Max Verstappen Khawatir Jelang F1 GP Singapura, Start Red Bull Jadi Masalah Terbesar

Max Verstappen mengungkapkan masalah terbesar Red Bull menjelang F1 GP Singapura 2026.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 11 Oktober 2026, 16:00 WIB
Pebalap F1 dari tim Red Bull, Max Verstappen, saat menjalani latihan bebas kedua jelang F1 GP Bahrain 2026 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat (2/10/2026). (AP Photo/Aijaz Rahi)

Bola.com, Jakarta - Max Verstappen mengungkapkan kekhawatiran terbesarnya menjelang balapan utama Formula 1 (F1) GP Singapura 2026. Pembalap Red Bull itu menilai masalah start harus segera diperbaiki jika ingin mengubah pole position menjadi kemenangan di Sirkuit Marina Bay.

Verstappen mengamankan pole position setelah mengungguli duo Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, dalam sesi kualifikasi. Namun, posisi terdepan belum menjamin kemenangan bagi pembalap asal Belanda tersebut.

Advertisement

Masalahnya terlihat saat sprint race pada Sabtu (10/10/2026). Verstappen kehilangan posisi terdepan setelah start yang lambat, sehingga George Russell dari Mercedes sempat mengambil alih pimpinan lomba.

Verstappen kembali memimpin setelah Russell mengalami kecelakaan pada putaran pertama. Meski akhirnya memenangi sprint race, ia menyadari masalah tersebut bisa menjadi ancaman serius dalam balapan utama.


Verstappen Soroti Start Red Bull

Pembalap Red Bull Racing asal Belanda, Max Verstappen (kanan), berbicara dengan seorang mekanik setelah membawa mobilnya kembali ke garasi karena mundur dari balapan selama Grand Prix F1 Monako di sirkuit jalanan Monako, pada 7 Juni 2026. (Yves Herman/POOL/AFP)

Verstappen menegaskan start akan menjadi salah satu faktor paling penting dalam upayanya meraih kemenangan di GP Singapura. Menurutnya, tim harus memahami penyebab masalah yang terus berulang.

“Bagi saya, bagian terpenting besok adalah start. Kami tahu itu bukan area terkuat kami, jadi kami harus memperbaikinya,” ujar Verstappen setelah kualifikasi, seperti dikutip dari Crash.

Ia juga mengakui Red Bull perlu segera menemukan solusi agar tidak kembali kehilangan posisi pada awal balapan.

“Pertama-tama, kami harus mencoba memahami mengapa hal ini terus terjadi, lalu melakukan pekerjaan yang lebih baik besok,” lanjutnya.

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Sirkuit Marina Bay dikenal sulit untuk menyalip, sehingga kehilangan posisi sejak awal bisa membuat peluang Verstappen untuk mengendalikan balapan semakin berat.


Start Red Bull Sangat Buruk

Pembalap Red Bull, Max Verstappen, asal Belanda memberi isyarat selama sesi kualifikasi menjelang Grand Prix Formula Satu Brasil di sirkuit Interlagos, Sao Paulo, Sabtu, 8 November 2025. (Foto AP/Ettore Chiereguini)

Seusai sprint race, Verstappen bahkan secara terbuka mengkritik performa start mobil Red Bull. Ia menilai persoalan tersebut harus menjadi prioritas tim sebelum balapan utama.

“Start-nya benar-benar buruk lagi. Itu jelas sesuatu yang harus kami perbaiki,” kata Verstappen.

Ia juga memperingatkan bahwa kesalahan serupa bisa berdampak besar terhadap hasil balapan.

“Jika hal seperti itu terjadi lagi besok, balapan Anda bisa berakhir, kecuali ada sesuatu yang luar biasa terjadi,” tambahnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pole position belum membuat Verstappen sepenuhnya percaya diri. Ia membutuhkan start yang lebih baik agar bisa mempertahankan posisi di depan sejak lampu start padam.


Bandingkan Performa Red Bull dan Racing Bulls

Pembalap Red Bull, Max Verstappen, dari Belanda mengarahkan mobilnya saat kualifikasi jelang Grand Prix F1 di arena pacuan kuda Spa-Francorchamps di Spa, Belgia, Sabtu, 18 Juli 2026. (AP Photo/Omar Havana)

Verstappen turut menyoroti fakta bahwa Racing Bulls, tim yang menggunakan unit tenaga yang sama, terkadang mampu melakukan start lebih baik daripada Red Bull.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa timnya masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Kami memiliki beberapa keterbatasan yang harus diperbaiki, dan itu mungkin juga berasal dari pihak kami sendiri. Kami harus bekerja lebih baik,” ujarnya.

Ketika kembali ditanya mengenai perbedaan performa start kedua tim, Verstappen menegaskan bahwa kesamaan unit tenaga seharusnya bukan alasan untuk terus mengalami masalah.

“Mesinnya persis sama. Semuanya sama, jadi tidak ada alasan,” tegasnya.

Kini, Verstappen memiliki peluang meraih kemenangan pertamanya dalam balapan GP Singapura. Namun, ia harus memastikan masalah start tidak kembali menggagalkan peluangnya saat balapan berlangsung.

Sumber:Crash.net

 

Berita Terkait