Bola.com, Jakarta - MotoGP Mandalika 2026 sudah berlalu. Namun, cerita dari ajang balap motor kelas para raja itu masih menarik disimak.
Satu di antaranya datang dari pembalap Pro Honda LCR, Diogo Moreira.
Rider asal Brasil itu tampil dengan desain helm spesial saat mengikuti rangkaian MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.
Helm yang dipakai Moreira memadukan unsur budaya Indonesia, termasuk motif Batik Parang dan ilustrasi Barong Bali.
Pemilihan motif tersebut menjadi bentuk penghormatan Moreira terhadap Mandalika, sirkuit yang menyimpan kenangan penting dalam perjalanan kariernya.
Perpaduan Batik Parang dan Barong Bali
Mengutip situs MotoGP, lebih detailnya, helm Moreira menampilkan motif Batik Parang dan ilustrasi Barong Bali.
Bagian sisi kanan dan kiri dihiasi gambar bunga berwarna merah muda dan merah. Sementara itu, bagian belakang helm menampilkan ilustrasi Barong Bali.
Nama "Diogo" dan nomor balap 11 juga disematkan dengan kombinasi warna merah dan putih.
Perpaduan elemen tersebut memberikan sentuhan budaya Indonesia pada perlengkapan balap Moreira.
Pemilihan desain helm tersebut bukan tanpa alasan. Mandalika menjadi tempat Moreira meraih kemenangan pertamanya di level kejuaraan dunia, yakni ketika menjuarai balapan Moto3 pada 2023.
Kenangan Istimewa
Pembalap berusia 22 tahun itu kembali merasakan kemenangan di Sirkuit Mandalika pada 2025, kali ini saat berlaga di kelas Moto2.
Alhasil, dua hasil tersebut membuat seri di Indonesia memiliki arti tersendiri baginya.
Honda LCR menegaskan helm spesial itu menjadi penghormatan terhadap tempat yang memiliki peran penting dalam perjalanan karier Moreira.
"GP Indonesia terasa sangat istimewa bagi Diogo Moreira. Di sinilah ia meraih kemenangan Kejuaraan Dunia pertamanya di Moto3 dan kembali berdiri di podium tertinggi pada Moto2," demikian pernyataan tim.
"Jadi, di MotoGP saat ini, rasanya sangat pas untuk mengenakan helm khusus sebagai penghormatan bagi tempat yang begitu bermakna ini," lanjut pernyataan tersebut.
Sumber: MotoGP