Bola.com, Jakarta - Gary Neville menilai kasus pelanggaran finansial Manchester City menjadi persoalan serius bagi Premier League.
Mantan bek Manchester United itu bahkan menyebut ketidakpastian yang menyelimuti The Citizens berdampak buruk bagi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris.
The Sun melaporkan, pernyataan Neville tersebut muncul setelah Man City meraih kemenangan telak 3-0 atas Liverpool di Anfield, Minggu (11-10-2026) malam WIB.
Hasil tersebut menjaga rekor sempurna pasukan Enzo Maresca pada awal musim Premier League.
Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki mencatatkan nama di papan skor. Man City mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain setelah gelandang Liverpool, Ryan Gravenberch, menerima kartu merah pada babak kedua.
Kendati mengakui kualitas permainan Man City, Neville mengaku sulit memberikan pujian sepenuhnya karena masih memikirkan ketidakpastian masa depan klub.
Sulit Menikmati Permainan Man City
Man City sebelumnya dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 pelanggaran regulasi keuangan Premier League selama periode sembilan musim.
Klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu telah mengajukan banding dan masih menunggu hasilnya. Potensi sanksi berat pun membayangi Man City jika putusan bersalah tersebut tetap berlaku.
Berbicara di Sky Sports, Neville mengatakan kemenangan di Anfield merupakan pencapaian yang layak mendapat pujian.
Namun, ia mengakui kasus finansial yang sedang berlangsung membuatnya sulit menikmati penampilan impresif Man City tanpa memikirkan persoalan di luar lapangan.
Menurut Neville, Man City tampil dominan dalam 20 menit terakhir setelah Gravenberch diusir wasit. Ia juga mengapresiasi kemampuan tim asuhan Maresca itu dalam bertahan dan memanfaatkan situasi pertandingan.
Kekhawatiran Terbesar Neville
Kekhawatiran terbesar Neville tertuju pada dampak yang mungkin muncul apabila putusan bersalah terhadap Man City kembali ditegaskan dalam beberapa bulan mendatang.
"Jika putusan bersalah ini dikonfirmasi pada Januari atau Februari, Manchester City tidak akan berada dalam posisi seperti sekarang dan bayang-bayang besar akan menyelimuti seluruh liga," ujar Neville, dikutip dari The Sun.
Ia menegaskan, ketidakpastian tersebut menjadi persoalan serius bagi Premier League dan diperkirakan masih akan berlanjut selama beberapa bulan ke depan.
Kontroversi itu juga mewarnai suasana pertandingan di Anfield. Suporter Liverpool menyambut kedatangan Man City dengan sikap bermusuhan, termasuk melalui spanduk dan nyanyian yang menyinggung skandal finansial klub.
Namun, situasi tersebut tidak menghalangi Man City meraih kemenangan keenam secara beruntun di Premier League.
Sumber: The Sun