Bola.com, Jakarta - PSM Makassar harus mengakui keunggulan PSS Sleman pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027. Juku Eja kalah 0-3 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026) sore WIB.
Tiga gol kemenangan PSS masing-masing dicetak Hiromu Tanaka pada menit ke-34 dan 85'. Satu gol lainnya disumbangkan Matheus Fornazari di menit ke-90+2'.
Pelatih PSM, Darije Kalezic, mengakui timnya tidak mampu menunjukkan permainan sesuai harapan. Padahal, ia sudah mengingatkan anak asuhnya mengenai motivasi tinggi PSS.
Sebelum menghadapi PSM, Super Elang Jawa menelan tiga kekalahan beruntun. Situasi tersebut membuat Kalezic memperkirakan tuan rumah bakal tampil agresif demi mengakhiri tren negatif.
"Sebelum pertandingan kami tahu Sleman sudah bermain tiga kali dan mereka kalah di tiga laga tersebut. Itu berarti Sleman akan bermain dengan sangat termotivasi, sangat bekerja keras untuk meraih kemenangan pertama setelah empat pertandingan. Poin itu sangat ditekankan," ujar Kalezic seusai laga.
"Kami banyak membicarakan hal itu dengan pemain karena kami harus menunjukkan agresivitas yang sama seperti Sleman dan itu adalah hal yang paling penting untuk pertandingan malam ini," lanjutnya.
Gagal Tampil Agresif
Kalezic menilai PSM tidak mampu mengimbangi intensitas permainan PSS. Selain kalah dalam duel, timnya juga kerap kehilangan bola dengan mudah sehingga kesulitan mengembangkan permainan.
Padahal, pelatih asal Bosnia tersebut berharap Rizky Eka Pratama dkk. bisa menunjukkan kualitas penguasaan bola seperti dalam tiga pertandingan sebelumnya.
"Untuk memenangkan duel, berlari bersama lawan dan menunjukkan kepada mereka bahwa kami adalah lawan yang tangguh. Saya pikir kami tidak mencapai hal itu, kami memiliki masalah juga dalam penguasaan bola, kami sering kehilangan penguasaan bola yang terlalu mudah," kata Kalezic.
"Tapi malam ini kami tidak melakukannya dan Sleman lebih banyak menguasai bola. Saya harus mengucapkan selamat kepada Sleman, mereka pantas menang. Kami harus beralih ke pertandingan berikutnya dan mencoba menunjukkan di sana bahwa kami bisa berbuat lebih baik," imbuhnya.
Dusan Lagator Kecewa
Kekecewaan juga dirasakan gelandang PSM, Dusan Lagator. Ia menyebut timnya sudah melakukan persiapan untuk menghadapi pertandingan sulit di kandang PSS.
Menurut Lagator, PSM gagal memperlihatkan agresivitas yang dibutuhkan untuk menghadapi tuan rumah. Ia berharap timnya segera bangkit dan mulai meraih poin pada partai berikutnya.
"Sulit untuk berbicara setelah kekalahan. Apakah kami memperkirakan pertandingan yang sulit hari ini? Semuanya tapi kami berlatih, kami bersiap untuk pertandingan ini. Tapi hari ini di lapangan kami tidak menunjukkan hal itu," ucapnya.
"Kami kalah dan tidak agresif seperti yang kami latihkan. Pada akhirnya kami sangat kecewa. Namun, pada pertandingan berikutnya kami akan mencoba memberikan yang terbaik dan mulai mengambil poin, untuk memenangkannya," tekad Lagator.
Kekalahan tersebut jadi yang kedua bagi PSM di BRI Super League. Juku Eja kini turun ke peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi dua poin dari empat pertandingan.