tidak hanya tertuju pada gol yang dicetaknya, tetapi juga kerja keras sang striker selama jeda internasional.

Jesus tidak mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Brasil pada periode itu. Ia memilih memanfaatkan waktu dengan berlatih di Barcelona demi menjaga kondisi dan meningkatkan performanya.

"Penyerang asal Brasil itu menghabiskan jeda selama 20 hari di Barcelona dengan bekerja keras dan berhasil memanfaatkan kesempatannya," tulis AS.

"Bukan hanya melalui gol yang membuat skor menjadi 2-0 setelah setengah jam pertandingan, tetapi juga lewat kerja kerasnya melakukan pressing terhadap para pemain bertahan Getafe."

Penilaian itu menunjukkan Jesus memberikan kontribusi lebih luas daripada sekadar mencetak gol. Ia aktif menekan lawan dan membantu Barcelona merebut kembali penguasaan bola.

Kerja keras tanpa bola menjadi salah satu aspek yang membuat penampilannya mendapatkan apresiasi dari media Spanyol.


Dapat Nilai 8,5 dari 10, Jesus Bikin Barcelona Tak Kehilangan Raphinha

Pujian juga datang dari Marca. Media tersebut memberikan nilai 8,5 dari 10 kepada Jesus, terutama berkat penampilannya pada babak pertama.

Marca menilai laga melawan Getafe menjadi momen yang tepat bagi sang striker untuk memperlihatkan kualitasnya.

Kemampuannya merebut kembali bola dari lawan turut menjadi salah satu aspek yang mendapatkan perhatian.

Media tersebut juga menyoroti bagaimana Jesus mampu memanfaatkan setiap kesempatan bermain yang diberikan kepadanya.

"Pemain Brasil itu terus memaksimalkan waktu bermainnya, dan absennya Raphinha tidak terasa, baik dalam menyerang maupun bertahan saat menghadapi Getafe," tulis Marca.

Pujian itu cukup berarti mengingat Raphinha merupakan salah satu pemain penting Barcelona yang sedang menikmati performa bagus pada awal musim.

Bagi Hansi Flick, kontribusi Jesus menjadi tambahan kekuatan dalam pilihan pemain di lini depan.

Mantan striker Arsenal itu mulai memperlihatkan bahwa dirinya dapat diandalkan untuk mengisi peran penting ketika pemain utama absen.

Dengan tiga gol dari lima penampilan, Jesus kini berpeluang melanjutkan tren positifnya bersama Barcelona.

Performa tersebut juga menjadi bukti bahwa kepindahannya dari Arsenal ke Catalonia mulai memberikan hasil yang diharapkan.

Sumber: Football London

Berita Terkait