Man City Dinyatakan Bersalah, Erling Haaland Santai Beli Rumah Baru di Abu Dhabi

Erling Haaland membeli rumah di Abu Dhabi hanya sepekan setelah vonis bersalah Man City.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 12 Oktober 2026, 16:00 WIB
Erling Haaland merayakan gol hattricknya, yakni gol keempat Manchester City saat menghadapi Liverpool di perempat final Piala FA di Etihad Stadium, Sabtu, 4 April 2026. (AFP/Darren Staples)

Bola.com, Jakarta - Penyerang Manchester City, Erling Haaland, mengonfirmasi telah membeli properti di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Kabar ini diumumkan dalam sebuah acara di Etihad Arena, hanya sepekan setelah panel independen menyatakan Man City bersalah atas 114 dakwaan terkait pelanggaran aturan Premier League.

Advertisement

Rumah baru Haaland berada di kawasan Ohana, proyek pengembangan properti Ohana Residences yang bekerja sama dengan Man City.

Dalam video yang diputar pada acara tersebut, striker asal Norwegia itu mengungkapkan kegembiraannya bergabung dengan proyek itu.

"Hai semuanya, saya sangat senang karena bergabung dengan proyek Manchester City Ohana. Kita akan menjadi tetangga di Abu Dhabi. Saya baru saja membeli rumah, begitu juga ayah saya," kata Haaland.


Harga dan Fasilitas

Penyerang Manchester City, Erling Haaland girang bukan kepalang usai membawa timnya mengalahkan Liverpool di perempat final FA Cup di Etihad Stadium, Sabtu (4/4/2026). (AFP/Darren Staples)

Ayah Haaland, Alfie Haaland, turut menghadiri acara sebagai tamu khusus dan kemudian naik ke panggung.

Mantan manajer Man City, Pep Guardiola, juga hadir untuk mengikuti sesi tanya jawab.

Belum diketahui jenis properti yang dibeli Haaland dan ayahnya.

Namun, harga hunian di kawasan tersebut bervariasi, mulai lebih dari 770.000 paun (sekitar Rp18,2 miliar) untuk rumah deret dengan dua kamar tidur hingga lebih dari 7,25 juta paun (Rp172 miliar) untuk properti eksklusif yang dirancang sesuai pesanan.

Kompleks Ohana juga dirancang memiliki berbagai fasilitas, termasuk akademi latihan Man City, kafe City, teras City, restoran kelas atas, pantai pribadi, serta kawasan tepi kanal.

Pembeli properti juga berhak memperoleh visa berdurasi 10 tahun karena nilai investasinya melampaui ambang batas kepemilikan properti yang ditetapkan Uni Emirat Arab.


Pelanggaran Man City

Erling Haaland dari Manchester City melakukan selebrasi setelah mencetak gol kelima dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Sunderland di Manchester, Inggris, Minggu, 20 September 2026. (Foto AP/Dave Thompson)

Acara tersebut berlangsung ketika Man City masih menghadapi persoalan hukum terkait 115 dakwaan pelanggaran aturan Premier League.

Panel independen sebelumnya menyatakan klub bersalah atas 114 dakwaan, tetapi Man City mengajukan banding untuk menentang putusan itu.

Dalam pernyataannya, Premier League menyebut panel yang terdiri dari tiga orang menemukan Man City menggelembungkan pendapatan hampir 900 juta paun pada periode 2009 hingga 2018 melalui kesepakatan sponsor yang dinilai sebagai transaksi fiktif.

 


Ancaman Hukuman

Manchester City merayakan gol Erling Haaland saat melawan Manchester United. (AFP/Paul Ellis)

Man City membantah tuduhan tersebut. Klub menyatakan memiliki bukti yang tidak terbantahkan untuk membuktikan bahwa mereka tidak bersalah.

Apabila putusan bersalah tetap berlaku setelah proses banding, Man City berpotensi menerima sanksi berat.

Hukuman akan ditentukan oleh panel yang sama, dengan kemungkinan berupa pengurangan poin, larangan transfer, hingga dikeluarkan dari Premier League.

Kegagalan dalam proses banding juga berpotensi berdampak besar terhadap masa depan klub dan para pemainnya.

Selain itu, muncul pula kemungkinan sejumlah klub rival di Premier League menempuh jalur hukum terhadap Man City.

 

Sumber: Mirror

Berita Terkait